Warna-Warni Ukulele Lukis Ala Juri Wissekerke

ukulelelukismadaTahun lalu, saya 2 kali mengikuti workshop yang materinya menyinggung soal 8 kecerdasan pada anak. Dari workshop itu saya jadi tahu bagaimana caranya mengarahkan Mada yang memiliki kecerdasan musikal (music smart) yang dominan. Dari jamannya Mada masih bayik piyik, dia enggak bisa diam kalau dengar musik, pasti kepala atau badannya goyang. Setelah Mada lancar ngomong, lebih menonjol lagi ya. Tiap dia dibawa pergi terutama naik angkutan umum, pasti dia nyanyi sepanjang jalan. Dan, kalau musiknya nge-beat, badannya ikutan goyang.

Setelah saya dan Pak Gondrong mengetahui bakat yang dimiliki Mada, kami semakin semangat mendukung bakatnya. Awalnya, Pak Gondrong membiasakan Mada untuk mendengarkan berbagai jenis lagu. Terutama lagu lokal atau lagu daerah. Dua kali disetelin lagu, Mada langsung hafal. Setelah beberapa lagu lokal dan lagu daerah bisa, saya mendapat kejutan, Mada suka nursery rhymes. Saya bilang kejutan, karena sebelumnya saya enggak pernah ngajarin kata-kata bahasa Inggris apalagi lagu-lagu nursery rhymes ke Mada. Thanks to Youtube ah. Saya pernah memergoki Mada nyanyi “The Wheels On The Bus” sambil joget-joget di depan smartphone saya. Lain waktu, dia nyanyi “Baby Fingers” sambil menggoyangkan jarinya. Kalau saya total, ada 10 nursery rhymes yang Mada hafal. Ah, lagu lokal jangan sampai lupa ya Nak 🙂

Nyanyi dan joget udah fasih. Enggak seru ya menikmati musik hanya menjadi pendengar pasif. Apalagi mengenalkan alat musik pada anak sejak dini banyak manfaatnya. Diantaranya :

  1. Mengaktifkan jemari dan anggota tubuh kanan dan kiri sehingga merangsang aktivitas pengembangan otak kiri dan kanan,
  2. Melatih anak untuk fokus dan
  3. Merangsang kepekaan indera pendengaran.

Rupanya, Pak Gondrong punya keinginan yang sama dengan saya. Kami berdua sama-sama ingin Mada bisa memainkan alat musik. Dari sekian alat musik, Pak Gondrong tertarik sama ukulele. Saya setuju aja apalagi ukulele ukurannya lebih kecil dari gitar. Mada enggak bakal kesulitan genjrang-genjring ya. Irama lagu yang dibawakan saat bermain ukulele pun rata-rata lagu yang ceria. Cocok lah ya sama Mada yang masih batita.

Pucuk dicinta ulam tiba. Salah satu teman Pak Gondrong, Oom Juri Wissekerke rupanya suka melukis di atas ukulele. Hasil karyanya sudah banyak loh. Semuanya customized alias bisa dipesan sesuai keinginan. Untuk Mada yang suka dinosaurus dan aneka binatang, Pak Gondrong request gambar Arlo Si Dino Ijo dan Lion. Biar lebih personal, ada tulisan nama Mada di ukulelenya.

Bisnis kreatif yang berfokus pada usaha ukulele lukis masih jarang di Jakarta. Oom Juri -yang lulusan fakultas desain sebuah kampus swasta- sudah berkecimpung di dunia lukis selama 10 tahun. Enggak heran ya goresan tangannya sedap dilihat. Untuk pemesanan ukulele lukis, dapat dilakukan dengan dua cara. Anda sediakan sendiri ukulele-nya untuk dilukis Oom Juri. Atau, terima jadi seperti Mada. Proses pengerjaan ukulele lukis dari pengecatan sampai selesai sekitar 3 minggu. Harga ukulele lukis kreasi Oom Juri Wissekerke antara 300 ribu sampai 1,5 juta.

 

line_1486629949355

Elmo by Juri Wissekerke

line_1486748341706

Little Pony by Juri Wissekerke

line_1486629974716

Piano by Juri Wissekerke

“Tergantung besar kecilnya gambar. Full body atau hanya beberapa karakter. Kalau ukulelenya mau beli sendiri bisa. Di bukalapak, harganya sekitar 150ribuan. Nanti ukulelenya bisa dibawa ke ogut,” kata pemuda berkacamata yang doyan main motor juga.

Yang tertarik kepingin punya ukulele lukis, bisa menghubungi Oom Juri di @juriwissekerke (instagram).

Iklan

27 comments

  1. Weee sama banget sama daffa (anakku). Sampe lagu diiklan TV aja hafal smua. Tapi sayangnya dikasih ukulele & gitar g tertarik dia. Ide bagus tuh,,ukelele dilukis gitu mak. Mungkin bisa dicoba biar lebih menarik.

  2. Wah ukulele-nya keren mbak. Anak saya 24 bulan juga lagi seneng-senengnya genjrengin gitar milik simbok sama pukul2 kaleng belagak lagi ngedrum gitu. Kayaknya bisa nih saya beliin ukulele ginian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s