#DukungGermas : Tingkatkan Kualitas Hidup Dengan 3 Aksi Sehat Ini, Yuk

dukunggermas

“Diabetes itu penyakit mahal. Begitu juga dengan Penyakit Tidak Menular lainnya, seperti Jantung, Stroke, Kanker dan sebagainya. Bisa miskin mendadak kalau terkena PTM !” jelas Prof. Sidartawan Soegondo, MD, PdD, F.A.C pada acara kesehatan yang diadakan bulan Okober 2016 di Jakarta. Prof. Sidartawan menjabat sebagai Ketua Persatuan Diabetes Indonesia. Beliau juga Spesialis Endokrinologi terbaik di Indonesia.

Prof. Sidartawan menyebutkan pada tahun 2015 terjadi peningkatan angka penderita PTM di Indonesia. Padahal, di era 90an, Pemerintah berfokus pada penanganan penyakit menular seperti Tuberkulosis, Diare dan ISPA. Adanya peningkatan PTM yang disebabkan oleh perubahan gaya hidup tentu patut diwaspadai. Karena, dapat (1) meningkatkan pembiayaan pelayanan kesehatan yang ditanggung sendiri/negara, (2) menurunkan produktivitas masyarakat serta (3) menurunnya daya saing negara. Duh, ngeri ya, Indonesia masih termasuk Negara Berkembang. Kalau kualitas hidup bangsanya menurun gara-gara suatu penyakit akibat gaya hidup tidak sehat, apa kabarnya nanti Indonesia itu 20 tahun kemudian.

Iya enggak sih ? Coba cek kebiasaan di bawah ini, yang menurut anda itu ‘gue banget’.

Yang biasanya jalan kaki untuk beli sayur ke pasar, kini sudah digantikan oleh jasa ojek online untuk belanja kebutuhan dapur.

Yang biasanya menjemput anak setiap pulang sekolah, kini perannya digantikan oleh ojek online dengan harga terjangkau.

Yang biasanya beli makanan langsung ke lokasi, sekarang tinggal pesan makanan cepat saji via aplikasi di smartphone.

Yang biasanya rela mengejar kopaja/metromini, kini merasa lebih aman dan nyaman naik ojek online.

Eh, saya pun sering pesan ojek online. Biasanya kalau lagi malas ketemu macet atau lagi buru-buru. Jari saya langsung deh pencat-pencet smartphone buat anterin saya mencapai lokasi tujuan. Kebiasaan saya dan sekian juta orang Indonesia lainnya yang sudah terbiasa hidup praktis dengan keberadaan gadget tentu perlu ada yang diperbaiki ya.

Pada Hari Kesehatan Nasional ke-52 yang jatuh pada tanggal 15 November 2016, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencanangkan GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Untuk perbaikan perilaku hidup yang lebih sehat itu memang dibutuhkan  sebuah gerakan yang sistematis dan terencana. Karena, seringnya orang itu malas berubah kalau hanya sendirian. Tengok deh acara Car Free Day. Tanpa acara tersebut, berapa orang sih yang rela bangun pagi trus olahraga sendirian ? GERMAS menjadi salah satu perwujudan dari revolusi mental, yang dicanangkan Bapak Presiden Republik Indonesia.

SIAPA SAJA TARGET GERMAS ?

Pada bincang blogger bersama Ibu Menkes Nila Moelek awal Januari 2017, beliau memaparkan target GERMAS adalah setiap orang yang ingin hidup sehat dan  lebih berkualitas. Hidup sehat dapat dimulai dari keluarga. Perempuan -setiap Ibu secara tidak langsung memiliki peranan penting untuk menularkan gaya hidup sehat. Karena, hidup sehat dimulai dari apa yang Anda sajikan untuk keluarga di meja makan.

APA SAJA AKSI SEHAT GERMAS ?

1. Melakukan Aktivitas Fisik 30 Menit Setiap Hari

Aktivitas fisik itu bisa berupa lebih banyak berjalan kaki, naik tangga, mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel, menyapu, mencuci motor/mobil. Sebaiknya sih menyempatkan juga untuk olahraga 3x seminggu. Biar lebih semangat olahraga, enaknya sih ikutan komunitas. Sekarang kan banyak tuh komunitas olahraga, seperti ; komunitas lari, komunitas bersepeda, komunitas senam dan sebagainya.

Pada saat bekerja di depan komputer, ambil jeda per 30 menit dengan istirahat selama 15 menit. Lakukan aktifitas ringan untuk mengistirahatkan mata dan peregangan tubuh. Karena, tubuh itu punya hak juga untuk sehat loh.

Oh iya, di Kemenkes setiap hari Jumat pagi jam 06.30 ada senam bersama yang dibuka bagi umum. Seru loh senam rame-rame gitu. Ada senam poco-poco juga. Saya sudah coba. Gratis dan pastinya menambah kadar endorphine dalam tubuh. Yaiya, lagu yang dipakai senam kan lagu-lagu bernada ceria.

senam.jpg

Kegiatan senam Koni Depok

2. Konsumsi Sayur dan Buah

“Orang jaman sekarang penyakitnya aneh-aneh, soalnya jarang makan sayur dan buah.” Pasti sering dong ya Anda mendengar celutukan seperti itu ? Faktanya, memang sih, sekarang ini orang lebih suka ngunyah sesuatu yang gurih dan enak daripada makan makanan yang sehat.

Padahal, makan sayur dan buah itu sangat PENTING. Karena, bisa memperlancar pencernaan dan menjaga tekanan darah, kadar gula darah dan kolesterol loh. Ada berbagai vitamin juga yang terkandung pada sayur dan buah.

Bagi setiap Ibu yang memiliki bayi/batita, penting mengenalkan sayur dan buah sejak dini, agar anak memiliki kebiasaan sehat di masa depan. Bagi yang sudah dewasa dan terlanjur enggak doyan sayur dan buah, coba deh pelan-pelan untuk setidaknya minum jus buah. Kalau sudah terbiasa minum jus buah, dijamin minum jus sayuran seperti jus brokoli yang lagi nge-heits itu doyan banget !

Untuk anjuran porsi makan yang tepat adalah seperti gambar berikut ini :

1/2 piring buah dan sayur

1/2 piring lagi terdiri dari 1/3 lauk pauk dan 2/3 makanan pokok (karbohidrat)

piringmakanku

Porsi Piring Makanku, gambar milik HIMA Uhamka

3. Cek Kesehatan Secara Rutin

Untuk aksi yang satu ini, masih banyak orang yang abai termasuk saya. Cek kesehatan secara rutin pentingnya pakai banget. Fungsinya, supaya ada tindakan preventif ketiak terdeteksi suatu penyakit. Kalau setelah dicek, aman-aman saja ya berarti pola hidup sehatnya patut dipertahankan.

Pada acara Bincang GERMAS Kemenkes Bersama Blogger, ada kegiatan cek kesehatan secara gratis. Saya pun mencoba cek gula darah dan kolesterol. Alhamdulillah, aman. Dan, saya tertarik kepingin cek 3 bulan lagi sesuai anjuran petugas kesehatan di tempat.

received_10207738446292111

Abaikan wajah saya, pliss pokus pada jari yang mau dicek

Nah, mudah kan untuk menjadi sehat ? Yuk, menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Salam GERMAS,

Maria Soraya

Iklan

7 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s