meetmeaftersunset
Lazimnya, dalam sebuah film bergenre cinta dengan pangsa remaja biasanya dibumbui adegan yang mengandung kontak fisik. Entah berupa sun jidat, pelukan atau bahkan cium bibir. Urusan pakaian pun terkadang terlalu seronok. Hal-hal tersebut sudah pasti ditiru oleh remaja yang notabene-nya sedang dalam masa pencarian jati diri. Enggak heran anak remaja jaman sekarang sering disebut generasi cepat tua. Ke sekolah pakai make up layaknya mau kondangan atau masih berseragam komplit bukannya ada di sekolah malah mojok di taman.
Berkaitan dengan film drama remaja, Jumat (09/02/18) saya bersama teman-teman dari Blogger Crony berkesempatan menghadiri press screening Meet Me After Sunset di CGV Grand Indonesia. Film yang diproduksi oleh MNC Pictures ini dibintangi oleh sejumlah artis muda dan senior. Diantaranya Maxime Bouttier, Agatha Chelsea, Billy Davidson, Yudha Keling, Iszur Muchtar, Febby Febiola, Oka Sugawa, Marini Soerjosoemarno dan yang lainnya.

IMG_20180209_163655

Dok. pribadi

Melalui tangan dingin sutradara Danial Rifki -yang pernah menyutradarai Haji Backpacker- dan skenarionya ditulis oleh Haqi Ahmad, film ini dapat ditonton untuk usia +13. Iya, anak SMP pun boleh nonton karena film berbau cinta ini hampir nyaris tanpa adegan mesra.
Ah, enggak seru ah enggak ada yang mesra-mesra.
Eitsss, jangan komentar dulu sebelum menonton film Meet Me After Sunset yang bakal tayang perdana tanggal 22 Februari di seluruh bioskop di Indonesia. Sambil menunggu hari H, saya mau bercerita sedikit nih soal film tersebut.
Adegan dimulai dengan Vino (Maxime Bouttier) yang duduk dengan muka sebal di dalam mobil menuju rumah barunya. Ia bersama Ayah (Oka Sugawa) dan Ibu (Febby Febiola) pindah dari Jakarta ke Ciwidey Bandung yang sepi dan jauh dari keramaian.
“Kita pindah kan demi kamu juga,” hibur Ibu saat Vino tiba di rumah barunya.
Di sekolah barunya, ia pun langsung menjadi perhatian teman-teman barunya. Dadang (Yudha Keling) teman sebangku Vino si anak desa yang gemar nge-vlog dan lucu serta Icha (Margin W) mengisi hari-hari pertama Vino di sekolah. Kehidupan di rumah dan sekolah yang nyaris membosankan bagi Vino berubah setelah ia bertemu dengan Gadis (Agatha Chelsea).
Gadis, yang tinggal di seberang rumah Vino setiap malam berjalan sembari membawa lentera menuju tepi danau. Gadis yang selalu mengenakan tudung merah itu awalnya menolak Vino yang mencoba mengajaknya berkenalan. Bukannya mundur teratur, Vino malah semakin dibuat penasaran oleh sikap penuh misteri Gadis. Bahkan, setelah ia tahu bahwa setiap siang selalu ada Bagas (Billy Davidson) si penjaga hutan tampan yang datang ke rumah Gadis untuk makan siang, Vino enggak putus asa.
Dari tepi danau, Gadis memilih pindah menyendiri ke atas bukit. Suatu malam, Gadis menyemprotkan air cabe ke muka Vino gara-gara dirinya sebal masih saja diikuti saat ingin menyendiri. Lagi-lagi,  Vino pantang menyerah. Tak sengaja, ia membaca isi buku diary milik Gadis yang tertinggal di atas bukit.
“Gadis memang aneh,” kata Vino setelah membaca wish list Gadis di buku diary-nya. Tetapi, ia tetap menyukai Gadis yang menghabiskan hari-harinya di dalam rumah dan hanya keluar malam hari.
Di antara wish list yang ditulisnya, Gadis ingin bersekolah, berolahraga lari, menangkap kunang-kunang dan masih banyak lagi. Vino pun berusaha mewujudkan impian Gadis. Gara-gara itu pula, Vino akhirnya tahu rahasia penting tentang Gadis. Sebuah rahasia yang membuat Gadis dijauhi teman-temannya dan tidak pernah bisa keluar di siang hari.
Kira-kira rahasia apa yang diketahui Vino tentang Gadis ? Siapa yang akan dipilih Gadis menjadi teman spesial di hatinya ?
Enggak seru ah, kalau saya cerita sampai selesai :p Catet aja tanggal 22 Februari kudu nonton Meet Me After Sunset. Film wajib tonton bagi remaja, tanpa orangtua kuatir anaknya bakalan terkontaminasi adegan 17 tahun ke atas. Karena, mengungkapkan cinta enggak harus selalu melalui sentuhan fisik.
Dari keseluruhan film, yang bikin saya betah menyaksikan film ini yaitu pemandangan tepi danau yang indah (meskipun ada visual effect) dan hiasan rajut di rumah Gadis yang lagi kekinian. Jadi kepingin punya hiasan gitu. Oh ya, akting Yudha Keling sebagai Dadang Suradang pun sukses membuat film ini makin hidup.
IMG-20180210-WA0016

Dok. Mbak Wawa Blogger Crony

Catatan : untuk photo credit judul header dari Instagram MNC Pictures
ttd-marso