DIY My Wedding 1 : Pinata Monogram

Lihat baik-baik foto di atas. Dua benda hasil DIY saya tersebut dipajang waktu resepsi pernikahan saya Oktober lalu. Ada Pinata dan Wish Tree.

Dua bulan sebelum wedding, saya emang niat banget pengen bikin something different untuk momen sekali-seumur-hidup itu. Waktu di list, kira-kira ada 12 DIY yang mau saya kerjakan. But, in the last minute … cuma sanggup bikin 3 DIY. Hehe, maklum persiapan wedding dari awal sampai akhir saya prepare sendiri dibantu keluarga. Gak ada susunan panitia berbelas orang layaknya mengadakan wedding pada umumnya.

DIY Pinata Monogram

Behind the story :

Pinata itu boneka yang digantung + dipukul-pukul sama anak-anak bule latin yang ikut dalam games pada birthday party. Boneka dipukul sampai hancur, supaya isinya kayak permen ato hadiah-hadiah lainnya berukuran kecil pada keluar. Pemainnya dikasih tongkat + badannya diputer-puter 3x + matanya ditutup. Agak sadis sih klo liat boneka dipukul-pukul gitu. Kesannya mengajarkan anak kekerasan pada usia dini *halah*

Awalnya saya pingin bikin pinata yang digantung kayak gitu. Tapi, ngeri deh ngeliat para tamu saya entah mas-mas ato mbak-mbak yang tenaganya lebih besar dari anak usia 6 tahun mukulin pinata.

So, saya prefer bikin pinata yang buat dipajang aja. Ide saya cucok juga nge-gantiin ice craving monogram yang selalu ada di tiap meja prasmanan wedding. Tutorial saya dapet dari blog Oh Happy Day. Tutorial versi simpelnya, saya tulis ulang di bawah ini.

Bahan :

1. Karton paling tebal, Rp. 5000/pcs (lupa size tebelnya berapa, minta aja yang paling tebel, beli di toko kertas)

2. Kertas crepe, Rp. 1000/pcs (warna crepe bebas)

3. Gunting, lem, double-tape

How To :

1. Buat pola di atas karton. Saya pakai 2 lembar karton tebal. 1 untuk bagian depan dan 1 lagi untuk bagian belakang.

2. Susun, tempelkan menggunakan double-tape masing-masing pola hingga membentuk rangka nama. Inisial yang saya pakai itu A dan E. A untuk Ayya (saya) dan E untuk Eko (suami).

3. Begitu monogram pinata udah bisa berdiri, silakan bersiap-siap untuk membuat hiasan crepe.

4. Proses bikin crepe ini 2x lebih nguras tenaga + waktu, karena dibutuhkan ketelatenan + kesabaran + bantuan orang lain. Setiap crepe harus dipotong panjang, dilipat-lipat, digunting suwir-suwir trus baru deh ditempel. Setelah jadi, ya tarik napas ngos-ngosan sambil nyengir-nyengir happy.

xoxo,

Bojone Gondrong

 

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s