Tanda Tangan Personal, Mengapa Kini Harus Digital ?

ttd2

Apa yang ada di kepala Anda saat mendengar tanda tangan digital ? Tanda tangan goresan pulpen di atas selembar kertas, lalu di scan per sekian detik, upload ke komputer/laptop, rubah menjadi format gambar jpeg/gif lalu … tarrraaaa bisa diselipkan pada dokumen-dokumen penting. Ouch, it was so last year, darling. Bentar lagi ganti tahun, mosok masih pakai tanda tangan manual sik.

Saya pun pernah melakukan hal serupa kok. Jangan ditanya gimana rempongnya. Pekerjaan saya sebagai seorang Penulis seringkali membutuhkan tanda tangan ‘asli’. Tiap kali artikel saya dimuat di media atau buku saya diterbitkan oleh Penerbit major, tanda tangan ‘asli’ itu teramat penting. Telat kasih tanda tangan, telat terima honor. Setiap kali artikel atau buku saya terbit, saya harus membubuhkan tanda tangan di atas 6 lembar surat pernyataan/perjanjian yang harus dikembalikan via e-mail. Kebayang kalau dalam sebulan artikel saya nongol di beberapa media, berapa lama waktu yang saya butuhkan buat tanda tangan aja ?

Alhamdulillah, rempongnya saya mengurusi per-tandatanganan kini teratasi dengan baik. Tanggal 6 Desember 2016, saya mengikuti seminar Sosialisasi Tanda Tangan Digital untuk Dokumen Elektronik di Hotel Bumi Wiyata Depok. Saya dan 999 peserta lainnya yang terdiri dari blogger, mahasiswa dan umum menjadi orang pertama di Depok yang memiliki Tanda Tangan Digital.

Jeung … jeung, daritadi ngomongin Tanda Tangan Digital, apa sih itu ?

Tanda Tangan Digital yaitu tanda tangan yang terdiri atas Informasi Elektronik yang dilekatkan, terasosiasi atau terkait dengan Informasi Elektronik lainnya yang digunakan sebagai alat verifikasi atau autentikasi. Data Pembuatan Tanda Tangan Elektronik adalah kode pribadi, kode biometrik, kode kriptografi, dan/atau kode yang dihasilkan dari pengubahan tanda tangan manual menjadi Tanda Tangan Elektronik, termasuk kode lain yang dihasilkan dari perkembangan Teknologi Informasi. Jadi, insya allah Tanda Tangan Elektronik (Digital) pasti aman dan terverifikasi.

ttde

Gambar : SiVion

Pemerintah berkeyakinan e-commerce dapat menjadi penggerak roda ekonomi di masa depan. Untuk setiap transaksi elektronik, tentunya dibutuhkan tanda tangan elektronik yang aman. Hal ini didukung juga dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan sistem elektronik (PSE).

Setelah tahu apa itu Tanda Tangan Digital, trus bagaimana cara membuat Tanda Tangan Digital ? Mudah kok, jeung. Enggak kudu menunggu sekian purnama kok. Caranya sbb :

  1. Buka sivion dot id pada browser Anda
  2. Klik menu pendaftaran (+) yang terdapat di sebelah kiri website
  3. Masukkan data-data Anda yang dibutuhkan (nomor ktp dan e-mail)
  4. Selanjutnya, Anda akan dikirimi password melalui email untuk verifikasi data
  5. Terakhir, Anda akan dikirimi link untuk mengimpor Tanda Tangan Digital ke media yang akan digunakan, komputer/laptop atau gadget.

Selanjutnya, untuk menggunakan Tanda Tangan Digital pun mudah. Kita bisa memilih dokumen apa sih yang mau dipakai, apakah dokumen yang menyangkut perbankan atau surat-menyurat perjanjian misalnya Perjanjian antara Penulis dan Penerbit. Informasi lebih lanjut, silakan cek sivion dot id.

 

Maria Soraya

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s