Now Reading
Lagi Hamil ? Yuk, Hindari 8 Jenis Minuman Ini

Lagi Hamil ? Yuk, Hindari 8 Jenis Minuman Ini

Assalamualaikum. Kali ini saya ingin men-share tulisan tentang 8 minuman yang harus dihindari selama hamil. Sebelumnya, tulisan ini pernah dimuat di www.ayahbunda.co.id. Saya tulis ulang di blog dengan beberapa perubahan.

Bagi kamu yang pernah merasakan hamil, tentunya masih ingat sering banget merasakan haus terutama saat janin semakin besar. Apa yang kamu rasakan adalah normal, karena tubuh Anda memerlukan cairan lebih banyak daripada sebelum hamil.

Cairan yang masuk ke dalam tubuh sebagian akan keluar melalui keringat, feses, dan urin. Sedangkan sebagian, lagi mengalir menuju plasenta. Jika Bunda kurang cairan, ini justru akan mempengaruhi jumlah cairan ketuban. Dan jumlah air ketuban yang kurang bisa mengakibatkan penghambatan pertumbuhan janin, dehidrasi berat, hingga keguguran.

Ibu hamil harus minum sedikitnya 3 liter cairan atau setara dengan 8 hingga 12 gelas per hari. Jika aktivitas Anda lebih banyak (misalnya ditambah olahraga), maka Anda wajib menambahkan kebutuhan air 1 gelas lagi.

Selain air mineral, Anda bisa menambah asupan cairan dari susu, smoothies (campuran sayuran, yogurt, dan buah), minuman elektrolit rendah gula, atau jus jeruk.

“Saya merekomendasikan pasien rajin minum jus jeruk segar sebagai vitamin kehamilan. Jus jeruk sangat baik untuk penyerapan zat besi. Dan yang terpenting, kandungan asam folat pada jus jeruk dibutuhkan janin,” kata Natalie B. Allen – Ahli Diet Terdaftar dan Instruktur Klinis Diet di Missouri States University.

Meski disarankan banyak minum, ternyata tidak semua jenis minuman bisa ibu hamil konsumsi. Berikut 8 jenis minuman tersebut.

Jamu
Jamu kemasan atau racikan tukang jamu. Mengapa? Karena jamu dapat memperkeruh air ketuban yang membahayakan janin. Ibu hamil yang rutin minum jamu dapat mengakibatkan bayi lahir cacat.

Minuman bersoda
Minuman ini dapat meningkatkan berat badan berlebihan, gula darah meningkat, dan mengurangi massa tulang. Meski minuman ini terasa segar dan mampu menghilangkan rasa mual, lebih baik dihindari.

Kopi atau teh 
Jika dikonsumsi lebih dari 1 cangkir sehari, kandungan kafeinnya menjadi tinggi sekali. Kedua minuman ini juga bersifat diuretic atau membuat lebih sering buang air kecil. Kafein akan mengalir ke plasenta, yang jika berlebihan dapat menghambat pertumbuhan janin.

Alkohol
Minuman dengan kandungan alkohol yang tinggi (seperti wine, bir, scotch) dapat merusak otak janin.

Susu mentah 
Ini jelas mengandung banyak bakteri. Jika Anda ingin minum susu murni, pastikan susu telah mengalami pemanasan minimal 78 derajat Celsius.

Jus buah kemasan 
Kandungan gulanya sangat tinggi. Pemenuhan kebutuhan vitamin sebaiknya diperoleh dari buah segarBila Anda ingin minum jus buah, sebaiknya membuat sendiri dari buah segar tanpa penambahan gula. Gunakan juicer agar Anda tetap mendapatkan serat dari buah.
 
Rendaman rumput Fatimah
Air rendaman rumput Fatimah mengandung oksitosin yang dapat memicu kontraksi. Demikian riset dari obat tradisional Malaysia (1998).

Minyak kelapa
Memang belum ada riset yang menyebut bahwa minyak kelapa dapat memperlancar proses persalinan.

Agar janin tetap tumbuh sehat dan Ibu juga sehat selama hamil-melahirkan, sebaiknya menghindari 8 jenis minuman yang disebutkan di atas.

What's Your Reaction?
Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
View Comments (4)
  • Eh udah keburu enter aku baru ‘engeh kalo ternyata teh kurang baik ya, aku penyuka teh soalnya huhuhu, Ganti jadi jus buah bikinan aja deh

  • Mohon maaf ya, sebetulnya saya kurang setuju jika disebut bahwa konsumsi teh lebih dari 1 cangkir sehari akan mengakibatkan kandungan kafein yang tinggi sekali.

    Sebetulnya minum teh itu baik bagi ibu hamil, asalkan penyeduhannya diatur dan jenis tehnya khusus.

    Teh yang aman untuk ibu hamil itu, adalah teh yang sudah sering dibuang seduhan tehnya. Cara menyeduhnya begini: Isi cangkir dengan air hangat sampai penuh. Rendam kantong teh selama 30 detik. Buang airnya. Isi lagi cangkirnya. Rendam kantong tehnya lagi. Buang airnya lagi. Isi kembali cangkirnya. Rendam kantong tehnya kembali. Baru ini yang boleh diminum ibu hamil.
    Dengan cara menyeduh seperti ini, ibu hamil boleh minum teh bahkan sampai tiga kantong. Karena pada rendaman ketiga, kafein di dalam kantong teh sudah banyak menghilang.

    Teh herbal, seperti teh hitam atau teh dong quai, perlu dihindari ibu hamil karena kandungan kafeinnya paling banyak daripada teh-teh lainnya. Tetapi teh tertentu seperti teh jahe atau teh mint bisa mengurangi mual pada ibu-ibu yang hamil trimester pertama. Teh chamomile juga bagus untuk ibu hamil yang insomnia. Teh raspberry merah bahkan bagus untuk memperbaiki kontraksi ibu yang mau melahirkan.

    Saya rasa ibu hamil tidak perlu menghindari teh sama sekali. Teh bahkan punya manfaat antioksidasi yang bagus banget untuk gizi bagi rahim. Asalkan diseduh dengan benar dan tidak melebihi 3 cangkir per hari.

  • waktu lahiran anak pertama di Hermina, diwawancara dulu dong bu AYa segitu aku teh lagi kontraksi katanya minum rumput fatimah ga?boro2 rumput hijau aja ga apalagi rumput fatimah aku ga tahu hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2020 Mariasoraya.com. All Rights Reserved.

Scroll To Top