Milna Nature Delight, Cara Mudah Makan Buah Yang Asyik Untuk Si Kecil

milnanaturedelight

Menjelang siang, Mada dan teman-teman balita sedang bermain di depan rumah. Sambil bermain, mereka membawa cemilan masing-masing. Ada yang asyik ngunyahin cilok yang dibubuhi kecap. Ada yang makan ciki. Ada juga yang menikmati coklat batangan yang meleleh di sela-sela jemarinya.

“Mamah Mada, itu Mada makan buahnya enggak diblender dulu ?” tanya Uwak Melvin, tetangga saya. Ia melihat Mada asyik menggigit potongan demi potongan apel yang aku bawakan di mangkuk cemilannya. Lima potong apel pun tandas dalam sekejap. Mada menyodorkan mangkuknya supaya diisi lagi dengan apel.

“Kalau Mada pengin minum jus ya aku blender dulu buahnya. Tapi, Mada cuma suka jus alpukat atau mangga. Selain itu, buahnya dimakan langsung kayak apel ini,” ujarku sembari menambahkan potongan apel ke mangkuk Mada.

“Iya, Uwak bingung lho sama Melvin. Dia udah segede gini makan buah kudu diblender dulu. Itupun seringnya dilepehin. ” kata Uwak menyebut nama keponakannya yang berumur 4 tahun. Sehari-hari Uwak Melvin menjaga keponakannya, karena Ibu Melvin bekerja kantoran.

“Mada udah biasa makan buah dari jamannya dia masih bayik. Dulu waktu MPASI, aku bikinin dia puree buah, sayuran juga. Aku pengin anakku doyan buah juga kayak aku, Uwak. Soalnya Bapaknya Mada enggak doyan banget sama buah.”

Uwak Melvin manggut-manggut. Dan, yang mengalami masalah susah makan buah ternyata bukan hanya Melvin, teman-teman Mada yang lain rupanya juga susah makan buah. Akhirnya, topik siang itu diantara para Ibu tetangga berkumpul yaitu membahas tentang kebiasaan makan buah dan sayur pada anak.

Mengapa Anak Indonesia Kurang Makan Buah dan Sayur ?

Image result for anak susah makan buah

Foto : Rebanas.com

Dari berbagai obrolan dengan para Ibu atau Nenek yang mengasuh cucunya, ternyata pada saat masa MPASI mereka tidak mengenalkan buah atau sayuran pada anak atau cucunya. Alasannya beragam.

“Nanti cucu saya enggak bisa gendut kalau dikasih makan buah. Kudu makan nasi diancurin,”

“Ribet Bu. Kudu dikupas dulu, dipotong-potong trus kudu diblender. Mendingan dikasih bubur seduh yang dijual di pinggir jalan,”

“Di keluargaku pada enggak doyan sayur sama buah. Sepertinya anakku juga enggak doyan deh,”

Dan, masih banyak alasan lainnya yang kadang bikin aku nginyem. Kadang sih, kalau yang bersangkutan enak diajak ngobrol, aku jelasin tips dan triknya mengenalkan makan buah atau sayuran buat si kecil.

Nah, rupanya dari sebuah penelitian tahun 2013, sebanyak 93 % anak-anak usia di bawah 10 tahun tidak terbiasa mengkonsumsi buah dan sayuran dalam menu sehari-harinya. Padahal, buah dan sayuran ini sangat penting bagi kebutuhan vitamin dan energi Si Kecil.

Pertanyaan demi pertanyaan dari para Ibu tetangga yang pusing anaknya enggak doyan sayur sempat bikin aku bingung lho. Maksudnya, apakah teman-teman Mada masih bisa dikenalkan dengan buah dan sayuran. Apakah ada cara lain yang asyik untuk makan buah. Dan, berbagai pertanyaan lainnya. Hiks.

Saat aku mendapat undangan dari Milna untuk menghadiri Blogger Gathering di Kaffeine SCBD, rasanya seperti mendapat secercah harapan. Siapa tahu ada jawaban untuk para Ibu tetangga di lingkungan rumahku.

Milna Nature Delight, Cara Mudah Makan Buah Untuk Si Kecil

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dokter Conny Tanjung yang menjadi narasumber pada Milna Blogger Gathering menjelaskan bahwa mengenalkan buah dan sayuran untuk si kecil itu sangat penting. Karena, buah dan sayuran mengandung karbohidrat, berbagai sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan si kecil.

“Tidak ada kata terlambat untuk mengenalkan buah dan sayuran pada si kecil. Milna Ahlinya Makanan Bayi punya produk terbaru yaitu Milna Nature Delight fruit puree dalam mendukung tumbuh kembang si kecil,” kata Dr. Conny Tanjung.

Di acara tersebut, setiap blogger diperbolehkan mencicipi Milna Nature Delight dengan 3 varian rasa buah yaitu apple and peach, banana strawberry and apple dan carrot, apple and pumpkin. Tamu undangan yang penasaran dengan isi Milna Nature Delight langsung membuka penutup kemasan. Eitss, meskipun produk terbaru dari Milna ini ditujukan untuk anak usia 1 hingga 5 tahun, orang dewasa juga boleh kok nyicipin.

Aku nyicipin Milna Nature Delight rasa banana strawberry and apple dengan kemasannya yang warna hijau. Saat penutup dibuka, aroma pisang terasa di hidung dan sangat menggugah selera. Dalam sekali sedot, yang terasa pertama kali ya kayak minum jus. 1 bungkus Milna Nature Delight tandas masuk ke perutku. Jangan ditanya rasanya gimana. “Enak dan ngenyangin lho !”

Perlu diketahui, Milna Nature Delight ini 100 % buah asli, tanpa bahan pengawet, tanpa penambahan gula dan sudah melalui proses advanced pasteurization technology. Sangat direkomendasikan sebagai pendamping MPASI bayi atau cemilan batita dan balita.

Sepulang dari Milna Blogger Gathering, aku punya oleh-oleh untuk dibagi ke para Ibu Tetangga, yaitu cerita tips dan trik mengenalkan buah dan sayur untuk si kecil. Khusus teman-teman balita Mada, mereka wajib nyicipin enak dan sehatnya Milna Nature Delight dong 🙂

Yang ingin tahu update soal Milna, bisa mengunjungi :

Website: www.milna.com
Facebook: MilnaID
Twitter: @BundaMilna
Instagram: @milnaid

ttd-marso

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s