Assalamualaikum. Kabar baik datang di pertengahan Oktober. Saya positif hamil. Ini merupakan kehamilan ketiga. Tahun 2013 saya pernah melahirkan anak pertama (Alm. Aisha) dan di tahun 2014 melahirkan Ariziqo Mada Leksono (Mada).

Dari test pack yang saya lakukan malam hari hasilnya garis dua. Kok cek urin malam hari, akuratkah ? Bismilllah aja hasilnya akurat.  Karena, insting saya ada perubahan yang beda dengan tubuh saya.

Idealnya, melakukan test pack itu di pagi hari karena kadar human chorionic gonadotropin (hCG) lebih tinggi. Hormon ini diproduksi dari plasenta. Untuk mengetahui hCG bisa dilakukan dengan cek darah atau cek urin.

Setelah Test Pack Garis Dua, Selanjutnya Ngapain?

Foto : Test pack garis dua | Dok.pribadi

Karena, ini kehamilan ketiga saya lebih woles. Girang mah teteup ya. Posting di sosmed juga udah, karena kebetulan hasil garis dua ini muncul pas di bulan anniversary saya dengan Pak Gondrong.

Kehamilan ketiga ini memang direncanakan. Saya pernah bilang ke Pak Gondrong, bersedia hamil lagi dengan beberapa syarat tertentu. Setahun. Dua tahun. Daaan setelah Mada genap lima tahun, kami berdua sabar menunggu. Memang sih, syaratnya belum terpenuhi semuanya. Tetapi, saya melihat ada beberapa perubahan baik dari Pak Gondrong. Mada juga sudah bolak-balik nagih pengin punya adik.

Nah, setelah cek test pack dan hasilnya garis dua, selanjutnya 5 hal yang perlu dilakukan adalah :

Beritahu suami dan keluarga terdekat

Foto : Pexels.com

Yaiya dong, masa berita kehamilan ini disimpan rapat-rapat sendiri? Saat saya positif hamil yang saya beritahu pertama kali itu netijen di sosmed LOLOLOL. Ini auto presscon saking happy-nya.

Lalu, begitu suami pulang langsung deh saya sodorin hasil test pack. Beberapa hari kemudian saya mengabari Ibu Mertua di Lebak Bulus dan terakhir Ibu saya sendiri.

Untuk kehamilan under 3 bulan, lakukan USG Transvaginal

Foto : Hellosehat.com

Saat positif hamil Mada, saya sempat melakukan USG Transvaginal di Klinik Bersalin Depok Jaya. Bila USG pada umumnya itu mengecek bagian perut Ibu hamil. Maka, USG Transvaginal dilakukan untuk mengetahui kehamilan yang masih dini dan sehat/tidaknya sel telur dalam rahim Ibu hamil. Cara kerjanya,USG berupa tongkat dimasukkan ke dalam vagina Ibu Hamil. Rasanya gimana Buk? Tergantung iman dan ketaqwaan kitah, ekhh becanda Buu. Rasanya ya cenat-cenut yang penting koentjinya adalah rileks.

Cek kehamilan ke Bidan atau Dokter Kandungan

Foto : Pexels.com

Saat hamil anak pertama dan kedua, saya RAJIN BANGET cek kehamilan ke Klinik Depok Jaya. Berkonsultasinya dengan Dokter Kandungan (Obgyn). Tiap bulan, saya USG dan cek hamil. Kebangetan rajin khaaan?

Tiap bulan saya cek ke obgyn, tetapi saat melahirkan saya malah dibantu bidan Liner Naibaho dari Puskesmas Kecamatan Jagakarsa. In the last minute banget opsinya ini. Permintaan saya untuk melahirkan normal ke beberapa rumkit di Depok ditolak. Alasannya, kepala janin terlalu besar, berat janin juga besar, bahaya blablabla. Sementara, sedari awal hamil saya keukeuh maunya lahiran normal.

Terakhir kunjungan kehamilan ke Obgyn, bobot janin masih di kisaran 3,5 kilo. Saya tahu berat janin di atas 4 kilo itu setelah mbrojol. Iya setelah bayi dibungkus pakai kain bedong dan enggak muat. Akhirnya dibungkus pakai kain sarung buat sholatnya Pak Gondrong.

Ndilalah, pada kehamilan kedua saya melahirkan bayi dengan bobot di atas 4 kilo alias jumbo. Mbrojolnya alhamdulillah lancar. Tapi, vagina saya robek dari depan ke belakang. Saya juga mengalami perdarahan hebat.

Melihat pengalaman saya sebelumnya, pada kehamilan ketiga ini saya enggak berpatokan wajib ke obgyn. Karena, bidan ternyata bagus juga kok.

So, di kehamilan ketiga ini saya prefer cek rutin sedari awal di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa. Meskipun, Bidan Liner Naibaho sudah pensiun, saya percaya dengan pelayanan dan kualitas layanan kesehatan dari pemerintah ini.

Perbaiki pola makan dan gaya hidup

Foto : Pexels.com

Jauhi dulu deh segala macam minuman kafein atau bersoda. Makanan mentah semacam sushi atau telur setengah matang. Saya lagi puasa ngopi nih hahahaha. Biasanya bangun tidur wajib ngopi sachetan. Sore atau malam hari nyeruput kopi item.

Ngopi saat hamil memang tidak dilarang. Sebaiknya dikurangi. Saya pernah menulis tentang 8 Jenis Minuman yang Harus Dihindari Saat Hamil di Ayahbunda.co.id. Saya prefer menghentikan sama sekali. Buat saya tidak masalah, yang penting janin sehat.

Download aplikasi kehamilan

Foto : Pexels.com

Saat hamil anak pertama dan kedua, saya mengandalkan tabloid Nakita dan tabloid Nova untuk mengetahui informasi seputar kehamilan. Termasuk membeli majalah Ayahbunda bekas di agen majalah wkwkwk.

Sesekali saya mencari informasi melalui internet. Nah, Alhamdulillah sekarang sudah ada aplikasi kehamilan produk internesyenel maupun lokal. Saya pilih mendownload aplikasi Temanbumil.

Setelah download aplikasi Temanbumil, selanjutnya mendaftar menggunakan e-mail atau sosmed. Cukup mudah sih. Saya jadi enggak repot juga mencari-cari informasi seputar kehamilan di internet.

Seperti ini cerita saya di kehamilan ketiga. Bismilllah semuanya lancar jaya hingga proses melahirkan. Doakan ya teman-teman pembaca mariasoraya.com. Gimana cerita kehamilanmu? Share yuk.