Masak Apa Hari Ini ? (Part 2 + Resep)

Resep-Lumpia-Pisang-Coklat

Well,

Sebelum lahiran kemarin, saya terbiasa masak untuk makan malam di atas jam 6 supaya masakan saya tetap fresh from the oven. Waktu kehidupan saya begitu panjang. Pagi hari saya masih bisa ngurusin suami lalu begitu suami cuss, saya lanjut ngukur jalan ehh jogging dari dekat rumah ke UI lalu ngurusin naskah-naskah saya. Siang, belanja belanji mantengin perbedaan harga ikan di pasar dan carrefour. Sore, baru deh totally ngurusin rumah lagi.

Pasca lahiran. Mengambil hikmah dari kejadian 3 bulan yang lalu, suami mewajibkan saya menyelesaikan pekerjaan rumah termasuk memasak sebelum jam 5 sore. Begitu langit gelap intinya kudu sudah anteng di rumah. Ndak boleh nongkring di terminal atau nge-mall. Ugh. Awalnya agak kikuk, lantaran jam kehidupan saya di luar rumah jadi pendek. Pengecualian, saya bisa ada di luar rumah saat langit gelap kalo lagi bareng suami.

Setahun ini, urusan masak saya masih banyak belajar dan belajar. Saya berusaha menyatukan perbedaan selera makan kami. Tapi, alhamdulillah suami makannya udah gak moody and picky kayak dulu awal nikah. Apa yang saya masak, pasti disamber lahap. Kecuali, bayam.

Dan, soal bayam. Saya saking pengennya suami makan bayam biar sehat, ada kejadian agak lucu buat saya. Suatu hari saya iseng membuatkan nasi isi tumis ayam pedas untuk makan siangnya. Nasinya dibalut campur dengan rajangan bayam rebus. Di dalam nasi tsb, saya isi dengan tumis ayam fillet. Aselinya, itu nasi mau dibikin bulat dan ditutupi pake kertas minyak. Eh, ternyata begitu nasinya dibentuk bulat pake tangan malah hancur. Yaudah, saya pasrah isian tumis ayam saya umpetin di bawah nasi. Wadahnya pake rantang hijau neon 2 susun. Begitu tutup rantang atas dibuka, voilaaaa ada bonus pisang coklat ! Hihihi.

Biarpun bukan bulan Ramadhan, saya mau sharing cara bikin pisang coklat.

Bahan :

1 renceng pisang raja @Rp. 7.000 (aselinya harganya Rp. 25.000 serenceng,  si babeh penjual pisang yang tadinya ngotot gak mau ditawar akhirnya luluh melihat saya ngibas-ngibasin duit goceng + dua ribuan)

meises coklat @Rp. 8.000

kulit lumpia @Rp. 100/lembar (catet ya, seratus perak per lembar + belinya di pasar)

tepung terigu yang dicairkan

minyak goreng

How To :

1. Kupas pisang raja, potong jadi dua

2. Bentangkan selembar kulit lumpia di atas talenan, kemudian taruh pisang yang sudah dipotong di atasnya, taburi dengan meises coklat. Jangan banyak-banyak yak buk.

3. Lipat kulit lumpia seperti melipat amplop, rekatkan setiap ujung sisi dengan tepung terigu cair.

4. Panaskan minyak goreng. Lalu, plung plung plung. Cemplungkan si pisang coklat ke dalam minyak goreng. Jangan dilempar apalagi disundul. Masukkan si pisang coklat dengan penuh perasaan.

5. Gorengnya jangan lama-lama. Begitu kulit lumpia sudah keras, segera angkat menggunakan saringan minyak dan sisihkan di atas piring yang sudah dialasi tissue. Tissue itu untuk menyerap kelebihan minyak. Selanjutnya, kloter menggoreng kedua, ketiga dan selanjutnya itu lebih cepat dari yang awal.  Jadi, biarpun buibu ini perempuan-perempuan multi tasking, jangan pernah meninggalkan acara goreng-menggoreng pisang coklat demi membalas komen-komen di pesbuk apalagi sampek ngerumpi sama tetangga di pojok :p

Pisang coklat ini bisa divariasi isinya dengan coklat + tape atau coklat + keju. Dan, makanan ringan ini paling enak disajikan saat suami pulang kerja, cemilan pas libur, buat dicicipin ke mertua atau dijual. Worth it !

Eyaaaa, saya ngebawa-bawa rantang untuk makan siang suami yang lagi kerja begitu bikin saya berasa jadi Zaenab di film Si Doel Anak Sekolahan *lol*.

xoxo,

Bojone Gondrong

note : foto terlampir di atas bukan milik saya, ngunduh dari www.informasikan.com

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s