Reportase

Masih Berlangsung Hingga 15 Juli 2018, Wheel Of Death dan Blocks Playground Di Pondok Indah Mall

wheelofdeathpondokindahmall2

Generasi 90an mana sih yang enggak kenal Pondok Indah Mall ? Pusat perbelanjaan yang biasa disebut sebagai PIM ini merupakan Mall-nya generasi 90-an yang tumbuh gede di kota Metropolitan. Mau nyari tempat makan, bioskop atau belanja-belanja manja semuanya tersedia di Mall yang terdiri dari tiga mall besar yaitu PIM 1, PIM 2 dan Street Gallery yang terletak di jembatan penghubung Skywalk North dan Skywalk South.

Pondok Indah Mall terletak di selatan Jakarta dan lokasinya sangat strategis. Yang bawa kendaraan pribadi roda empat, parkirannya tersedia banyak. Mau naik motor pun bisa parkir di seberang PIM 1 (belakang Ranch Market). Bagi yang naik kendaraan umum, bisa naik Transjakarta atau Metromini 72 jurusan Blok M – Lebak Bulus.

Read more

Iklan

Ini Lho, 3 Alasan Si Kecil Wajib Datang Ke BRICKLIVE Jakarta

bricklivejakartapikavenue

Dibandingkan anak-anak seusianya, (mungkin) Mada agak telat bermain lego. Di umur menjelang 4 tahun dia baru suka lego, bisa sabar merangkai lego dan bisa membentuk lego menjadi sesuatu meskipun bentuknya masih random.

Mada tumbuh bersama cerita-cerita tentang Dino, aneka jenis kendaraan berat, hewan karnivora herbivora dan lain sebagainya. Aku lupa ngenalin permainan lego ke Mada. Padahal, bermain lego banyak manfaatnya buat anak. Salah satunya, mengasah kemampuan logika anak dan anak belajar mencari jalan keluar saat bermain lego.

Read more

Mewujudkan Impian Naik Haji Bersama #AsuransiBebasTawakkal FWD Life

FWDlife

Sepanjang tahun 2017, beberapa kali aku membaca berita tentang kegigihan orang-orang dengan penghasilan di bawah 30 ribu untuk berangkat haji. Ada Pak Maksum Tukang Becak dari Surabaya. Kemudian, di Bandung ada sepasang suami istri yang berprofesi sebagai Tukang Pijat keliling dan Tukang Ojek yang menyisihkan uang selama 13 tahun untuk bisa menyambangi rumah Allah.

Di dalam agama Islam, menjalankan ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Syaratnya yaitu mampu secara fisik maupun secara ekonomi. Sebagaimana disebutkan dalam ayat 97 Surat Ali Imran :

Read more

Kenali Malaria dan Cegah Dengan ABC

malaria

Apa sih yang terbayang mendengar kata malaria ? Bagi saya yang tinggal di kota besar, yang terbayang tentang malaria adalah penyakit yang disebabkan nyamuk Anopheles, dan hanya ada di daerah endemis. Gitu aja. Selebihnya, tentang ciri-ciri orang yang terkena malaria hingga cara menangani malaria, saya enggak mudeng. Kan sehari-hari saya berkegiatan antar Depok-Jakarta. Tidak sedang bekerja di luar kota apalagi tinggal di daerah endemis, kilah saya.

Lalu, tiba-tiba ada yang protes dari dalam kepala saya. “Lho, memangnya sampeyan ndak kepingin travelling manja ke Raja Ampat atau jelajah daerah-daerah indah di Pulau Sumatra. Memangnya, sampeyan sampe ubanan hanya mau di Depok-Jakarta aja ? Ih, mirip trayek angkot yang warnanya biru itu lho,”

Read more

Onggy Hianata, Menyelamatkan Hidup Orang Lain Melalui Bootcamp

onggyhianata

“Jangan pernah mau jadi orang miskin. Atau kalau orang tua kamu miskin, kamu jangan ikutan jadi miskin juga. Saya pernah mengalami hidup miskin, enggak enak. Pandangan hidup kita ke orang lain bawaannya negatif terus,” kata Bapak Onggy Hianata.

Saya terdiam, lalu teringat pada percakapan dengan seorang pedagang kopi keliling di Grand Indonesia beberapa waktu lalu. Saat itu, saya sedang menunggu ojek online (ojol). Lumrah ya, pesan ojol saat peak time itu agak sulit. Sudah dapat eh tiba-tiba abang ojolnya meng-cancel. Sembari menunggu, daripada gerundel teu pararuguh, mendingan saya memesan segelas kopi susu sachetan.

Read more

Belajar Membuat Vlog Menggunakan Smartphone Bersama Kang Dudi dan Komunitas ISB

vlog

Perut saya mendadak sakit menahan tawa saat menyaksikan adegan Dadang Suradang yang asyik nge-vlog di film lokal Meet Me After Sunset. Anak SMA dari desa Ciwidey itu doyan merekam kegiatan dirinya di sekolah. Handphone dipegang dengan satu tangan. Lalu, Dadang akan ngomong dengan logat sunda yang khas tentang apa saja yang sedang dilakukan di sekolah. Kadang, posisi handphone lebar ke samping, kadang ia ubah menjadi full close up.

Lain waktu, saya nyengir lebar membaca buku Aku Ingin Menjadi Youtuber karya penulis produktif Stella Ernest. Picture book yang ditujukan untuk anak-anak itu mengajak pembacanya mengenali profesi idaman generasi millenials yaitu Youtuber.  Dalam buku terbitan BIP Gramedia itu diulas secara lengkap tentang Youtuber dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Read more

Meet Me After Sunset : Drama Cinta Tanpa Adegan Mesra

meetmeaftersunset

Lazimnya, dalam sebuah film bergenre cinta dengan pangsa remaja biasanya dibumbui adegan yang mengandung kontak fisik. Entah berupa sun jidat, pelukan atau bahkan cium bibir. Urusan pakaian pun terkadang terlalu seronok. Hal-hal tersebut sudah pasti ditiru oleh remaja yang notabene-nya sedang dalam masa pencarian jati diri. Enggak heran anak remaja jaman sekarang sering disebut generasi cepat tua. Ke sekolah pakai make up layaknya mau kondangan atau masih berseragam komplit bukannya ada di sekolah malah mojok di taman.

Berkaitan dengan film drama remaja, Jumat (09/02/18) saya bersama teman-teman dari Blogger Crony berkesempatan menghadiri press screening Meet Me After Sunset di CGV Grand Indonesia. Film yang diproduksi oleh MNC Pictures ini dibintangi oleh sejumlah artis muda dan senior. Diantaranya Maxime Bouttier, Agatha Chelsea, Billy Davidson, Yudha Keling, Iszur Muchtar, Febby Febiola, Oka Sugawa, Marini Soerjosoemarno dan yang lainnya.

Read more