Assalamualaikum. Hari ini sepulang dari meeting, saya enggak naik ojek online seperti biasanya dan lebih memilih naik angkot merah menuju rumah. Entahlah, saya lagi pengin duduk nyender sambil memejamkan mata yang kriyep-kriyep. Sementara Pak Supir melajukan angkot tanpa harus diinstruksikan harus lewat jalan mana atau berhenti dimana. Urusan nyender sambil merem gini kan enggak bisa dilakukan kalau saya naik ojek online. Tidur pulas sambil naik taksi online ? Saya enggak berani, takut dibawa ngabur akutuh hahaha.

Niat hati naik angkot mau bobok manjaaaah … ndilalah Pak Supir dengan wajah khas Sumatra Utara malah ngajak ngobrol. Dimulai dengan pertanyaan “Pulang kerja, Kak ?”. Saya menjawab dengan anggukan. 

“Marga Kakak ini apa ya” tanya Pak Supir, lagi. 

Saya nyengir. Si Pak Supir bukan orang pertama yang mengira saya orang Batak. Ada banyak sekali orang yang sering menyangka saya orang Batak asli. Saya juga pernah dipanggil Eda Maria atau Ito. Reaksi saya mesem-mesem tersanjung.

“Saya tidak punya marga, bukan orang Batak Pak,”

Si Pak Supir terkekeh. Lalu, tiba-tiba ia bercerita tentang keluarganya yang baru saja diajak mudik ke kampung halaman. “Anak saya senang sekali diajak ke pemandian air soda Tarutung, Kak. Bolak-balik dia cobain itu air soda di mulutnya, baunya kayak minuman soda di warung,”

Alis saya naik mendengar kata-kata pemandian air soda. “Apa itu pemandian air soda, Pak ? Saya taunya pemandian air panas di Garut sama Puncak,”

Sepanjang perjalanan menuju rumah, Pak Supir bercerita tentang pemandian air soda Tarutung. Saya menyimaknya dengan baik. Sesekali saya membayangkan rasa air soda di tempat pemandian Tarutung. Duh, kok jadi haus pengin minum air soda ya …

Tiba di rumah, saya mandi kemudian menemani Mada tidur malam. Setelah Mada tertidur pulas, saya pun langsung duduk manis di depan layar laptop. Penasaran banget dengan obrolan bersama Pak Supir tadi sore. Saya pun mencari tahu seputar pemandian air soda.

Pemandian Air Soda Tarutung, Satu-satunya Di Indonesia

Foto milik Hotma Hutagalung

Hanya ada 2 pemandian air soda alami di dunia, satu di Venezuela Amerika dan satunya lagi di Desa Tarutung, Tapanuli Utara Indonesia. Bila di Venezuela tempat pemandian air sodanya sudah tidak lagi digunakan, nah di Tarutung justru masih aktif dibuka untuk umum.

Pemandian air soda Tarutung ditemukan pertama kali oleh Bidan Minar Sihite pada tahun 1973. Pada waktu itu, lokasi pemandian masih berbentuk mata air dengan bebatuan besar. Karena, letaknya di dekat sawah, banyak kerbau berkubang di mata air soda. Masyarakat sekitar lokasi menganggap mata air soda angker lantaran bila air sodanya mengalir ke sawah akan membuat padi-padi di sawah mati. 

Apalagi warna mata air sodanya berwarna merah sehingga menambah kesan mistis dari pemandian air soda Tarutung. Bahkan masyarakat sekitar menyebutnya dengan Aek Sirara yaitu bahasa Batak untuk air berwarna merah.

Bidan Minar mengubah mata air soda menjadi kolam pemandian. Pada tahun 1990, Bidan Minar mengembangkan kolam pemandian berbentuk kolam setengah lingkaran yang sekarang masih bisa dinikmati oleh wisatawan yang datang berkunjung.

Menikmati Sensasi Berenang di Pemandian Air Soda Tarutung

Foto milik Tommy Simanullang

Pernah ketumpahan air minuman soda yang iklannya nongol di televisi ? Rasanya tentu lengket saat menyentuh kulit dan enggak lama kemudian pasukan semut bakalan mengerumuni tumpahan air sodanya.

Air soda yang ada di pemandian Tarutung ini tidak bikin lengket di kulit, lho. Dari berbagai info orang-orang yang pernah mencoba langsung, berenang di pemandian air soda Tarutung justru membuat kulit halus dan tubuh terasa ringan dan hangat. Bidan Minar juga menyebutkan air soda di pemandian Tarutung memiliki khasiat bagi tubuh, diantaranya menyembuhkan rematik, sakit mata dan juga gatal-gatal.

Tak hanya itu, ketika Anda menceburkan diri ke dalam kolam air soda akan melihat gelembung-gelembung yang muncul mirip kalau lagi minum air soda. Bila airnya terkena mata akan terasa perih. Bagi yang penasaran ingin mencicipi air sodanya, boleh saja. Rasa sodanya akan kentara di lidah dengan sedikit rasa asin. 

Dengan kedalaman 0,5 – 2,5 meter dan luas kolam pemandian kurang lebih 25 meter, siapa saja bisa menikmati rasanya berenang di dalam kolam air soda. Tua muda hingga anak-anak. Di sekitar lokasi, ada beberapa penyewa ban renang bagi wisatawan yang tidak membawa perlengkapan berenang.

Ingin Ke Pemandian Air Soda Tarutung ? Begini Caranya

Bila Anda wisatawan lokal yang berasal dari luar Sumatra, dapat memilih hotel-hotel yang dengan mudah dijumpai di kota Medan. Agar tidak bingung, bisa mencari hotel di medan melalui aplikasi Pegipegi. Cukup download via google play dan daftar sebagai user. Aplikasi ini bisa dijalankan juga melalui browser, kok. 

Tampilan pilihan hotel di Medan :

 

Setelah menentukan hotel tempat menginap selama di Medan, selanjutnya tinggal menentukan kapan akan mengunjungi pemandian air soda Tarutung. Dibutuhkan sekitar 5 jam perjalanan menggunakan bus dari Kota Medan. Agar perjalanan lebih singkat, Anda dapat menggunakan jalan tol Medan – Tebing Tinggi.

Gimana, tertarik berkunjung ke Pemandian Air Soda Tarutung ? 

Pemandian Air Soda Tarutung

Dusun Aek Siansimum, Desa Parbubu, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara

Keterangan :

Foto header milik Zasah Architem

Referensi :

http://batakgaul.com/alamak/pemandian-air-soda-tarutung-satu-satunya-di-dunia-321-1.html

https://www.gatra.com/rubrik/hiburan/wisata/378117-Sensasi-Mandi-Air-Soda-di-Tarutung

https://www.idntimes.com/travel/destination/yvonie-hutabarat/cobain-yuk-sensasi-mandi-di-kolam-air-soda-ada-di-indonesia-lho-c1c2/full