Mengenalkan Kuliner Lokal Pada Anak Melalui Tumpeng Mini

tumpengmini-copy

Ada yang istimewa pada saat press-conference sebuah produk yang saya hadiri beberapa waktu lalu. Mata saya tertuju pada nasi tumpeng kuning yang disusun rapi dan cantik pada meja makan. Bukan sembarang nasi tumpeng, karena ukurannya lebih mungil dengan lauk pelengkap yang dibuat berukuran mungil. Ingatan saya pun langsung tertuju pada Sandra Dewi, artis Indonesia yang baru saja menikah dan pernah memposting foto tumpeng mini usai pemberkatan. Foto itu cukup nge-heits yah ? Dan, saya pun sempat berandai-andai … nanti kalau Mada ultah yang ke 3 bulan Juni 2017, kepingin pesan tumpeng mini untuk isian goodie bag. Saya pun penasaran seperti apa sih tumpeng mini itu. Rasanya masih berasa makan tumpeng atau hanya bentuknya yang menarik ?

Pucuk dicinta ulam tiba. Pada acara press-conference itu saya mendapat lunch untuk dibawa pulang berupa satu tumpeng mini. Dari informasi yang saya dapat, varian tumpeng mini yang saya bawa itu Nasi Langgi Pringgodani dengan aneka lauk seperti abon, perkedel, kering kentang, tempe orek dan ayam goreng. Oh ya, karena hari itu saya ada event di tempat lain juga, saya baru bisa mencicipi Si Tumpeng Mini keesokan paginya. Surprise me, rasanya tetap enak dan enggak bau. Padahal, nasi kuning itu mudah basi ya karena biasanya dibuat menggunakan santan. Soal tekstur nasi Tumpeng Mini pun lembut banget. Lauk pendampingnya pun berasa enak pulak !

tumppppp

Tumpeng Mini

img_20161209_130848

Tumpeng Mini siap disantap

Ide membuat Tumpeng Mini ini patut diacungi jempol. Karena, tumpeng identik dengan Indonesia. Dalam setiap hajatan atau perayaan hari jadi, pasti dengan mudah menjumpai sebuah tumpeng besar di meja. Karena, tumpeng bukan sekedar makanan yang langsung dimakan. Biasanya ada prosesi potong tumpeng bahkan ada doa bersama sebelum menikmati sajian tumpeng.

Melalui Tumpeng Mini, anak pun dapat belajar mengenal keberagaman kuliner lokal. Karena, setiap varian disesuaikan dengan ciri khas asal daerahnya. Ada 5 varian tumpeng yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. Yaitu :

  1. Nasi Tumpeng Langgi Pringgodani dari Jawa Tengah (lauk pelengkap : empal suwir, ayam crispy, perkedel kornet, abon sapi, serundeng, kentang kering, dan kering tempe)
  2. Nasi Tumpeng Udang Wong Malang dari Jawa Timur (lauk pelengkap: udang goreng tepung, telur balado, empat suwir, kering kentang, serundeng, tumis buncis, dan udang rebon).
  3. Nasi Tumpeng Padang Jam Gadang dari Sumatra Barat (lauk pelengkap: ayam bumbu Padang, telur balado, kering kentang, udang goreng tepung, daun singkong, dan sambal ijo)
  4. Nasi Tumpeng Bali Kintamani dari Bali (lauk pelengkap: sate lilit, ayam bumbu Bali, telur bumbu kuning, kering kentang, serundeng, tumis buncis bumbu Bali, sambal matah)
  5. Nasi Tumpeng Sayur Mayur dari Jakarta (lauk pelengkap : sate tofu, semur burger tahu, kering tempe, serundeng, kering kentang, tumis buncis, perkedel kentang)
  6. Nasi Tumpeng Kebon Jeruk dari Jakarta (lauk pelengkap : semur daging, semur tahu, telur balado, bihun goreng, ayam selimut telur, perkedel kornet, sambal).

tumpengmini1

Asyiknya lagi, Tumpeng Mini enggak hanya dinikmati dalam bentuk standar kerucut dan berwarna kuning. Konsumen bisa memilih bentuk dan juga warna tumpeng mini loh.
tumpengmini3
Tumpeng Mini melayani pemesanan untuk Jabodetabek, Surabaya dan Bandung. Untuk setiap harga tumpeng mini yaitu Rp. 36.000/pax dengan minimal order 30 pax free ongkir wilayah Jakarta, Tangerang, Surabaya dan Bandung. Konsumen pun mendapatkan free cetak desain. Supaya enggak waiting list, sebaiknya Anda memesan paling lambat seminggu sebelum pengiriman.
Untuk pemesanan Tumpeng Mini:
Metro Permata 1 Blok F No:31
Karang Tengah Tangerang
Hp: 0895 2412 6451
mail.contact@tumpengmini.com
Iklan

8 comments

  1. aku pernah nih makan tumpeng mini, enak, tp lebih enak karena happy kali yaa ngeliat bentuknya dan kemasannya hehehehe. Harganya terjangkau yaaaah, boleh juga utk acara2 yaaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s