bricklivejakartapikavenue
Dibandingkan anak-anak seusianya, (mungkin) Mada agak telat bermain lego. Di umur menjelang 4 tahun dia baru suka lego, bisa sabar merangkai lego dan bisa membentuk lego menjadi sesuatu meskipun bentuknya masih random.
Mada tumbuh bersama cerita-cerita tentang Dino, aneka jenis kendaraan berat, hewan karnivora herbivora dan lain sebagainya. Aku lupa ngenalin permainan lego ke Mada. Padahal, bermain lego banyak manfaatnya buat anak. Salah satunya, mengasah kemampuan logika anak dan anak belajar mencari jalan keluar saat bermain lego.

Di rumah, Mada punya lego kecil-kecil lungsuran dari adik-adikku. Meskipun sudah belasan tahun enggak dimainin tapi lego adikku masih bagus. Selain dari lungsuran, Mada juga punya lego yang beli sendiri dari paket makan. Jadi, aku beli paket kids meal trus ada hadiah lego dinosaurus. Demi punya koleksi lego dinosaurus, tiap nge-mall pasti makannya kids meal. Setelah koleksi lego dinosaurus komplit, ndilalah yang mainin legonya Pak Gondrong. Karena, ternyata lumayan rumit juga menyusun lego menjadi dinosaurus.
Saat aku mendapat undangan untuk hadir di 1st preview Bricklive Jakarta, jangan ditanya gimana senangnya. Yang jelas SENANG banget. Apalagi BOLEH BAWA ANAK. Yaudah, senangnya double.
Jauh-jauh hari, aku bilang ke Mada kalau dia bakalan ikut ke Pesta LEGO. Aku tunjukkin foto-foto undangan dan Mada dengan semangat 45 kepingin bisa ikut. Tiap malam dia nanyain kapan kami berdua bisa datang ke Pesta LEGO.
Tanggal 6 Juni 2018, aku dan Mada berangkat dari Depok menuju lokasi menggunakan commuter line sampai Stasiun Kota, trus nyambung naik ojek online ke PIK Avenue. Tadinya kepingin naik Transjakarta, tadinya lho. Tapi, saat aku melihat Mada udah enggak sabar, yauwes cusss ojek online aja.

IMG_20180606_135517

Press Conference – Dok. Pribadi

Bricklive Jakarta berlokasi di Grand Ballroom PIK Avenue lantai 7. Acara ini awalnya merupakan acara LEGO yang biasa diadakan di negara Ratu Elisabeth alias Inggris. Dibuat oleh penggemar LEGO dan untuk penggemar LEGO. Built for LEGO Fans, begitu tagline dari Bricklive Jakarta.
Bagi awam, melihat harga tiket Bricklive Jakarta seharga Rp. 275.000 untuk VIP dan Regular Rp. 175.000, pastinya jadi pengin kekepin dompet ya. Padahal kalau kamu sudah terima THR atau abis gajian, bakalan rugi banget kalau kamu enggak datang ke event LEGO terbesar se-Asia Tenggara ini.

Alasan pertama : Transportasi Mudah

Selama kamu tinggal di Jakarta dan sekitarnya, kamu bisa dengan mudah datang ke PIK Avenue karena lokasinya sangat strategis meskipun jauhnya pakai banget.Dan, yang terpenting transportasi mudah. Ribet bawa kendaraan sendiri ? Tenang, kamu bakalan dijemput sama Babang Transjakarta yang berhenti tepat di depan PIK Avenue.
Kalau kamu berangkat dari Depok atau Bekasi, bisa naik commuter line jurusan Stasiun Kota. Dari Stasiun Kota, bisa lanjut naik Transjakarta atau ojek online. Aku pribadi menyarankan naik Transjakarta. Karena, lebih nyaman dan enggak capek aja apalagi kepanasan sepanjang jalan.

Alasan Kedua : Bisa Puas Main LEGO di Bricklive Jakarta

Kamu mau main apa ? Di Bricklive Jakarta, terdapat 10 arena permainan yang bisa dinikmati oleh anak-anak maupun dewasa. Diantaranya :

  1. Brick Pits yaitu kolam lego dengan warna-warna khas LEGO seperti merah, hijau dan … eh, ada ungu juga. Di zona ini, pengunjung bisa masuk ke kolam lego, pepotoan dan bebikinan lego sesuai imajinasi.
  2. Duplo Brick Pits. Bagi penggemar lego, pasti tahu Duplo ya. Ini versi lego berukuran besar untuk anak usia 2 hingga 5 tahun. Di zona ini, pengunjung bisa menyusun lego Duplo.
  3. Theme Zone (Star Wars, Ninjago, Friend dan Minecraft). Gara-gara datang ke Bricklive, aku jadi tahu ternyata lego punya tema-tema juga seperti yang aku sebutkan di atas.
  4. Race Track. Di zona ini, pengunjung bisa belajar konstruksi dan anak bisa belajar menyusun lego mobil-mobilan yang bisa diikutsertakan dalam balapan.
  5. Technic Zone. Bagi penggemar lego yang sudah jago banget bisa belajar membuat lego berbentuk kendaraan berat atau mobil menggunakan roda.
  6. Architecture Zone. Bagi yang senang merancang bangunan menggunakan lego, cocok banget nih masuk ke zona ini.
  7. City Zone. Kalau kamu suka membuat miniatur kota lengkap dengan isianya berupa rumah atau mobil, wajib masuk ke City Zone.
  8. Map Build. Zona ini menyediakan peta Indonesia raksasa di tengah area dan pengunjung bisa membuat bangunan khas Indonesia dari lego sesuai pilihan kamu. Nanti hasil karya lego-mu akan dipajang di atas peta.
  9. Brick Grafitti Wall yaitu konsep bermain lego di atas dinding. Bagi kamu yang suka coret-coret tembok bisa juga ‘corat-coret’ di Brick Grafitti Wall dengan menggunakan lego.
  10. Creator Zone. Di zona ini, pengunjung diajak membangun bagian-bagian rumah menggunakan lego.

Enggak bakalan cukup 3 jam bermain di seluruh zona. Seperti Mada yang emoh diajak pulang padahal sudah 2,5 jam bermain. Saat teman-teman blogger sudah pulang jam 4an, aku dan Mada masih keliling zona Bricklive hingga menjelang maghrib.

Alasan Ketiga : Banyak DISKON di Bricklive Jakarta

Kalau kamu beli tiket via Tokopedia.com ada promo harga lho. Karena, Tokopedia.com ini memang partner Bricklive Jakarta. Bagi yang masih kepengin main lego di rumah, bisa aja membeli aneka lego yang terjajar rapi di dekat area Brick Graffiti Wall. Diskonnya lumayan bingit, up to 70 percent. Jadi, lego yang harganya mencapai jutaan bisa dibeli hanya dengan sekian ratus ribu thok.
Mark Guest dari Bricklive Global Press Officer menyebutkan bahwa, “Harapannya, melalui acara ini, anak-anak menjadi kreatif dan menggunakan imajinasi mereka untuk membangun apapaun tanpa batasan”.
Kemudian, Denny Sumali selaku Director of SGE juga mengatakan, “Lego dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan hubungan orang tua dan anak,”
Mumpung masih ada sisa 3 hari lagi, ajak Si Kecil ke #BrickliveJakarta #Bricklive. Berikan pengalaman bermain lego yang berbeda untuk Si Kecil. Informasi lebih lanjut, kamu bisa buka www.bricklive.id

ttd-marso