7 Aksi GERMAS Untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Semarang

kemenkes

Langit Jakarta masih gelap saat saya tiba di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta jelang pukul 4 pagi di hari Senin (28/8). Namun, suasana bandara sudah ramai. Orang-orang berjalan cepat sembari mendorong koper atau mencangklong tas ranselnya di pundak. Beberapa ada yang sedang duduk di kursi tunggu. Ada juga yang tertidur. Ada juga yang sedang menghirup minuman hangatnya. Pemandangan yang sungguh menambah semangat saya di pagi itu.

Senin itu saya bersama 14 blogger dari komunitas Blogger Crony bakal menyambangi kota Semarang, dalam rangka kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang disosialisasikan oleh Kemenkes RI. Pengalaman perdana saya setelah menjadi Ibu meninggalkan rumah untuk sebuah tugas luar kota. Setelah hampir setahun blogging secara lebih serius, tulisan saya di blog memang banyak membahas soal kesehatan terutama kesehatan Ibu Anak. Jadi, ketika ada seleksi untuk kampanye GERMAS di Semarang, tentu kesempatan ini patut dicoba. Alhamdulillah, saya terpilih.

Menurut data yang diperoleh dari Kemenkes, di Indonesia terjadi peningkatan jumlah penderita Penyakit Tidak Menular (PTM). Jika pada tahun 90an, layanan kesehatan lebih banyak mengurusi penyakit menular seperti Tuberkolosis, Diare dan ISPA. Maka, sejak setahun terakhir jenis-jenis PTM seperti jantung, diabetes, stroke dan lain-lain banyak terjadi di masyarakat. Penyebab utamanya adalah pola gaya hidup tidak sehat. Apalagi sekarang ini segala kebutuhan bisa tuntas hanya dengan ujung jari. Mau pesan makanan, tinggal pesan delivery. Mau bepergian, tinggal pesan ojek online. Mau kirim barang pun Si Mas Ojek Online-nya yang bakal menjemput hingga ke depan pintu rumah.

Peningkatan PTM tentu berdampak buruk untuk masa depan sebuah bangsa. Karena, dapat (1) meningkatkan pembiayaan pelayanan kesehatan yang ditanggung sendiri/negara, (2) menurunkan produktivitas masyarakat serta (3) menurunnya daya saing negara.

Pada kampanye GERMAS yang diadakan full day di Hotel Santika Premier Semarang, menghadirkan para narasumber ahli di bidang kesehatan, diantaranya :

  1. Indra Rizon, SKM, M. Kes (Kepala Bagian Hubungan Media dan Lembaga)
  2. dr. Yulianto Prabowo M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah)
  3. Arvian Nevi, SKM, DEA, (Kasie Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah)
  4. dr. Widoyono, MPH (Kepala Dinas Kota Semarang)
  5. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD, KGEH (Ketua Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam (PAPDi) DKI Jakarta)

Dari pemaparan para narasumber, blogger diajak mengetahui lebih lanjut mengenai 7 Aksi GERMAS :

germas

Photo credit : Instagram Kemenkes

IMG_20170828_141722

Dok. pribadi

Bapak Yulianto selaku Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, sempat menjelaskan mengenai program Jateng Gayeng Ngintep Wong Meteng, yaitu program kesehatan yang berfokus pada kesehatan Ibu Hamil. Program ini ditujukan untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) pada saat hamil dan melahirkan.

Dokter Ari yang juga seorang blogger kesehatan dan rajin meng-update sosial medianya menyebutkan sebaiknya setiap orang dewasa membiasakan diri cek rutin kesehatan minimal 6 bulan sekali. Jangan tunggu terkena gejala penyakitnya dulu baru deh heboh cek kesehatan.

Yang seru pada sosialisasi GERMAS di hari pertama, blogger sempat diajak senam cuci tangan ala ala penguin dance yang nge-heits ituh. Gerakannya kelihatan mudah tapi setelah dicoba lumayan menguras kalori. Di Kemenkes RI sendiri, setiap jam 10 pagi dan 2 siang diadakan senam peregangan di kantor.

Untuk menjadi sehat, jadilah bagian dari Gerakan Masyarakat hidup Sehat dengan mempraktikkan 7 Aksi GERMAS di atas. Jangan tunggu sakit dulu ya.

ttd-marso

Iklan

13 comments

  1. Seru banget yak bisa menjadi bagian dari.Temu Blogger Kesehatan di Semarang apalagi bisa menyimak ilmu ttg GERMAS dari narsum yang sangat memahami tentang gerakan masyarakat hidup sehat ini. Baru tahu kalau Jawa Tengah punya slogan hidup sehat yang agak asing ditelingaku, Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng wkwkwk

  2. Germas sekarang ini harus digalakkan terutama dimulai dari diri sendiri, kalau mamak sehat keluarga juga ikutan sehat. Keluarga sehat maka bisa menuju masyarakat sehat, semogaaa

  3. Saya penasaran dengan senam cuci tangan ala-ala penguin itu lho, Kakak. Ayo bikin videonya jadi saya juga bisa belajar sekali olahraga di sela-sela kegiatan nulis. Saya nih akhir-akhir ini jarang banget olahraga, kebanyakan duduk, nyemil, dan akibatnya timbangan naik terus. Hiks

  4. Penting banget kampanye penyakit gak menular ini ya Mak Ayya. Apalagi memang gaya hidup sekarang banyak yang gak sehat *ngaca ke diri sendiri.. 😀 Keren nih Kemenkes ngajak blogger ke acara ini, narasumbernya juga bagus-bagus ya mba..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s