Assalamualaikum. Adakah diantara teman-teman pembaca blog mariasoraya.com yang masih mengalami jerawatan di usia 30an ? Saya mau acung pertama ya XD.

Jerawat selalu menjadi problematika perempuan di usia puber dan usia aktif. Saat berusia belasan dan masih mengenakan seragam putih biru, saya pernah heran melihat teman-teman seumuran memiliki jerawat di wajahnya. Ada yang full banget numpuk di pipi atau jidat bahkan di daerah T (jidat, pipi dan dagu). Ada juga yang hanya sebintik dua bintik tapi gedenya minta ampooon.

Saya pun pernah heran ketika mengetahui teman-teman perempuan rajin banget facial di dokter kulit atau salon. Alasannya, biar jerawat hilang atau mau mulusin wajah. 

“Kita kan masih SMP, ngapain sih kamu facial-facial gitu di salon,” tanya saya pada seorang teman. 

“Kata Mamih, aku harus rajin facial ke salon. Biar nanti pas udah gedean mukaku mulus kayak cewek-cewek Gadis Sampul (majalah Gadis Sampul, maksudnya)”

Saya hanya manggut-manggut, polos.

Selang sebulan kemudian, Mamah saya panik melihat jerawat nongol di wajah saya. Awalnya cuma satu. Kemudian nongol dua, tiga, empat dan … yaaaaahhhh semua JERAWATNYA GEDE GEDEEEE !!!

Saya sempat membaca tips di majalah Gadis, cara cepat mengempeskan jerawat yang lagi hot-hotnya nongol yaitu dengan mengolesi pasta gigi pada jerawat tersebut. Sebagai remaja pembaca setia majalah Gadis, saya olesin dong. Eladalah, wajah berasa banget panasnya. Mamah pun ngomel karena saya sembarangan mempraktekkan tips majalah yang belum tentu cocok. 

Akhirnya, saya pun menjadi pelanggan setia dokter kulit di Depok. Mamah juga rajin ngajak facial di salon muslimah. Ndadak saya menyesal waktu itu mengomentari teman-teman saya yang doyan ke salon dan dokter kulit hehehehe. 

Urusan jerawat berhenti ketika saya berusia 20an. Iya, saat umur 20an saya jarang banget jerawatan. Mungkin, karena saat remaja saya rajin ke dokter kulit dan salon. Namun, jerawat parah nongol dua minggu sebelum menikah. HOROR BANGET INI SIKKK.

Dimana-mana namanya pengantin pengin tampil dengan wajah mulus bak porselen lantai yang sudah digosok. Gara-gara urusan jerawat, saya mencari perias khusus biar jerawat enggak makin parah. Alhamdulillah ya, pada waktu resepsi wajah saya dirias dengan perfecto. Banyak tamu undangan yang pangling melihat wajah saya menjadi tirus dan juga jerawatnya tidak terlihat sama sekali. 

“Ayuneeee pengantin perempuannya,”

“Serius ini elo Maria ? elu cantik banget !”

Dan, berbagai komentar positif yang membuat hidung saya kembang-kempis hehehee. 

Usai resepsi, jerawat lenyap seketika dengan obat-obatan yang berasal dari dokter kulit. Lagi-lagi, urusan jerawat berhenti hingga suatu hari nongol lagi ketika saya hamil besar di usia genap 30. Mau pakai obat jerawat sembarangan ya enggak bisa. Saya memilih cara tradisional dengan madu atau pepaya yang sudah dihaluskan. 

Ketika Saya Berusia 30an, Berjerawat dan Kenalan Dengan ERHA Acne Care Lab Series

Masalah jerawat kembali muncul ketika saya memasuki masa Pre Menstrual Syndrome. Bukan hanya mengalami mood swing, tetapi jerawat-jerawat akan bermunculan di wajah. Memang sih, hanya satu atau dua jerawat yang nongol. Namanya buibu yang ingin tampil bebas jerawat, kemunculan satu dua jerawat bisa bikin keki. Kalau sudah kesal gitu kan jerawat makin subur. Karena, stres atau banyak pikiran merupakan lahan subur buat jerawat tumbuh. 

Dari rekomendasi teman, saya berkenalan dengan rangkaian produk ERHA Acne Care Lab Series yang merupakan produk dari ERHA Clinic yang sudah dikenal sebagai ERHA Skin, Hair & Laser Expert alias sudah cukup berpengalaman dalam mengatasi masalah kulit.

ERHA Acne Care Lab Series terdiri dari 5 produk diantaranya :

Acne Cleanser Scrub – ACBSP

Yaitu pembersih khusus untuk kulit wajah berjerawat atau cenderung berjerawat.

Salicylic Acid yang terdapat pada scrub dapat mengangkat sel kulit mati serta kotoran penyebab pori-pori wajah yang tersumbat.

Acne Care Lab – Sun Friendly

Yaitu tabir surya untuk melindungi kulit wajah berjerawat dari sinar UV yang ganas. Diformulasikan untuk wajah berminyak dan cenderung berjerawat.

Acne Care Lab – Acne Clarifying Gel

Yaitu kombinasi toner dan oil control untuk kulit wajah berjerawat atau cenderung berjerawat. Fungsinya untuk mengurangi produksi minyak berlebih pada wajah dan dapat mengurangi kemerahan pada kulit.

Acne Care Lab – Acne Spot Gel

Yaitu produk perawatan intesif yang dapat digunakan untuk mengurangi jerawat dan menghilangkan noda hitam bekas jerawat.

Acne Care Lab – Gentle Acne Moisturizer

Yaitu pelembap wajah yang merupakan inovasi terbaru dari ERHA. Biasanya, kulit wajah berjerawat atau berminyak cukup sulit memilih pelembab yang tepat. Karena, terkadang justru membuat wajah menjadi seperti kilang minyak dan bisa juga memperparah kondisi jerawat.

Gentle Acne Moisturizer ini berfungsi untuk melembabkan kulit tanpa membuat wajah berkilap. Kandungan-kandungan aktif yang terdapat pada pelembab ini juga dapat mengatasi munculnya jerawat baru. Kece badai dong ini pilihan saya untuk perawatan kulit berjerawat di usia 30an ya. Nah, siapa yang enggak kepengin pakai pelembab bebas kilap, khaaaan ?

Bila kulit wajah berjerawat membutuhkan perawatan intesif, dapat juga mencoba Blue Light Therapy lho. Ini semacam advance treatment dimana wajah disinari dengan paparan sinar biru. Efeknya, tentu saja kulit wajah bebas jerawat.

Bagi teman-teman pembaca blog mariasoraya.com bisa mendapatkan paket ERHA Acne Care Lab Series dan Gentle Acne Moisturizer di online shop atau ERHA Apothecary terdekat. Informasi detail mengenai produk-produknya dapat dilihat di :

Website : www.erha.co.id

IG : @erha.dermatology