Now Reading
Rahasia ASI Lancar Pasca Melahirkan

Rahasia ASI Lancar Pasca Melahirkan

Assalamualaikum. Adakah pembaca blog mariasoraya.com yang saat ini menjadi Pejuang ASI (Air Susu Ibu)? Atau malah pernah mengalami hal kurang menyenangkan saat meng-ASI-hi di masa lalu?Ā 

Istilah ‘Pejuang ASI’ diberikan untuk para Ibu yang berjuang sebaik mungkin memberikan ASI eksklusif untuk anaknya. Karena, proses meng-ASI-hi ini kan tidak semudah mengambil air minum dari dispenser. Tinggal pencet kenopnya, lalu air mengalir deras ke dalam gelas.

Bagi Ibu baru, biasanya masalah menyusui meliputi :

  1. Puting susu yang datar
  2. Puting susu lecet
  3. Payudara bengkak
  4. Mastitis atau peradangan pada payudara
  5. Bingung puting
  6. Sindrom ASI kurang
  7. Minimnya support dari orang terdekat

Pasca melahirkan Mada di tahun 2014, saya mengalami payudara bengkak, sindrom ASI kurang dan minimnya support dari orang terdekat. Tiga hal ini cukup bikin saya down selama berminggu-minggu.

Satu bulan sebelum melahirkan saya sudah latihan bagaimana cara menyusui yang benar, memerah ASI menggunakan tangan dan mencari informasi apa saja yang harus dilakukan agar produksi ASI lancar.

Ketika hari H saya cukup kaget menyadari payudara menjadi bengkak dan sekeras batu. Bolak-balik diperah pakai tangan enggak bisa. Sakitnya luar biasa. Saya kompres pun efeknya enggak terlalu terasa. Jalan satu-satunya menyusui bayi.

Masalah lain muncul saat bayi sudah kenyang, namun payudara masih saja bengkak. Saya kompres pakai air hangat lalu diperah. Yang menyebalkan orang-orang terdekat yang melihat ASI yang saya tampung sedikit dan encer langsung berpendapat “ASInya tidak bagus”. Ketika Mada menolak menyusui, ada lagi pendapat yang menyebutkan “ASI-nya pasti basi, ganti susu formula aja”.

Pengalaman pasca melahirkan yang kurang menyenangkan membuat saya berpikir 1000x untuk hamil lagi. Mending saya menulis 100 buku dalam setahun deh, daripada harus mengulangi masa-masa itu. Hiks.

Sido Muncul Suprasi Dukung Pejuang ASI

Sido Muncul Suprasi Dukung Para Pejuang ASI | Foto : Dokpri

Tanggal 10 Agustus 2019, saya berkesempatan menghadiri workshop “Don’t Give Up! Tetap Menjadi Pejuang ASI” yang diadakan oleh Sido Muncul bersama Woop.id. Lokasi acara di Twin House Cipete, Jakarta Selatan.

Sekalipun masa-masa menyusui sudah lewat, saya ingin mengetahui lebih lanjut rahasia ASI lancar pasca melahirkan. Narasumber yang hadir antara lain:

  1. Dr. Raissa Djuanda (Ahli Gizi)
  2. Adya Kirana (Parenting & Beauty Influencer)
  3. Marissa (Research & Development Sido Muncul)
  4. Boejong Mulia (Product Manager Sido Muncul Herbal)

Adya Kirana yang biasa dipanggil Kenny membeberkan masalah menyusui yang dialaminya yakni mastitis. Untungnya masalah itu hanya muncul selama 2 hari saja. Selanjutnya, ia lancar menyusui bahkan disupport oleh Ibu Mertuanya.

Kenny juga membagikan tips lancar menyusui, lho. Dicatat ya, Buk :

  • Minum vitamin B12 agar membantu proses aktivasi asam folat yang terdapat pada ASI
  • Memperbanyak minum air mineral
  • Istirahat yang cukup dan tidak begadang
  • Menonton drama Korea
  • Menyempatkan me time
  • Makan sayur daun katuk

Khusus tips terakhir, Kenny sempat merasa bosan ketika harus makan sayur daun katuk pasca melahirkan. Karena, daun katuk kan memang enggak bisa diapa-apain lagi selain dikonsumsi dengan cara dimasak sayur bening.

Daun katuk atau Sauropus androgynus (L.) Merr mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin, hormon pelancar ASI. Dipercaya turun-temurun dapat meningkatkan produksi ASI.

Nah, Dr. Raissa Djuanda memberikan solusi bagi Ibu agar tidak bosan mengkonsumsi daun katuk dan juga Ibu-ibu yang enggak doyan sayur. Caranya dengan mengasup suplemen Suprasi dari Sido Muncul.

Dalam sebutir kapsul Suplemen Suprasi mengandung ekstrak daun katuk 300 mg dan vitamin B12 yang manfaatnya sangat baik untuk Ibu menyusui. Dikonsumsi 3 x 1 dalam sehari selama proses menyusui.

Bapak Boejong Mulia Product Manager Sido Muncul I Foto : Dokpri
Suplemen ASI Suprasi Sido Muncul | Foto : Dokpri

Sido Muncul Suprasi diproduksi pabrik berstandar GMP (Good Manufactoring Practice), dibuat dengan bahan alami terstandarisasi serta telah bersertifikat halal MUI. Suplemen ini dapat dibeli online melalui sidomunculstore.com atau apotik yang terpercaya.

Setelah mengikuti workshop ini, Insya Allah saya tak gentar lagi bila harus meng-ASI-hi adiknya Mada, kelak šŸ™‚

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (18)
  • Ahamdulillah makin banyak aja suplemen pelancar ASI, apalagi kalau dari brand sebesar sidomuncul ini, semoga bisa makin memudahkan ibu-ibu mengASIhi.

  • Dulu, awal-awal saya baru melahirkan, ASI saya juga keluar sedikit-sedikit. Anak saya sakit setelah lahir, sehingga untuk menyusu, dia harus dibantu dengan sendok, sambil diinfus kalori. Untuk bahan ASI-nya, kan harus saya yang mengeluarkan. Harus saya provokasi dengan pompa, dan rasanya sakit sekali. Tapi saya paksakan untuk terus memompa supaya keluarnya banyak. Dan ternyata memang lama-lama jadi banyak.

    Setelah anak saya sembuh, ia menyusu dengan lahap. Selama berbulan-bulan. Bahkan ketika ia sudah kenyang, payudara saya juga masih saja kesakitan karena ternyata produksi ASI saya berlebihan. Kalau sudah sakit gitu, buru-buru saya pompa supaya reda. Meskipun waktu memompa, ya masih sakit aja. Huahahaha..pokoknya perjuangan melawan nyeri banget deh urusan ASI eksklusif ini.

  • makasih banget loh kak buat informasinya, jujur aja aku masih awam banget per- ASI an ini, soalnya belum nikah juga sih XD Tapi pasti nya harus tau hal2 kayak gini yang masih jarang diketahui oleh wanita-wanita muda yang belum nikah kayak aku, biar nanti gak kaget XD

  • Bermanfaat sekali post ini buat ibu ibu pejuang asi . Iya jg yah pasti bosen klo hrus konsumsi daun katuk bgitu2 trus. Suprasi bisa jd pilihan tepat ya ini

  • Semoga semua ibu2 pejuang ASI dimudahkan jihadnya dlm mengASIhi. Aamiin. Kini udah ada suprasi, insya Allah lebih memudahkan ya Moms šŸ™‚

  • Alhamdulillah selama ini belum pernah punya pengalaman Asi yang gak keluar dan seret. Pernah puting lecet tapi ga mengurangi derasnya asi.

    Dukungan dari ornag dekat dan lingkungan mrmnag memengaruhi kondisi lancar atau tidkanya asi. Semoga artikel ini mebantu ibusui yang sednag berjuang mengasihi yaa mam Mada

  • Hihi tips menyusuinya ada selipan nonton drama korea juga ya mba. Aku setuju nih hahaha. Terima kasih sharingnya, nambah ilmu banget sebelum aku punya anak nih mba hehe..

  • Alhamdulillah…
    Saat ini banyak sekali supporting system yang membantu Ibu dalam mengASIhi.
    Jamanku dulu yaa….makan daun kathuk sampai boseen sama air kacang ijo.
    Hiiks~

  • Alhamdulillah sekarang makin banyak yang mendukung agar bisa mengASIhi ya. Suplemen herbal kaya gini juga perlu disaat bosen sama makanan asi yang biasa diminum/dimakan.

  • Wah aku juga paling sebel tuh kalo orang lain ngejudge ASI kita, apalagi nyuruh ganti sufor, padahal mereka yg kurang ilmu tentang ASI. Selama bukan ASI basi mah baik2 aja buat bayi ya. Semangat mom!

  • Jadi inget jaman-jaman masih ngASI dulu, sering sedih karena ASI tidak keluar lancar meski sudah mengkonsumsi aneka suplemen. Rupanya kondisi psikis yang lagi drop mempengaruhi banget produksi ASI. Makanya bener banget kalau ada yang bilang, jika pengin ASInya lancar, si ibu harus relax dan happy

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ā© 2020 Mariasoraya.com. All Rights Reserved.

Scroll To Top