Assalamualaikum. Apa kabarnya di hari ketiga bulan Oktober ? Semoga selalu sehat di musim pergantian panas ke hujan. Pasti mukanya pada sumringah ya di tanggal muda ini. Hehehe.

Kabar saya not good enough. Seminggu ini badan lagi gampang banget capek. Enggak bisa berlama-lama menatap layar laptop. Kata tetangga sih hawa udaranya memang lagi gitu deh. Mada pun hari ini baru sembuh dari diare.

For that reason, akhirnya weekend kemarin tiga hari saya stop enggak buka laptop. Selama tiga hari berturut-turut itu saya hanya nyalain tv. Update informasi berita dari tv, bukan dari timeline sosmed. Tepat di hari itu bencana gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah.

Melihat air bah yang datang dari laut. Banyak korban berjatuhan. Orang-orang berebut naik pesawat Hercules. Aksi penjarahan. Bapak Sapri Husein yang dapat bertahan selama berhari-hari. Tentang Nurul remaja yang memeluk jasad Ibunya sebelum diselamatkan. Jumlah korban meninggal yang mencapai 1400an orang. Puluhan jenazah yang berdampingan dengan para pasien rumah sakit. Masya Allah. Enggak bisa membayangkan kalau ada di posisi mereka yang ada di Palu dan Donggala.

Harapan saya, semoga keluarga yang terpisah bisa saling berkumpul kembali. Yang mengalami luka ringan dan berat, segera pulih. Seluruh korban meninggal diampuni dosa-dosanya dan diterima di sisi-Nya. Amiiiin.

Di hari saya libur dari laptop, ndadak kepingin menghadiahi diri sendiri dengan sesuatu yang baru. Istilahnya self reward. Yang udah-udah sih self reward versi saya itu cukup me time sekian jam, bisa berupa nge-mall sendirian, ngumpul dengan teman, nyalon, power walking di sekitaran rumah atau “hanya” mengganti jatah tidur saya yang hilang karena begadang.

Self reward ini penting terutama buat buebu. Karena, namanya buebu suka lupa sama urusan diri sendiri atau sekedar berterima kasih pada diri sendiri. Sementara, job desk buebu kan enggak berkurang yah. Apalagi kalau anak sakit dan berbarengan dengan deadline kantor. Waduh, rasanya enggak pengin melakukan apa-apa kecuali pelukin anak aja biar lekas sehat.

Nah, dengan melakukan self reward berarti kita mengapresiasi usaha atau kerja keras yang sudah dilakukan. Jangan menunggu suami ngasih buket bunga mawar dan ngajak candle light dinner atau bos di kantor ngasih promosi jabatan dadakan ya. Duh, yang tahu seberapa keras usaha kamu melakukan sesuatu itu kan hanya kamu. Pokoknya, jangan pelit sama diri sendiri, gitu kata Ibu saya sih.

Saya pun mengingat-ingat hal apa yang paling saya butuhkan. Lalu, teringat rencana (resolusi) saya pengin mengganti blog pribadi ini menjadi self hosted dan ganti tampilan juga.

Alhamdulillah, ada rezekinya ada waktunya juga. Saya langsung menghubungi Mas HS -yang menangani domain blog saya sedari awal migrasi dotcom-. Beliau fast response dan kerjanya cepat juga. Hari Selasa malam dioprek, Rabu pagi saya sudah bisa akses blog ini dengan tampilan baru.

Yang agak nyesek jumlah 620 ribuan page views lenyap seketika menjadi nol. Saya mulai lagi dari nol. Mirip brand anu itu. Kata Mas HS memang begitu kalau migrasi ke self hosted.

Saya langsung cek DA & PA blog, alhamdulillah masih 32 & 40. Enggak jadi nyesek lah ya. Apalagi saya cucok meyong banget sama tampilan blog baru ini. Meskipun ada beberapa yang pengin saya ubah. Pelan-pelan deh.

Kalau ada yang butuh migrasi blog atau pengin self hosted juga seperti blog saya ini, japri ya. Saya rekomendasikan Mas HS buat ngurusin blog kamu.

Photo source : overstock.com