Now Reading
Kolesterol Jahat Rentan Mengintai Usia Muda

Kolesterol Jahat Rentan Mengintai Usia Muda

Foto : Pixabay

Kolesterol jahat kini banyak menyerang kelompok usia muda di kota-kota besar. Data Riset kesehatan dasar (Riskesdas) menunjukkan jumlah penderita penyakit tidak menular mengalami peningkatan setiap tahun. Salah satunya, penyakit jantung koroner dan stroke akibat menumpuknya plak pada pembuluh darah.  

Gaya hidup sedentary dan kebiasaan mengkonsumsi makanan tidak sehat menjadi pemicu munculnya kolesterol jahat dalam tubuh. Minimnya gejala seringkali membuat penderita kolesterol tidak sadar pada bahaya yang mengancam kesehatan tubuhnya.

Kesemutan, nyeri dada dan sesak nafas hanyalah sedikit gejala yang menunjukkan adanya kolesterol jahat di dalam tubuh Anda. Jangan diabaikan jika gejala-gejala ini mulai dirasakan Anda.

Mengenali Kolesterol Dalam Tubuh

Untuk mengetahui jumlah kolesterol dalam tubuh perlu dilakukan pengecekan darah. Pakar kesehatan merekomendasikan cek kolesterol dapat dilakukan mulai usia 20an, terutama jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.

Dalam jumlah normal yaitu kurang dari 200 mg/dL, kolesterol memiliki manfaat untuk tubuh. Diantaranya, memperlancar sistem pencernaan, menjaga fungsi otak, pengatur hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita, serta membantu memproduksi vitamin D. Kolesterol ini disebut juga sebagai kolesterol baik (high-density cholesterol atau HDL).

Seseorang dapat terkena kolesterol jahat jika memiliki jumlah low-density lipoprotein (LDL) dalam darah di atas 190 mg/dL. Kolesterol yang menumpuk pada arteri jantung dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Jika yang tersumbat adalah pembuluh darah menuju otak, stroke akan mengintai sewaktu-waktu.

Kolesterol jahat terdapat pada makanan yang mengandung lemak trans (trans fat) dan lemak jenuh (saturated fat). Jenis makanan berlemak ini terdapat pada mayones, es krim, keju, gorengan, fast food, aneka roti, biskuit dan kue kering hingga daging olahan. Minuman bersoda pun sebaiknya dihindari, karena rasa manis yang terdapat pada minuman ini membuat mudah lapar.

Tips Cegah Kolesterol Jahat

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Penyakit jantung koroner dan stroke termasuk penyakit katastropik yakni penyakit yang biaya pengobatannya tinggi. Jika sudah terkena, maka akan berobat seumur hidup.

Bahkan, penyakit jantung koroner menduduki urutan teratas yang paling banyak menelan biaya BPJS Kesehatan. Tahun 2018 terdapat 12,5 juta kasus penyakit jantung koroner dengan biaya Rp 10,5 trilyun.

Bagi keluarga pasien, kondisi ini akan memberatkan sekalipun biaya pengobatan ditanggung BPJS Kesehatan. Terutama, jika pasien adalah pencari nafkah utama di keluarga.

Mencegah kolesterol jahat penting dilakukan sejak dini. Jangan menunda-nunda agar Anda dapat menikmati hari tua dengan tubuh sehat bersama keluarga. Berikut tips mencegah kolesterol jahat:

Perbanyak makanan yang mengandung serat

Pelan-pelan ganti cemilan gorengan favorit Anda dengan buah potong, salad sayur atau aneka jenis kacang (kacang kedelai, lentil, kacang polong).  Kurangi juga makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng dan sosis. Termasuk, makanan tinggi gula.

Makan ikan yang mengandung Omega-3

Dengan rutin mengkonsumsi ikan yang mengandung Omega-3, Anda akan terhindar dari kolesterol jahat. Ikan-ikan ini dapat diolah menjadi sup, tumis, kukus. Diantaranya, ikan salmon, ikan tenggiri, ikan kembung, ikan tuna, ikan teri dan ikan sarden.

Olahraga teratur

Yang dimaksud olahraga bukan bermain catur atau melakukan pekerjaan rumah tangga ya. Tetapi, kegiatan fisik terstruktur yang membutuhkan gerak tubuh dan dilakukan secara berulang-ulang. Lakukan olahraga ringan 20 menit per hari seperti jogging, berjalan kaki, bersepeda atau berenang.

Selalu aktif bergerak

Meskipun sekarang ini kebutuhan sehari-hari dimudahkan dengan adanya layanan online melalui gadget, usahakan selalu aktif bergerak dimanapun Anda berada. Gunakan tangga daripada lift menuju lantai 2 atau 3 di kantor, kurangi penggunaan ojek online untuk jarak dekat atau pesan makanan dan sebaiknya rutin berjalan kaki di sekitar lingkungan Anda.

Berhenti merokok

Nikotin yang terdapat dalam sebatang rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik dalam tubuh dan menaikkan kolesterol jahat. Jadi, rokok bukan hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga pada kesehatan jantung.

Kurangi alkohol

Mengkonsumsi sesuatu secara berlebihan tidak baik bagi kesehatan tubuh. Termasuk dalam mengkonsumsi alkohol. Batasi konsumsi minuman beralkohol yakni 2 gelas per hari untuk pria dan 1 gelas per hari untuk wanita.

 

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2020 Mariasoraya.com. All Rights Reserved.

Scroll To Top