5 Alasan Kenapa Ibu Hamil Harus Menulis

Kehamilan selama 9 bulan merupakan waktu yang panjang bagi seorang wanita. Beberapa ada yang diberikan “kekuatan lebih” sama Tuhan YME, sehingga bisa tetap bekerja selama hamil dan baru cuti 2 bulan menjelang persalinan. Beberapa ada yang harus menghabiskan kesehariannya dengan bedrest, gak boleh capek dikit, gak boleh ini itu. Hehe, ini yang saya alamin di kehamilan pertama dan kedua. Tiap orang yang ngelihat fisik saya sih, bakalan ragu kalau saya harus segitunya dalam menjalani kehamilan.

Awalnya, saya juga senewen. Saya yang biasa ngeluyur atau lebih banyak berkegiatan di luar rumah harus menghabiskan waktu di kasur, gulang-guling, dll. But, anyway saya mencoba menyikapinya dengan pikiran positif. Bukankah Tuhan YME memberikan kemampuan menulis untuk saya dan saya pun hobi nulis ? Maka, inilah yang saya lakukan selama kehamilan kedua. Setelah dicoba, ternyata menulis itu ya penting juga untuk Ibu Hamil. Kenapa ya ?

1. Emosi
Setiap perempuan yang melewati babak kehamilan, selalu terkejut-kejut dengan perubahan emosi yang sering banget terjadi. Hari Kamis, sepanjang hari nangis ngaung-ngaung. Eh begitu masuk Jumat, hampir seharian mukanya enak dilihat lantaran senyum mulu. Yeah, perubahan hormon yang membuat para bumil demikian. Saya pun merasakannya.

Beberapa bumil ada yang melampiaskan emosinya di media sosial. Sah-sah saja sih, cuma kayaknya lebih afdol klo emosinya baik negatif maupun positif disalurkan lewat wadah yang tepat. Blog gratisan banyak. Dan, sekarang sudah ada website bumil yang menyediakan tempat berbagi seperti 9mums.com.

2. Waktu
Hmmm, iyya … iyyaa sih yang namanya bumil itu bawaannya ngantuk mulu (eh, ato cuma saya ini ?). Apalagi pas trimester awal.

Begini contohnya, jam 4 pagi bangun, sholat, bobo lagi, tau-tau bangun jam 8 pagi, nungguin suami berangkat, trus gak nyampe 1 jam saya nempel sama kasur lagi, bangun jam 10 pagi, sholat sarapan dll, tidur lagi jam 2 siang, bangun jam 4 … beberes rumah, mandi, doing activity entah menulis, baca koran atau ngerjain orderan sambil nunggu suami pulang, endingnya bobo malemnya jam 1 pagi … ihh, gak sehat yak ? So, don’t try this at home πŸ˜€

Nahh, di akhir trimester awal, setelah saya nyadar klo saya ini makhluk nocturnal, saya mencoba pola hidup baru. Saya “hanya” tidur 1 jam setelah suami berangkat kerja. Jam 10 pagi, saya wajib berkegiatan entah ngapain aja itu. Jam 12 saya nulis cerpen, nge-blog, dll. Pokoknya, saya memaksimalkan waktu saya dengan menulis. Dalam sehari saya punya 2 waktu untuk menulis, yaitu siang dan malam.

3. Ketemu teman
Yess, teknologi sudah memudahkan wanita untuk ketemu teman baru atau lama lewat media sosial atau blog. Menulis pun bisa jadi sarana tepat untuk ketemu teman. Ada banyak komunitas penulis di dunia maya. Dari mulai yang mengkhususkan diri untuk tulisan anak (pabers), ibu-ibu blogger seperti IIDN atau KEB, dan masih banyak lagi. Dengan menulis dan bergabung melalui komunitas, bukan hanya dapat menambah teman tapi mengasah kemampuan kita dalam menajamkan pena.

4. Dokumentasi
Yess, nanti klo dedek bayi sudah lahir dan beranjak dewasa, bisa pamer “ini lho nak, dulu waktu kamu masih di perut pernah mejeng di blog Ibu,”. Selain itu, dengan menulis, kita dapat memantau perkembangan dedek bayi lewat setiap tulisan kita. Suatu hari, klo dikasih dedek bayi lagi sama yang di atas bisa dijadikan acuan “ooh, dulu pas hamil si dedek X gini ya … ternyata setiap kehamilan beda gejala”

5. Dapat hadiah
Hehe, gimana caranya ya nulis kok bisa dapat hadiah ? Iyya, rajin-rajinlah nyari lomba menulis entah lewat komunitas atau pengumuman yang disimpan sama mbah google. Desember 2013, saya iseng ikutan lomba puisi di komunitas penulis anak. Iseng, karena saya sama sekali gak jago berpuisi. Dan, puisi saya yang “ajaib” itu menang dan dapat hadiah buku dongeng anak + ttd si penulis. Lumayan kan, bukunya bisa buat ndongengin si dedek bayi πŸ™‚

Note : foto diatas diambil dari www.dailyparent.com

xoxo,
Bojone Gondrong

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s