“Jumat besok kita sama Bapak mau kemana, Buk ?” tanya Mada sembari melihat kalender di dinding. Sejak umurnya 3 tahun, Mada selalu bertanya tentang liburan yang akan kami lewati bersama. Apalagi ketika Mada sudah lancar membaca, ia bakalan membuka kalender dan mencari hari Jumat.

Hari libur Pak Gondrong memang hari Jumat. Karena, Sabtu-Minggu bengkel motornya lebih ramai dibanding weekdays. Awal menikah, saya sempat sebal sih. Di saat orang lain libur dan menghabiskan weekend dengan jalan-jalan, eh Pak Gondrong malah sibuk di bengkel.

Seiring waktu berjalan, saya justru bersyukur punya suami yang liburnya hari Jumat. Karena, jalanan enggak sepadat-merayap seharian seperti saat weekend. Jalan-jalan ke Kebun Binatang Ragunan pun selalu sepi di hari Jumat. Mada bisa puas keliling melihat aneka binatang tanpa takut desak-desakan. Saat main di playground di dalam mall pun paling pengunjungnya enggak sampai puluhan seperti kalau datang di hari Sabtu–Minggu.

Dan, yang terpenting harga tiket masuk ke tempat hiburan juga lebih murah. Termasuk, tiket playground anak-anak. Lumayan kan ya kalau lebih hemat begitu ๐Ÿ˜‰

Mengapa Quality Time Keluarga Itu Penting ?

IMG_20170402_115018
Saya tumbuh di keluarga yang memiliki jadwal khusus untuk berkumpul dan jalan-jalan. Semasa kecil, Papa selalu mengajak saya, adik-adik yang masih bayi dan Mama kulineran di tempat-tempat yang lagi nge-heits pada masanya. Termasuk, mampir ke Warung Tenda Semanggi. Kalau lagi bosan, kami datang ke pameran buku untuk memborong buku-buku terbaru dan pulangnya wajib menonton ke PIM.

Pokoknya, tiap minggu itu seolah menjadi wajib belanja buku (minimal satu), wajib menonton film terbaru dan wajib kulineran. Hal ini sangat membekas di memori saya. Sekalipun, hari Senin sampai Jumat Papa cukup sibuk dengan bisnis EO-nya, tapi saat weekend saya sangat puas bersama Papa.

Kenangan inilah yang ingin saya berikan pada Mada, anak kedua kami dan semata wayang. Saya ingin Mada memiliki kenangan yang indah di masa kecilnya. Seperti saya dulu.

Dari penelitian tentang pentingnya quality time yang diadakan selama 6 tahun oleh para ilmuwan di University of California, membuktikan bahwa kesepian tanpa keluarga berisiko meningkatkan depresi di masa tua. Penelitian ini difokuskan pada 1600 partisipan lansia. Ini mengungkapkan bahwa dari para lansia yang meninggal, 14% memiliki pengunjung biasa. Sebaliknya, 23% tidak memiliki keluarga atau teman yang datang untuk melihat mereka.

Penelitian pun telah menunjukkan bahwa meluangkan waktu bersama keluarga memiliki manfaat yang sangat besar. Selain memperpanjang hidup, menghabiskan waktu bersama keluarga memiliki manfaat lain, diantaranya :

Membangun pertahanan keluarga

Anak-anak yang menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga yang mereka cintai memiliki kepercayaan diri daripada anak-anak yang hanya tumbuh sendiri lantaran orang tuanya sibuk. Anak-anak ini lebih mudah bergaul karena mereka merasa bahwa orang tua mereka menghargai mereka. Dan, anak-anak ini juga sangat mudah menjalin hubungan pertemanan.

Membangun bonding antar anggota keluarga

Tugas orang tua terutama Ayah bukan hanya menafkahi. Ayah pun punya tugas untuk meluangkan waktu bersama anak-istrinya. Karena, sebuah hubungan yang hangat tidak dapat dibangun hanya dalam satu malam.

Menumbuhkan perilaku positif

Tahukah Anda, orang tua yang memiliki hubungan dekat dengan anak-anaknya secara tidak sadar telah menciptakan anak-anak yang berperilaku positif.
Sebuah studi 2012 menunjukkan bahwa anak-anak yang terbiasa makan teratur dengan keluarga mereka memiliki prestasi cemerlang di sekolah. Saat anak-anak ini tumbuh menjadi remaja, mereka tidak tertarik dengan alkohol dan narkotika.

Meninggalkan kenangan indah di masa kecil

Manfaat lain dengan meluangkan waktu untuk keluarga yaitu untuk kenangan. Momen-momen berkumpul bersama keluarga akan dikenang di masa depan saat anak-anak Anda sudah tumbuh dewasa.
Ketika mereka dewasa akan ingat semasa kecil Anda selalu bertanya tentang kegiatan di sekolah. Atau, siapa teman anak yang paling dekat.

Menumbuhkan gaya hidup sehat

Pernah mengikuti car free day ? Pasti Anda akan melihat pemandangan Ayah – Ibu – Anak sedang jogging atau bersepeda di area car free day. Nah, melakukan quality time bersama keluarga enggak melulu harus nge-mall.
Ada banyak kegiatan sehat yang bikin quality time bersama keluarga enggak bosan. Misalnya, minggu ini Anda sekeluarga akan berenang di kolam renang di rooftop sebuah hotel. Minggu berikutnya, Anda sekeluarga mengikuti event marathon. Dan, seterusnya.

Mengurangi stres

Rasanya sulit dibayangkan berkumpul dengan keluarga malah bikin stres. Harusnya sih justru menambah level bahagia dan merekatkan hubungan. Kalau berkumpul dengan anak-istri malah bikin Anda stres, mungkin ada yang harus diperbaiki dari cara Anda menghabiskan quality time keluarga.

Quality Time Bersama Keluarga, Enaknya Ngapain Ya ?

Kalau pertanyaan itu ditujukan untuk saya, maka jawabannya adalah : BANYAK. Catet, BANYAK BANGET kegiatan yang bisa dilakuin bersama keluarga inti maupun keluarga besar (orang tua dan adik). Dari yang liburan sederhana sekedar di rumah sampai liburan seminggu ke kampung halaman yang membutuhkan banyak persiapan.
Berikut ini ide sederhana yang Anda dapat lakukan bersama keluarga tercinta :
Anak
Buat kegiatan yang menarik minatnya namun belum pernah dilakukan sama sekali. Misalnya, seperti Mada yang senang dinosaurus, saya akan mengajaknya untuk datang ke Taman Dinosaurus untuk melihat langsung dinosaurus dalam ukuran aselinya. Atau, bisa juga berkunjung ke Museum Bogor melihat fosil aneka hewan purba.
Remaja
Saya punya 3 adik yang masih remaja, usianya 20 tahun, 16 tahun dan 13 tahun. Di usia ini merupakan usia mencari jati diri. Usia yang banyak rebel-nya. Cara saya menghabiskan waktu dengan para remaja ini cukup mendengarkan cerita mereka seputar sekolah, kegiatan ekskul sampai urusan teman yang nyebelin.
Karena, pernah suatu kali saya mengajak adik-adik remaja ini jalan ke mall buat nyicipin menu restoran yang lagi nge-heits. Ndilalah, mereka lebih senang pesan delivery food pakai ojol dan menikmati makanannya sembari menonton dvdย  terbaru.
Orang tua
Mungkin karena masa muda orang tua saya sering jalan ke berbagai tempat, jadi tiap kali saya mau nyenengin mereka dengan ngajak jalan ke suatu tempat seringnya ditolak. Dan, malah diceramahinย  ‘gak usah traktir-traktir Papa Mama, kamu kudu punya banyak savings’ atau ‘udah di rumah aja, jalanan macet, sekarang jamannya pesan delivery’. Hahahaha.

Nah, ketika saya bisa nyenengin mereka-mereka di atas, level bahagia saya nambah berkali lipat. Sekalipun nyenengin dengan cara yang sederhana. Jadi, definisi bahagia buat saya adalah ketika keluarga saya bahagia, saya pun bahagia. Ketika keluarga saya saling support, di situ bahagia saya membuncah.

Cara lain untuk melakukan quality time bersama keluarga yaitu dengan mengikuti Sundate yang diadakan oleh PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life). #Sundate2018 merupakan kegiatan yang ditujukan untuk nasabah setia Sun Life yang dapat diikuti oleh keluarga. Secara serentak Sundate diadakan di 5 kota besar yakni, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, dan Medan.

Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life menyatakan :

Sun Life memahami pentingnya keharmonisan keluarga dalam membantu meningkatkan kebahagiaan seseorang, karena sejalan dengan misi Sun Life untuk membantu keluarga Indonesia meraih kehidupan yang #LebihBaik. Bagi Sun Life, layaknya keluarga, nasabah adalah aset terpenting bagi perusahaan yang perlu dijaga dan dilindungi dengan baik. Karenanya, kami menginisiasi aktivitas Sundate, sebagai sarana menjalin keakraban antara anggota keluarga, sekaligus meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan nasabah, khususnya di momen peringatan Hari Pelanggan Nasional.”

Acara ini bakal dihadiri oleh 3.000 nasabah Sun Life bersama keluarga di 5 kota. Pada puncak acara, Sun Life akan memberikan hadiah pada 3 keluarga berupa liburan ke Jepang di bulan Oktober.
Hmm, tertarik ikut ?
ttd-marso