Postingan awal tahun tentang mainan ‘ajaib’-nya Mada. Harganya murah, enggak nyampe 10 ribu. Mada lagi seneng banget sama duo mainan ini. Yang atu didorong-dorong di lantai atau jalanan yang mulus. Dijamin berisik deh itu suaranya. Yang atu lagi tinggal diputer-puter pake tangan.
Enaknya jadi para mamas jaman sekarang, kita sebagai orangtua ‘dibebaskan’ dengan berbagai pilihan mainan untuk anak. Yang suka ber-gadget-ria dan enggak pingin repot, bisa menularkan hobi ber-gadgetnya pada si kecil. Ada begitu banyak permainan untuk menstimulasi si kecil dengan hanya menekan tombol. Yang mau sedikit repot, bisa membuat aneka mainan DIY yang how-to-nya bertebaran di dunia maya. Atau ya tinggal beli langsung di toko atau belanja mainan online.
Sebelum anak saya, Mada genap berumur setahun, suami sempat membelikan mainan yang jaman sekarang dikit peminatnya. Saya enggak tahu nama mainan ini apa, saya kasih nama sendiri aja, petek-petek. Karena, kalau mainan ini lagi didorong, bunyinya petek-petek.
20151223_140801
Mada senang mainin ini ya baru banget, setelah dia lancar jalan. Cara memainkannya mudah, cukup di dorong di area yang mulus.
Mainan yang satu lagi, saya pun enggak tahu namanya. Terbuat dari bambu. Cara memainkannya, kita gerakkan tangan kita dengan gerakan memutar dan mainan akan mengeluarkan suara nyaring. Drut. Drut. Drut.
20151223_140816
Meskipun duo mainan itu terlihat sederhana, tapi manfaatnya enggak sesederhana bentuknya. Si petek-petek ini bisa ‘merangsang’ anak yang sedang belajar jalan untuk jalan. Buat yang jalannya sudah lincah, si petek-petek tetap keren dimainkan.
Si bambu drut drut melatih motorik halus anak. Bisa menguatkan otot tangan juga.
So, ini mainan tradisionalku. Mana milikmu ?
xoxo,
Maria Soraya