Assalamualaikum. Tinggal di kota Depok, saya senang punya banyak pilihan tempat bermain untuk Mada. Mau yang mahal, murah atau gratis bisa-bisa aja.  Tergantung isi dompetnya sih.

Beberapa hari yang lalu, saya mengajak Mada bermain di Kidzoona Depok Town Square (Detos). Sebelumnya, Mada sudah mencoba Kidzoona yang ada di Cibinong City Mall (CCM). Kami bermain seharian dan puas banget. 

Akhir Agustus 2019, saya melihat banner besar “Grand Opening Kidzoona Detos Coming Soon” di dinding gedung Depok Town Square. Saya tentu senang dong. Enggak perlu mendaki gunung lewati sungai-sungai di Citayam untuk ke tempat bermain anak from Jepang lagi.

Kidzoona, Pusat Edutainment dan Tempat Bermain Anak Indoor

Saat pertama kali ke Kidzoona CCM, perhatian saya tertuju pada logo Kidzoona yang warna-warnia dan ada sederetan huruf kanji. Dari informasi petugas, Kidzoona memang berasal dari Jepang, negeri sakura.

Berdiri pada tahun 2010 di Jepang, Kidzoona telah memiliki 860 cabang se-Asia termasuk di Indonesia. Jumlah cabang terbanyak ada di Jepang yaitu 462 outlet. Di Indonesia, Kidzoona sudah ada di beberapa kota besar. Seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Palembang dan Banjarmasin. 

Kidzoona Detos merupakan cabang ke 25. Dan, sepertinya akan terus buka cabang di Indonesia. Semoga merata ya supaya teman-teman di wilayah lain bisa merasakan serunya bermain di Kidzoona. 

Kidzoona memiliki zona bermain yang edukatif dan cocok untuk mengasah motorik anak bayi hingga anak usia 7 tahun. Yang menarik, zona bayi tidak boleh dimasuki oleh anak-anak yang usianya lebih besar. Ini penting lho. Biasanya indoor playground di mall campur gitu aja. Anak-anak bayi mengalah sama anak yang lebih besar. 

Berkegiatan di Event Corner Kidzoona Detos

Pertama kali datang ke Kidzoona Detos, petugas berseragam hijau langsung menyambut kami berdua. Lalu, bertanya apakah saya dan Mada sudah membawa kaos kaki sendiri. Saya lupa nih, rupanya pendamping harus pakai kaos kaki juga selama di lokasi. Saya pun membeli sepasang kaos kaki seharga Rp 10 ribu. Saya memilih bermain seharian dengan biaya Rp 100 ribu sudah termasuk 1 pendamping.

Di Kidzoona Detos tidak ada tempat untuk menaruh sepatu seperti yang ada di Kidzoona CCM. Sepatu pengunjung dimasukkan ke dalam loker. Sebaiknya sih, nantinya disediakan tempat sepatu khusus. Agar sepatu tidak bercampur dengan barang-barang simpanan pengunjung seperti tas bayi atau makanan.

Setelah Mada melepas sepatu, petugas bernama Kak Emma mengajak Mada untuk mengikuti kegiatan di event corner. Rupanya, Mada akan mewarnai gambar kura-kura. Hasil gambarnya akan di scan dan gambar kura-kuranya akan berubah menjadi animasi yang bergerak di layar.

Selesai mewarnai, Kak Emma mengajak Mada untuk mengikuti kegiatan yang diadakan Kidzoona yaitu memasangkan gambar bersama teman-teman pengunjung.

Setiap anak yang berhasil menyelesaikan tugas diberi hadiah oleh Kakak Petugas. Mada mendapat penghapus berbentuk mobil es krim. Lalu, Kakak Petugas mengajak foto bersama anak-anak sambil memamerkan hasil tugasnya.

Kegiatan selanjutnya bebas. Mada langsung meng-explore satu persatu seluruh area bermain di Kidzoona. Saya jabarkan di sini ya 🙂

Area Bermain Di Kidzoona Detos

Toy Corner

Isinya permainan-permainan yang melatih imajinasi dan merangsang kreatifitas anak. Saya senang berlama-lama di area ini, karena saya ikutan belajar bermain membuat bangunan atau bentuk-bentuk seperti binatang menggunakan water pipe block.

Mada juga bolak-balik ke area ini. Dia enggak ada bosan-bosannya bermain dengan aneka transportasi yang ada di sudut area.

Role Play Town

Area role play terdiri dari hospitals, fire office, sushi bar, burger shop, flower shop dan supermarket. Anak belajar mengenal profesi dengan merasakan langsung alat-alat yang berkaitan dengan profesi yang dipilih.

Cyber Wheel

Sesuai namanya, cyber wheel ini berupa roda raksasa plastik transparan yang dapat dinaiki pengunjung. Maapkeun ndak kepoto ini. Lantai kuningnya aja yang kepoto. Rodanya entah kemana *LOL.

Air Track

Yaitu tempat perosotan sekaligus tempat lompat-lompat berukuran besar. Bisa menampung 3 hingga 5 anak sekaligus dan melompat bersama-sama.

Mada sempat diajak Kak Emma bermain di area ini bersama teman-teman lainnya. Main petak umpet sambil perosotan. Asyik deh.

Ball pool

Yaitu kolam bola lengkap dengan perosotan dan flying fox. Ada giant slider juga di area yang sama. Mada mencoba semua permainan yang ada di sini kecuali flying fox

Play Work Build

Di area ini, anak belajar membangun balok dalam ukuran raksasa menjadi suatu bentuk. Balok bisa dibentuk menjadi robot atau kursi atau apapun sesuai imajinasi anak.

Sand Area

Area bermain pasir terdiri dari 2 meja. Mada bermain bersama Kak Emma membuat aneka bentuk sea animals. Sebaiknya untuk anak-anak usia 2 dan 3 tahun benar-benar didampingi ya, jangan dibiarkan bermain sendiri. Karena, anak-anak usia batita belum dapat memegang sekop pasir dengan benar. Bisa-bisa saat akan mengambil pasir menggunakan sekop, pasirnya malah terbang ke anak-anak yang bermain di area yang sama. 

Selain area bermain yang saya sebutkan di atas, Kidzoona Detos memiliki area khusus untuk makan (rest area) yang dapat juga digunakan untuk duduk-duduk di sofa atau stool bar. Colokan komplit. Tak hanya itu, tersedia juga nursing room, diaper changing room dan toilet anak. 

Lain kali saya kembali ke Kidzoona Detos bakalan membawa laptop ah. Jadi, Mada bermain dan saya bisa bekerja di tempat yang sama. Bisa buat arisan juga sama Ibu-ibu di sini lho.

Fasilitas nursing room, diaper changing room dan toilet cukup bersih. Khusus toilet ini buat anak-anak bukan buat orang dewasa. Toilet duduk dan toilet boys-nya disesuaikan dengan ukuran anak-anak.

Seharian bermain di Kidzoona, tentunya enggak boleh meninggalkan shalat 5 waktu dong. Saat adzan Dzuhur saya dan Mada menuju mushola yang berada dekat area parkir. Satu lantai di atas Kidzoona. Saya titipkan kunci loker ke petugas Kidzoona. Selesai sholat, saya dan Mada makan siang bekal yang dibawa dari rumah di rest area.

Bagi pembaca mariasoraya.com yang kebetulan lagi berkunjung ke Depok atau memang tinggal ke Depok, bisa nih mampir ke Kidzoona Detos. Siapa tahu kita bisa playdate bareng ya 😉

Kidzoona Detos

HTM

Weekday Rp 90 ribu seharian atau Rp 75 ribu per satu jam

Weekend Rp 150 ribu seharian atau Rp 100 ribu per satu jam

Member 

Weekday Rp 75 ribu seharian atau Rp 55 ribu per satu jam

Weekend Rp 100 ribu seharian atau Rp 85 ribu per satu jam