Minyak Goreng Baik, Pilih Harga Murah Atau Yang Bonus Berhadiah ?

 

simposiumsunco

Tiap kali saya mengobrol dengan para tetangga, topik paling sering dibahas itu soal perbandingan harga minyak goreng di Mall ABCD atau minimarket XWYZ. “Eh minggu ini minyak goreng X lagi diskon loh di Mall ABCD” atau Beli  2 minyak goreng merk KLMN gratis piring lho, jeung”.

Pernah dong mengalami obrolan di atas ? Entah dengan tetangga atau teman-teman perempuan. Jujur, saya enggak terlalu peduli dengan perbandingan harga atau bonus hadiah dari minyak goreng. Yang penting minyak gorengnya enggak gampang menghitam setelah 3 kali pakai. Karena, minyak goreng yang mudah menghitam setelah dipakai untuk menggoreng itu pencetus penyakit kanker. Nah, penting banget ya setiap Ibu untuk memilih minyak goreng yang tepat untuk keluarga.

Pada hari gizi nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2017, saya berkesempatan hadir di acara simposium kesehatan yang berlokasi di Ballroom Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Temanya pun bagus banget buat Ibu-ibu, yaitu “Masakan Rumah, The Silent Killer ?”. Peserta yang hadir kebanyakan Ibu-ibu dan mahasiswa. Narasumber yang hadir juga cukup mumpuni di bidangnya masing-masing. Yaitu, Dr. Entos Zainal Perwakilan dari PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia). Kemudian, ada Theresia Irawati SKM, M, Kes Perwakilan dari Kemenkes. Dan, Dr. Tirta Prawita Sari, M. Sc., Sp. GK perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Setiap narasumber diberikan waktu untuk presentasi soal kesehatan.

Dr. Entos mendapat giliran pertama untuk presentasi tentang Gizi Kunci Untuk Menciptakan Anak Cerdas. Selama ini, ada salah kaprah di masyarakat bahwa gizi itu wajib ada pada makanan setelah anak lahir. Padahal, setiap Ibu sedari hamil wajib mengkonsumsi makanan bergizi supaya janin yang dikandung dapat tumbuh baik dan sehat. Makanan bergizi penting ada di meja makan. Karena, dampak kurang gizi pada awal kehidupan sangat fatal. Diantaranya ; gagal tumbuh (berat lahir rendah, kecil, pendek, kurus), adanya hambatan pada pertumbuhan kognitif (nilai sekolah dan keberhasilan pendidikan), menurunkan produktivitas pada usia dewasa dan gangguan metabolik (lemak, karbohidrat, protein) sebagai resiko penyebab utama Penyakit Tidak Menular (PTM).

Narasumber kedua, yaitu Ibu Theresia Irawati SKM, M, Kes Perwakilan dari Kemenkes. Beliau menyampaikan soal GERMAS alias Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, yang dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sehat di rumah. Salah satunya, dengan menghadirkan makanan sehat dan bergizi sesuai dengan rumus GGL (Garam Gula Lemak) sesuai acuan dari Kementerian Kesehatan. Sebaiknya, dalam sehari setiap orang ‘hanya’ mengkonsumsi Gula sebanyak 4 sendok makan, Garam setara dengan satu sendok teh dan Lemak setara dengan 5 sendok minyak. Duh, sepertinya pola makan saya kurang sesuai dengan rumus GGL tadi. Ya kan, rutinitas wajib saya dimulai dari pagi minum teh manis hangat, lalu masak capcay atau segala sayuran dengan campuran rasa gula garam sejimprit dua jimprit supaya ada rasa sedikit gurih manis. Itu belum termasuk minum kopi di malam hari. Kalau  jumlah GGL yang saya konsumsi dalam sehari ditotal, lumayan juga ya.

Ibu Tirta Prawita sebagai narasumber ketiga, memaparkan tentang adanya peningkatan angka penderita Penyakit Tidak Menular di Indonesia. Penyebabnya, tentu saja dari makanan yang sehari-hari dikonsumsi. Duh, ngeri yah.

 

Dari pemaparan para narasumber di atas, saya semakin percaya bahwa sehat itu dimulai dari meja makan di rumah. Dan, setiap Ibu punya peranan penting untuk menjadi ‘agen perubahan’ hidup sehat untuk keluarga tercinta. Trus, bagaimana cara memilih minyak goreng baik tanpa harus tergoda embel-embel hadiah piring ?

img_20170125_123231

SunCO, Si Minyak Goreng Baik

Ibu Mulina Wijaya, Deputi Marketing Manager SunCo berbagi rahasia memilih Sunco sebagai #minyakgorengbaik yang Dikit Nempel Di Makanan :

  1. Karakternya seperti air, jadi bisa diminum pada uji organoleptik.
  2. Tidak mudah beku ketika disimpan di suhu rendah.
  3. Bening.

3 cara yang mudah ya ? Ibu Mulina juga memaparkan supaya tidak menggunakan minyak goreng secara berulangkali. Segera mengganti minyak jika sudah berubah warna. Hindari penggunaan suhu terlalu panas karena dapat merusak kandungan vitamin pada minyak goreng.

Yang kepingin tahu soal resep-resep masakan sehat menggunakan minyak goreng SunCo, bisa mampir ke Website Sunco dan Resep Sehat Sunco. Atau, bisa bergabung bersama Ibu-ibu peduli kesehatan di Facebook SunCo Indonesia. Jadi, mulai sekarang pilih minyak goreng baik untuk kesehatan ya jeung .. jeung. Jangan pilih minyak goreng murahan apalagi dengan embel-embel bonus berhadiah.

Maria Soraya

Iklan

5 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s