Ini PR Penting Setelah Anda Menjadi Blogger Profesional

serempak

Tugas UTAMA seorang blogger setelah memutuskan menjadi blogger profesional, yaitu WAJIB memberikan hasil reportase usai mengikuti acara yang mengharuskan untuk direview. Hal ini pernah menjadi pertanyaan saya -si blogger nubi- lho. Meskipun, Mbah Gugel itu sanggup menjawab segala pertanyaan tapi nyatanya Mbah Gugel malah menggalau saat saya bertanya soal deadline reportase. Pun, ketika saya bertanya pada sesama blogger-blogger yang jam terbangnya tinggi. “Ini ditulis enggak sih atau kita datang aja ?” tanya saya.

Jawabannya beragam.

“Enggak usahlah, wong kita cuma disuruh datang”
“Ngapain, kerajinan amat. Enggak dibayar kali”
“Gue pikir-pikir dulu ya, reportase bulan kemarin aja gue belum submit”
“Iya, ditulis. Kalau gue sih nyantai aja nulisnya, yah seminggu paling cepat”
“Tulis dong kan ini buat lomba dan naikin DA PA”

Dan, saya pun ikutan menggalau seperti Mbah Gugel. Saya sudah nge-blog sejak 2008, tapi baru mendapat ‘hidayah’ itu 8 tahun kemudian alias tahun ini. Saya benar-benar melek bahwa :

  1. Ketika menjadi blogger profesional berarti seluruh akun medsos WAJIB aktif. Enggak seluruh juga sih, cuma 3 kok. Yaitu : facebook, twitter dan instagram. Saya yang sempat mau meng-hiatus-kan facebook, akhirnya batal karena segala info lomba dan job berkaitan dengan blogging ada di situ. Saya pun bikin akun twitter juga dan belajar dari nol dunia pertwitteran.
  2. Nge-blog itu bukan sekedar curhat soal persiapan menikah atau laporan perkembangan janin selama saya hamil. Nge-blog sekarang ini bisa bikin wawasan tambah luas. Coba aja blogwalking. Pasti ada saja ya hal baru yang kamu dapat. Mulai dari tips remeh temeh soal jomblo sampai topik serius soal Aksi Damai 4 November.
  3. Menaikkan jumlah follower di instagram dan twitter itu PENTING. Catat ya, PENTING *capslockmacet. Yekan, saya yang sempat cuek dengan jumlah follower di dua medsos itu akhirnya USAHA juga buat naikin follower. Saya cari deh akun yang lagi butuh tukeran folbek atau akun senior yang (semoga) dia berkenan mem-folbek saya. Karena, di satu komunitas ada yang mensyaratkan minimal follower sekian ratus untuk bisa menjadi mitra kerja job-job seputar blogging. Saya masih USAHA sih, karena follower saya masih jauuuh dari syarat.
  4. Ketika migrasi domain, maka peringkat DA dan PA bakalan merosooooot tajam. Ini pun PR ya. Peringkat DA & PA menjadi ‘nilai’ ketika kamu apply buat job. Saya pun lagi pelan pelan pelan dan pelaaaaan naikin DA & PA.

Alhamdulillah, pertanyaan saya terjawab setelah hadir di acara Gathering Serempak pada 27 Oktober 2016 di FX Senayan beberapa waktu lalu. Acaranya cukup padat merayap dengan narasumber yang kredibel. Sayangnya, fokus saya sempat terpecah lantaran saya nekad membawa Mada (2 tahun 4 bulan) untuk pertama kalinya ke acara blogger. Memang sih, Mada enggak menangis rewel atau apalah apalah. Tapi buat yang pernah merasakan punya anak umur 2 tahun pasti tahu lah ya kalau anak umur segitu lagi senang explore sekelilingnya *pecicilan. Semua ditanya. Akhirnya, saya lebih sering mengajak Mada keluar ruangan supaya dia bebas nanya ini itu dan mengikuti acara via live tweet.

Balik ke pertanyaan saya soal “Perlu atau Enggak menulis reportase setelah mengikuti acara ?”. Menurut Teh Ani Berta -blogger senior-, setiap blogger WAJIB menulis hasil reportase sesudah mengikuti suatu acara terutama acara berbayar. Jangan jadi blogger yang goodie bag hunter yah. Trus, berapa lama sebaiknya membuat reportase ? Jawabannya, maksimal 2 x 24 jam ! Lewat dari itu basi. Hal ini tentu sulit ya kalau anda tidak terbiasa disiplin atau justru kelewat sibuk.

Sekali lagi, menurut Teh Ani Berta, kalau blogger itu kerjanya bukan sekedar nge-blog lalu done. Ada begitu banyak PR penting supaya si Blogger ini naik kelas. Dan, ketika blog kita kelola dengan baik, akan menjadi branding tersendiri dan (insya allah) dikenal berkat keunikannya. Syukur-syukur berjodoh dengan brand aiueo dan kegiatan blogging bisa dijadikan sebagai pemasukan utama. Siapa yang enggak mau coba ? Saya mau *ngacungpalingtinggi.

xoxo,

Maria Soraya

Iklan

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s