Ancol, Destinasi Wisata Lokal Yang Tetap Nampol

ancolcover

Siapa sih yang enggak suka liburan di pantai ? Gugulingan di pasir. Main cipak-cipuk air. Naik perahu ke tengah laut.  Menikmati pergantian tugas matahari dengan bulan. Yess, ituh mah akuh banget sihhh. Kalaupun enggak suka bebasahan, yeah masih bisa duduk-duduk cantik di pinggir pantai sambil gelar tikar kok.

Saya sudah lama banget kepingin ajak Mada ke Ancol. Waktu umur setahun, dia kan baru lihat pantai Klara di Lampung. Mada belum pernah ke Ancol sedari bayik piyik. Persiapan kudu matang dong yah, semacam nyiapin waktu + hepeng + energi. Bener yah ? Punya anak apalagi masih batita enggak bisa dadakan ke Ancol tanpa persiapan. Kecuali sih, punya kartu ajaib yang bisa gesek unlimited. Mau makan, gesek. Kepanasan trus pengin bobo di hotel, gesek. Yah, gesek terus sampek lecet *lol.

Niat awal saya dan Pak Gondrong, kepingin nyobain naik kereta ke Ancol. Trus, sempet galau juga kepingin naik transjakarta. Semua sudah dipikirin mateng-mateng. Pas hari H pun, semua sudah ready tinggal gasspoool. Saat motor baru beberapa meter keluar dari gang.

“Loh, kamu belok kanan mau ngapain ? Kok enggak pakek jaket kulitnya” tanya saya, mbonceng di belakang.

“Lah katanya mau naik kereta.”

“Ah, naik motor aja ke Ancol” kata saya, tiba-tiba. Ndadak bayangin ribetnya nge-gembol tas punggung sambil nenteng-nenteng kresek isinya rantang pless mainan.

“Hayoklah, siapa takut”

Kami berangkat naik motor jam setengah 11. Sempet berenti di beberapa lokasi. Buat nambahin bekal makanan. Buat beli minuman di benhil gegara kehausan. Buat mompa ban renang Mada. Jam 11an kami tiba di lokasi. Begitu masuk gerbang Ancol, kami membayar Rp. 90 ribu untuk 3 orang. Si Mada kehitung juga.

Dari pintu gerbang, kami langsung ke Sea World. Lagi-lagi, saya agak kaget ya ternyata tiket masuk per kepala itu Rp. 100 ribu. Bukan, Rp. 90 ribu seperti hasil googling-an saya. Ternyata, sehari pasca liburan 17an itu masih termasuk public holiday.  Yaudasih. Banyak yang dilakukan di Sea World. Mada puas banget ketemu aneka hewan laut. Jam 1 teng kami masuk. Tangan dicap. Jam setengah 3, kami melipir ke Pantai Ancol.

Baca juga : Mengenal Aneka Hewan Laut Di Sea World

Dari pintu keluar Sea World, kami putar balik ke arah yang berlawanan. Saya kepingin ke pantai yang deket Mall Ancol Beach City. Sayang, enggak ketemu. Yang kelihatan di depan mata, ada Pantai Karnaval sama Beach Pool. Saya milih Beach Pool aja, biar Mada bisa main pasir sambil cipak-cipuk bebasahan. Kata orang-orang, pantai Ancol kotor. Airnya enggak jernih. Ah, namanya juga pantai. Kalau mau yang pasirnya bersih jernih, jangan ke Ancol.

IMG_20160819_162342

Mada girang dipendem gitu

IMG_20160819_163009

Ban yang kekecilan atau Mada kegedean ?

IMG_20160819_163056

Pesawat wusssss

Beberapa kegiatan yang Anda bisa lakukan Di Ancol :

  1. Bermain pasir dan berenang
    Yang enggak bawa tikar, bisa minjam ke posko lifeguard. Gratis. Sebagai jaminan, serahin ktp aja. Tikar udah digelar. Udah ganti baju. Melipir hayuk ke pantai. Yang enggak bawa peralatan main pasir, bisa beli di toko seberang.
  2. Mencoba perahu, kayak atau speedboat
    Begitu gelar tikar, ada Bapak-bapak nyamperin buat nawarin kita naik perahu ke tengah laut. Tarifnya Rp. 25 ribu per kepala. Selain itu, bisa minjem semacam kayak atau boat. Tarifnya Rp. 50 ribu.
  3. Menantang adrenaline dengan Epic Cable Park
    Waktu saya dan Pak Gondrong muter-muter nyari area pantai buat dijajah, ehhh ketemu sama beberapa orang yang mejeng di depan Epic Cable Park. Apa sih tuh ? Setelah kami dekati, ternyata itu semacam water sport yang kekinian. Tarifnya Rp. 100 ribu per kepala.
  4. Bersepeda
    Bisa sewa di tempat, enggak tahu sih harga sewanya berapa. Coba kamu kasih tahu aku yah 🙂
  5. Keliling Ancol naik Bus Wara-Wiri
    Ada 105 bus ukuran sedang yang siap menjemput dan mengantar pengunjung Ancol yang datang tanpa kendaraan. Lain kali, saya kudu nyoba yah.
  6. Main ke Ancol Beach Mall
    Waktu itu sempat ada Doraemon Expo. Lokasinya ya di Ancol Beach Mall. Pasir pantai di depan mall katanya lebih bagus daripada yang di Beach Pool. Saya belum sempat mampir, soalnya waktu mepet.
  7. Naik gondola
    Nah, ini pas pulang ketemu area naik gondola. Tarifnya Rp. 50 ribu per kepala. Duh, mupeng !

Jam 3an sampai mau maghrib, kami berkegiatan di Beach Pool Ancol. Puas pakek banget. Next time, saya kepingin ke Ancol naik kereta atau transjakarta. Sambil menginap di Hotel yang ada di sekitaran lokasi. Kapan ? Kapan … kapaaaan kita berjumpa lagi.

xoxo,

Maria Soraya

Iklan

2 comments

  1. Yang Epic Cable aku baru denger nih. Baru ya Maaaak? Seru kayanya yaaaaa. Mada juga happy banget tuh mukanyaa, anak kecil mana sih ya yang nggak girang diajak main air.. Hihihii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s