Menelusuri Jejak Batik Sambil Belanja Asyik Di Museum Tekstil Jakarta

museumtekstil.jpg

“Hah, mau ngapain sih ke museum ? Plis, kayak enggak ada tempat hiburan lain sih, Ay” cetus seorang teman, sebut saja namanya Anggrek. Rumah kami saling berdekatan. Kami berdua sedang merencanakan tempat liburan bersama anak-anak di akhir pekan. Kebetulan suami Anggrek dan suami saya sama-sama bekerja di akhir pekan. Daripada duduk di teras sembari sirik gosipin tetangga-tetangga lain yang sedang menikmati kebersamaan di hari libur, mending jalan-jalan keluar rumah dong. Yeah, atas nama keseimbangan hidup maka setiap Ibu butuh piknik. Because, happy moms raise happy kids.

Kecuali anda seorang penulis buku yang sedang riset atau travel blogger, jalan-jalan ke museum memang masih menjadi hal aneh bagi kebanyakan orang Indonesia. Enggak heran ya museum identik dengan kegiatan field trip sekolah atau saat butuh foto prewedding. Sebelum menikah, saya cukup rajin mengajak 5 adik saya mengunjungi museum-museum di sekitar Jakarta. Harga tiket masuk murah, bisa membawa bekal makanan sendiri dan pastinya bikin tambah pintar.

Demi Si Anggrek mendapat pencerahan bahwa liburan itu bukan hanya window shopping di mall, saya pun mengajaknya berkunjung ke museum. Biar dia enggak mabok ketemu benda-benda bersejarah, saya sengaja memilih Museum Tekstil yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Tanah Abang. Jadi, pulangnya bisa sekalian belanja-belanji cantik.

“Ih lihat deh ini, aku nemu aplikasi belanja online baru, download ah” kata Anggrek bersemangat. Dia menunjukkan aplikasi belanja dengan logo bergambar lebah kuning. Namanya, Honestbee. Anggrek memang doyan belanja online, apalagi kalau ada diskonan. Saya pun ikutan mendownload, karena ada embel-embel “bisa belanja bulanan dengan asisten belanja profesional”. Meskipun saya tinggal di Depok, tetapi tiap tanggal muda, jalan-jalan besar sudah pasti macet dengan orang-orang yang akan belanja bulanan. Nah, kalau ada aplikasi online kan tinggal pilih-pilih produk. Lalu, sambil menunggu barang datang, saya bisa mengerjakan tugas lainnya bahkan menambah quality time dengan Mada.

Saat saya sedang mendownload aplikasi Honestbee, enggak sengaja menemukan pengumuman event Wisata Sambil Belanja Bersama Kriya Indonesia yang ramai di timeline. Duh, pucuk dicinta ulam pun tiba. Si Anggrek pasti langsung ijo matanya ada embel-embel belanja. Saya pun mendaftar, begitu juga si Anggrek. Alhamdulillah, kami berdua lolos. Dan, asyiknya menjadi bagian dari 100 peserta blogger pada tanggal 26 Februari 2017.

Ini Cara Belanja Asyik Tanpa Panik Sambil Mengenal Batik

Pada hari H, saya berangkat dari Depok naik kereta jurusan Jatinegara dan turun di Stasiun Tanah Abang. Lokasi Museum Tekstil berada di Jl. K.S Tubun No 2-4, Jakarta Barat, tepat berada tak jauh dari stasiun. Cukup berjalan kaki beberapa meter dan voila sudah tiba di depan bangunan bergaya arsitektur Belanda

museumtekstil

Seperti museum-museum lainnya di Jakarta yang sudah saya kunjungi, harga tiket masuk ke Museum Tekstil cukup murah. Untuk dewasa tiket masuknya sebesar Rp.5000, mahasiswa Rp.3000, dan anak-anak cukup bayar Rp2000. Untuk yang datang bersama rombongan, ada harga khusus loh (min. 20 orang). Buat yang kepingin belajar, Museum Tekstil menyediakan kursus batik dengan tarif Rp. 40.000 untuk turis lokal dan Rp. 75.000 untuk turis asing. Tuh kan, murahnya pake banget !

Di museum tekstil, sebagian blogger sudah duduk sembari menikmati snack pagi. Beberapa ada yang  antri di meja pendaftaran. Setelah mengisi daftar hadir, saya bergabung dengan para blogger lainnya yang penuh semangat di pagi itu. Sesi pertama dibuka oleh Bapak Toni perwakilan dari Honestbee. Beliau menjelaskan tentang Honestbee, layanan belanja online untuk kebutuhan sehari-hari asal Singapura. Pertama kali diluncurkan pada 25 Januari 2017 di Jakarta, Honestbee melayani order belanja di 17 outlet Transmart Carrefour terdekat dengan pengiriman barang. Hal ini tentu akan mempercepat proses pengiriman barang. Maksimal 1 jam dari waktu pemesanan. Menurut Bapak Toni, kelebihan Honestbee bukan hanya karena memiliki Asisten Belanja Profesional, tetapi harga produk di aplikasi sama dengan harga yang dijual di retail. Misalnya, di Transmart Carrefour sedang ada diskon sekian persen untuk Minyak Goreng X, hal itu berlaku juga melalui Honestbee. Jadi, harga SAMA.

lebahkuning

Sesi berikutnya adalah pembukaan acara oleh Mak Astri Damayanti selaku founder Kriya Indonesia. Dilanjutkan dengan pengenalan Museum Tekstil oleh Ibu Misari yang merupakan perwakilan dari Satuan Pelaksana Edukasi dan Informasi Museum. Beliau menjelaskan awalnya bangunan Museum Tekstil Jakarta merupakan rumah warga negara Perancis pada abad 19. Sempat berpindah tangan sampai akhirnya dibeli oleh Departemen Sosial RI, yang kemudian diserahkan pada PEMDA DKI untuk dikelola sebagai Museum Tekstil Jakarta.

Gedung Museum Tekstil Jakarta memiliki koleksi 2350 koleksi yang terdiri dari 886 koleksi kain batik, 819 koleksi kain tenun, 425 koleksi campuran, 70 koleksi peralatan, 150 koleksi busana dan tekstil kontemporer. Oh iya, gedung Museum Tekstil Jakarta terdiri dari dua bangunan utama yaitu gedung Pameran Tetap dan gedung Pameran tidak tetap atau kontemporer.

Selanjutnya, kami bersiap melakukan tur keliling museum. Saya bergabung dengan rombongan blogger yang sedang berbaris antri di pintu masuk museum.  Dipandu oleh Miss Fanny, seorang volunteer bule dari Perancis dan Mas Dimas tour guide museum, kami belajar mengenal ragam kekayaan kain nusantara.

Tiba-tiba smartphone saya bergetar. Saya membuka sms yang masuk.Pengirimnya Ibu Mertua.

Kamu acara sampai jam berapa ? Nanti pulangnya nitip beli minyak goreng, gula sama detergen ya. Mada enggak bisa ditinggal. Jangan lupa.

Duh, saya lupa bilang kalau acara kunjungan ke museum agak lama waktunya. Mau minta tolong Pak Suami, wah berabe karena beliau masih jam kerja.Kalau saya kelamaan merespon, bisa dikutuk jadi jambu klutuk sama Ibu Mertua.

Si Anggrek yang melihat wajah saya panik pun berkomentar, “Yaelah, dirimu pucat gitu mukanya. Belanja online aja sik. Kamu tinggal pilih produk. Barang langsung diantar kurir. Kan kemarin udah download Honestbee. Tadi juga ada presentasi produknya. Buat apa kamu download kalau kamu gak pakai,”

Saya pun membuka aplikasi Honestbee. Pertama kali, sign up dulu. Kemudian, e-mail verifikasi akan dikirimkan melalui e-mail. Setelah confirm, kemudian saya masuk ke halaman utama yang berisikan nama retail lengkap dengan produk dan harganya. Untuk #BelanjaJadiMudah menggunakan aplikasi Honestbee, ini caranya :

  1. Pilih alamat tempat pengiriman barang. Tulis yang lengkap termasuk nomor telpon si penerima barang. Semakin lengkap alamatnya, semakin cepat kurir menemukan lokasi pengiriman yang dituju.
  2. Pilih store tempat anda akan belanja. Ada beberapa pilihan store. Saat ini honestbee telah bekerjasama dengan transmart carrefour yang merupakan ritel terbesar di Indonesia.
  3. Pilih barang yang akan dibeli. Kalau butuh 1 item barang, tinggal klik sekali. Kalau butuh lebih dari 1 item, tinggal klik nanti akan keluar jumlah barang.
  4. Setiap produk sudah ada kategorinya. Tinggal klik menu Departments, akan muncul 16 kategori barang termasuk barang yang sedang promosi dan recommended. Misalnya, saya butuh minyak goreng, pilih Food Cupboard, akan muncul berbagai pilihan merk produk lengkap dengan harganya. Setelah selesai memilih minyak goreng, saya pindah ke Household & Cleaning untuk detergen pesanan Ibu Mertua.
  5. Setelah pesanan produk sudah komplit di keranjang belanja (cart), lalu pilih check out, isi komplit alamat penerima serta nomor telepon yang bisa dihubungi dan tentukan waktu pengiriman di time slots.
  6. Terakhir, pilih cara pembayaran, dengan cash on delivery atau credit card.

Buat pendaftar pertama ada potongan diskon sebesar 75k dengan min. belanja 250k. Oh iya, yang mau dapet voucher belanja sebesar 50k, coba pakai kode referral dari saya (syarat & ketentuan berlaku) :

https://id.honestbee.com/r/MARIASA8691

Akhirnya, hati saya mencelos setelah seluruh prosedur belanja telah dilakukan. Enggak pakai ribet. Saya pun kembali mengikuti tur keliling museum. Sebagai wong aseli Pekalongan yang sudah mampir ke Museum Batik, saya semakin bangga dengan koleksi batik yang ada di Museum Tekstil.

“Eh tapi aku sebagai orang Indonesia malu loh, masa yang jadi volunteer tour guide-nya bule” kata Helena Mantra, teman sesama blogger yang sedang menyimak penjelasan Miss Fanny. “Dia lebih fasih dari kita,”

Saya tersenyum. “Justru itu biar orang Indonesia pada tertarik datang ke museum. Kalau yang jadi tour guide museum itu mbah-mbah pakai kemben, berasa gimana gitu,” seloroh saya. Mamah muda itu pun nyengir. Kami pun kembali mengikuti penjelasan Miss Fanny. Sesekali bertanya pada Mas Dimas.

7 Fakta Museum Tekstil Jakarta Yang Anda Wajib Tahu

  1. Ada 2 jenis motif batik yaitu Batik Pesisir dan Batik Klasik. Batik Pesisir berasal dari Madura, Pekalongan dan Cirebon. Ciri Batik Pesisir dapat dilihat dari motifnya dan warnanya yang lebih cerah. Sementara, Batik Klasik berasal dari Solo dan Jogja dengan warnanya yang cenderung satu tone.
  2. Jangan heran menemukan gambar naga pada motif Batik Cirebon. Di kota yang termasuk jalur pantura itu memang tidak pernah ditemukan naga, tetapi kedatangan bangsa Cina di masa lalu yang mempengaruhi motif Batik Cirebon.
  3. Motif Batik Kawung merupakan motif batik tertua di Indonesia dan sering digunakan sebagai penutup jenazah bagi warga Jogja.
  4. Proses pembuatan batik bermacam-macam. Salah satunya, Batik Gentongan asal Madura, proses pewarnaannya dengan cara memasukkan kain ke dalam gentong lalu ditimbun di dalam tanah selama 3 bulan hingga warnanya muncul. Harganya ? Jangan ditanya. Mihil !
  5. Pernah bingung membedakan kain batik tulis, batik cap dan batik print ? Pada batik tulis, terdapat gambar pada dua sisi kain dan tidak simetris. Gambar yang terdapat pada batik cap lebih simetris karena digaris. Pada kain batik print, gambar hanya ada di satu sisi kain.
  6. Semakin tua usia batik maka semakin ‘ringkih’ saat disimpan. Sebaiknya kain batik dicuci dengan lerak. Atau, lebih simpel sih, sekarang sudah banyak dijual sabun khusus mencuci batik. Sebulan sekali keluarkan kain batik dari lemari untuk diangin-anginkan.
  7. Koleksi batik Anda di lemari sudah terlalu banyak ? Museum Tekstil menerima ‘penitipan’ kain batik dengan syarat usia kain di atas 50 tahun, batik tulis dan memiliki sejarah.

Di akhir tur keliling, Chef Jun dari @resepdapurayah melakukan demo masak di hadapan para blogger. Pas banget ini, karena perut sudah keroncongan. Menu yang dibuat ada 2 yaitu Ayam Rica-rica dan Puding Sarikaya Gula Merah.Chef Jun sembari beratraksi dengan aneka bumbu dan wajan sempat memberitahu bahwa bahan makanan yang dipakai untuk memasak pesan langsung ke Honestbee. Dijamin fresh. Karena, Honestbee memiliki Asisten Belanja Profesional yang siap memilihkan bahan-bahan segar berkualitas.

img_20170226_112328

Jam setengah satu siang, seluruh rangkaian acara pun berakhir. Ibu Mertua sempat mengirimkan foto belanjaan yang sudah diterima sambil menyebutkan “Ibu cuma bayar 10 ribu untuk ongkos kirim. Murah ya”.

Pak Toni dari Honestbee sempat menyebutkan belanja via Honestbee  itu cukup bayar ongkos kurir sama biaya asisten buat belanja di retail yang Anda pilih. Enggak mahal kok biayanya, bahkan kadang free delivery.

img_20170226_185434

Belanjaan Ibu Mertua sudah tiba di tempat

Oh ya, ada kejadian seru saat kami Blogger Depok hendak keluar gerbang. Kami sempat berpapasan dengan rombongan driver Honestbee. Namanya Ibu-ibu gercep (gerak cepat), kami langsung mengabadikan para driver berseragam kuning. Mereka akan mengantarkan pesanan barang milik peserta Wisata Belanja yang sempat belanja di lokasi acara.

#BelanjaJadiMudah ? Ya di Honestbee aja !

img_20170226_122139

Pasukan driver Honestbee

Iklan

43 comments

  1. Ihiiiyyy asyik dong ya belanja bulanannya bisa lbh hemat. Karena klo belanja langsung ke supermarket, biasanya embel-embelnya banyak banget. Jajan makanan lah, blm lagi klo liat barang promo.

  2. seru banget ya acara kemarin itu, sayang aku nggak bisa dateng, gak nyobain masakannya chef Jun deh. Btw, belanja di honestbee emang asik, solusi banget buat emak2 sibuk kayak kita ;p

  3. Aku pun suka belanja pake layanan Honestbee, ada asisten yg bantuin udah berasa punya art hihihihi. Jadi kalau belanjaan yg dimau kosong dikasih solusi langsung.
    Btw itu acaranya rameeee, sayang aku ngga bisa dateng.. hiiiikss..

  4. Kirain honestbee itu madu, wkwkwk. Asik juga ya belanjanya, tp itu masih di Jabodetabek aja ya mbak? btw, acara ini nih fotonya bertebaran, bikin kangen!

  5. waaah honestbee bikin belanja jd praktis yaa…bantu bgt ya buat yg banyak kerempongan n ga sempet belanja

  6. Ohh asli Pekalongan to? baru sadar euy diriku. Scrolll sampai ke bawah dan mencaro foto blogger Depok yang asli Pekalongan ga ada euy.
    Btw keren tuh Honestbee tahu aja mak-mak macam kita sekarang lagi males jalan dan sok sibuk pula ahahahahaha tinggal pencet praktis deh

  7. Koleksi batik Anda di lemari sudah terlalu banyak ? Museum Tekstil menerima ‘penitipan’ kain batik dengan syarat usia kain di atas 50 tahun.

    —> bisa ternyata, yah … Bagus juga idenya. tapi apa masih kuat ya kain yang usianya 50 tahun?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s