Tahun 2018 tinggal menghitung bulan.  Saya bersyukur beberapa impian saya terwujud tahun ini. Salah satunya, bisa mencicipi bekerja di industri media cetak dengan jobdesk sebagai content writer. Saat interview kerja, saya sempat cerita ke Pemimpin Redaksinya bahwa bekerja di grup media yang blio pimpin merupakan impian terbesar saya waktu masih lajang.

Kontrak saya berakhir bulan depan. Saya tidak melanjutkan dengan beralih menjadi fulltime worker karena support system kurang mendukung. Mada enggak betah di daycare, yang artinya dia kembali menghabiskan hari-harinya bersama saya. Dititipkan di Ibu Mertua, belum memungkinkan. Apalagi kalau Mada harus seharian bersama Ibu saya.

Back to impian saya di tahun 2018. Dari sekian banyak target dan impian yang terwujud, ada juga sih impian yang belum terwujud yaitu pergi ke Bali bersama Pak Gondrong dan Mada. Karena, akhir tahun ini saya sudah janjian dengan orang tua dan adik-adik bakalan tahun baruan di Garut. Kampung halaman Papah.

Saya pun mencari alternatif waktu buat liburan ke Bali. Libur nasional paling dekat itu Hari Nyepi di bulan Maret 2019, tepatnya tanggal 7 Maret 2019. Ini pas banget dengan bulan lahirnya saya (19 Maret) dan Pak Gondrong (5 Maret). Saya membicarakan hal ini dengan Pak Gondrong.

“Liburan ke Bali kok pilih hari Nyepi ? Semua kegiatan kan berhenti pas hari raya umat Hindu,” tukas Pak Gondrong.

“Aku mau lihat ogoh-ogohan, Pak. Bosan di sini lihatnya ondel-ondel mulu kan,” canda saya. “Sekalian nengok adikku, Reza.”

Akhirnya, Pak Gondrong mengiyakan permintaan saya. Dari berbagai informasi, ada beberapa kegiatan unik lho sebelum dan sesudah perayaan Hari Nyepi. Diantaranya :

Upacara Melasti

Foto : sindonews.com

Yaitu upacara penyucian yang dilakukan di sumber air, seperti danau atau laut. Para peserta upacara ini terdiri dari kelompok yang membawa perangkat ibadah untuk disucikan.

Ogoh-ogohan

Foto : baliportalnews.com

Merupakan patung raksasa simbol dari Bhuta Kala yang menjadi wujud kejahatan. Ogoh-ogohan dilakukan sehari sebelum Nyepi. Nantinya ogoh-ogohan akan dibakar dan dibuang ke laut. Tujuannya agar roh jahat tidak mengganggu proses perayaan Nyepi di hari berikutnya.

Ngembak Geni

Foto : originalbaliculture.com

Kegiatan bersembahyang yang dilakukan umat Hindu di pura. Pada kegiatan ini, masyarakat diperbolehkan melakukan aktifitas seperti biasa.

Festival Omed-omedan

Foto : phinemo.com

Satu lagi, ada festival Omed-omedan yang diadakan sehari setelah hari Nyepi. Festival Omed-omedan sudah ada sejak tahun 1900-an. Festival unik ini hanya dilakukan setahun sekali. Kegiatannya berupa muda-mudi dari desa Sesetan yang melakukan peluk dan tarik-tarikan secara massal. Tidak sembarang orang bisa mengikuti Omed-omedan. Syaratnya harus belum menikah.

Setelah melihat daftar event selama Hari Nyepi, tanpa banyak bertanya lagi, saya hunting penginapan dan pesawat untuk liburan kami. Ini dua hal penting mengingat kami berdua pergi bersama Mada. Kalau enggak prepare bisa kacau liburan kami bertiga.

Saya sempat menelusuri satu-persatu informasi harga penginapan dan tiket pesawat dari Mbah Gugel. Repot ya buebuk. Apalagi harganya kan satuan. Saya menghela napas.

Ndilalah, ketika saya mampir ke Traveloka, rupanya bisa pesan paket pesawat + hotel tanpa harus pesan secara terpisah. Duh, ini sih pucuk dicinta ulam tiba. Asyiknya, harganya lebih hemat 20 persen tanpa promo. Jadi, bisa pesan tanpa harus nungguin ada promo. Mudah dan saving time banget. KETJE KAN SIS ? IYA KETJE KAAAN. Aku mah mau.

Saya langsung booking tanggal 6 Maret dan pulangnya tanggal 8 Maret 2019. Setelah ditotal jumlah yang harus dibayar, ada diskon 20 persen. Lumayan lho bisa buat beli souvenir dan oleh-oleh buat keluarga.

Urusan penginapan dan tiket pesawat sudah beres, ada lagi nih yang perlu kamu perhatikan saat liburan Nyepi di Bali.

  1. Empat pantangan saat Nyepi yaitu amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Kegiatan Nyepi dimulai sejak pukul 6 WITA hingga pukul 6 pagi keesokan harinya.
  2. Untuk memesan tiket, sebaiknya 2 hari sebelum Nyepi supaya kamu bisa melihat rangkaian kegiatan seperti yang saya sebutkan di atas. Dan, pesan tiket pulangnya sehari setelah Nyepi. Karena, kalau kamu masukkin tanggal pulang pas hari Nyepi dijamin situs Traveloka enggak akan nampilin hasilnya. Wong, semua kegiatan diliburkan.
  3. Selama Nyepi, turis dilarang keluar dari penginapan. Jadi, sebaiknya pilih hotel yang memiliki fasilitas gym, kids club dan kolam renang. Pastikan juga kamu membawa permainan yang membuat si kecil sibuk dan tidak bosan. Misalnya, puzzle, buku mewarnai, playdough atau paket busy bag yang banyak dijual online.
  4. Siapkan perbekalan berupa obat-obatan maupun cemilan ringan agar tidak kelaparan atau siapa tahu kamu tiba-tiba sakit. Jangan lupa siapkan uang tunai yang cukup banyak, karena seluruh mesin ATM dimatikan selama Nyepi.
  5. Fasilitas yang beroperasi hanya rumah sakit dan ambulans. Jadi, kamu enggak usah kuatir kalau sewaktu-waktu harus ke rumah sakit (sebaiknya sih jangan sampai sakit deh). 
  6. Yang terpenting selama Hari Nyepi, dilarang membuat kegaduhan dan kamu hanya boleh menyalakan lampu temaram (untuk di dalam hotel) dan tidak menyalakan lampu teras.

Setelah mengetahui kegiatan apa saja yang ada selama hari raya Nyepi dan tips yang perlu dilakukan, jangan bingung ya dalam mempersiapkan libur Nyepi di Bali. Bagi kamu yang pengin liburan tanpa repot hunting tiket pesawat dan hotel, cobain aja paket dari Traveloka seperti yang saya lakukan buat liburanku nanti. Lebih mudah daripada pesan terpisah.