Bulan Juni 2019, adik saya bersama istrinya akan tinggal satu kota lagi. Mereka menikah tahun 2018 dan langsung menjalani hubungan Long Distance Relationship alias LDR. Adik saya mengikuti diklat calon Jaksa di Denpasar Bali, sementara istrinya kuliah S2 jurusan Hukum Lingkungan di Belanda.

Isna -begitu saya memanggil adik ipar- akan melakukan penelitian selama 3 bulan di Jakarta Barat. Sementara adik saya pun mendapat tugas di Pengadilan Jakarta Barat. Problem keluarga muda ini adalah terkait dengan tempat tinggal. Mau beli rumah, dana belum tercukupi. Mau ngontrak, kudu hunting banget yang sesuai karakter mereka berdua. Mau sewa kos bulanan, Onti Isna enggak pengin karena dia sudah kenyang menjadi anak kos sedari SMA hehehehe. 

Opsi yang paling memungkinkan ya memilih tinggal di apartemen. Fasilitas biasanya lebih komplit. Enggak perlu terlibat dalam drama tetangga yang gemar berhosip. Kemudian, bebas mau pilih apartemen tipe apa dan lokasinya dimana. 

Sebagai kakak yang bhaique dan mereka berdua pun sempat bertanya soal tempat tinggal, saya ikutan mencari rekomendasi apartemen. Dari Mbah Gugel, saya berkenalan dengan yukstay.com yaitu platform sewa apartemen co-living pertama di Indonesia. 

Hmmm tempat kerja dengan embel-embel co-working place sering banget dengar dan saya pun pernah mencoba langsung bekerja dengan konsep sharing seperti itu. Kalau apartemen co-living, kayaknya baru dengar banget nih.

Lagi-lagi thanks to gugel. Rupanya, apartemen co-living yaitu konsep tinggal di apartemen dan sharing dengan tenant lain. Sharing area ini maksudnya untuk area living room, kitchen dan bathroom. Untuk kamar yang komplit dengan perabotannya enggak di sharing. Menarik juga ya ? Mirip anak kos tapi versinya lebih mewah, aman dan private.

Yukstay.com sebagai the first apartment co-living di Indonesia sudah memiliki 3 produk untuk para tenant. Diantaranya : 

Contoh whole unit apartment

Whole unit apartment yaitu menyewa satu unit apartemen. Tenant akan mendapatkan fasilitas komplit mulai dari kitchen, living room dan bathroom. Semuanya sudah full furnished alias tenant hanya tinggal menggeret koper berisi pakaian. Produk ini cocok banget untuk keluarga muda seperti adik saya.

Contoh apartemen co-living

Co-living apartment yaitu menyewa apartemen dan berbagi dengan tenant lain. Untuk pembayaran, tenant cukup membayar harga satu kamar. Untuk kategori produk yang satu ini, lebih cocok untuk mahasiswa yang tinggal jauh dari rumah dan ingin hidup mandiri. 

Contoh yukstay home

Yukstay home yaitu hunian kosan yang nyaman dan memiliki fasilitas tempat parkir, living room dan bathroom. Khusus produk Yukstay home cocok bagi young executive yang sedang membangun karir dan juga mahasiswa strata dua yang ingin punya tempat tinggal dekat dari kampus. 

Saat saya membahas yukstay.com dengan adik saya bersama istrinya, mereka berdua sangat antusias. Penyebabnya, tentu saja mereka enggak perlu ribet mendatangi apartemen satu persatu. Cukup duduk manis depan laptop dan mencari apartemen yang diinginkan. 

Lihat aja daftar apartemen di atas, komplit ya tinggal klik klik cari yang sesuai. Bisa juga pilih sewa kost Jakarta Barat. Yang lebih asyik lagi, yukstay.com sudah ada versi aplikasinya nih. Calon tenant tinggal download via Google playstore atau Appstore.

Tertarik ingin sewa apartemen di yukstay.com ? Adik saya dan istrinya sih offcourse tertarik 🙂