Dear Blogger, Ini Lho Yang Perlu Diketahui Seputar Hak Cipta Foto

hakciptafoto

Sebuah blog tanpa foto atau gambar ibarat sayur asem tanpa garam. Hambar. Karena itu sebaiknya dalam sebuah postingan blog disertakan gambar sebagai penunjang tulisan.

Menyambung tulisan saya sebelumnya tentang Workshop Blogging : Hobi Jadi Profesi di Gedung Republika, kemarin sempat ada sharing mengenai hak cipta foto dari Dokter Charles -suaminya Mbak Agatha Memey, Blogger – dan Pak Dian Kelana. Beliau berdua merupakan blogger dan sama-sama memiliki hobi fotografi. Rasanya enggak afdol kalau saya enggak bikin tulisan tersendiri soal hak cipta foto.

“Blogger itu yang utama adalah tulisannya baru fotonya. Kalau photo blog itu yang utama fotonya baru tulisannya, ” kata Dokter Charles yang kebagian pertama sharing. FYI, photo blog atau blog foto adalah blog yang berisi foto-foto hasil dokumentasi dari si empunya blog. Setiap hasil karya foto yang dipajang pun mengutamakan keindahan. Pokoknya, memanjakan mata. Berbeda dengan blogger yang terkadang mendokumentasikan fotonya (meskipun sudah usaha maksimal) tetapi objek yang diambil kurang pencahayaan atau malah ngeblur.

“Karena yang utama itu tulisannya, kadang suka main comot foto punya orang lain atau main foto orang tanpa izin. Sepele tapi bisa kena pasal,” kata Dokter Charles.

Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari hukumonline.com, menurut Pasal 13 ayat (1) huruf j UUHC, fotografi termasuk ciptaan yang dilindungi. Pengaturan hak cipta foto diatur tersendiri dalam pasal Pasal 19 s.d. Pasal 23 UUHC.

pasal19UUHC

Ini menjadi catatan penting ya, sebelum Anda mengabadikan sebuah objek, ada baiknya meminta izin pada yang bersangkutan. “Karena, misalnya Anda memfoto gelandangan tanpa izin. Mungkin suatu hari dia jadi bos dan menemukan fotonya ada di dunia maya, Anda bisa dituntut karena tidak meminta izin dulu.” kata Dokter Charles.

Saya pribadi punya pengalaman ketika mengikuti lomba blog Transmart Carrefour beberapa waktu lalu. Saya datang ke Transmart Cilandak dan meminta izin pada kepala keamanan di lokasi. Bahkan, saya meminta ditemani berkeliling sembari ngobrol dengan anak buahnya Pak Kepala Keamanan. Alhamdulillah, usaha saya berbuah hasil. Saya kebagian juara pertama di Lomba Blog Transmart Carrefour awal tahun 2017.

Ini tulisan saya yang dimaksud :  Karena, Kartini Muda Transmart Carrefour Adalah Mereka Yang Berani Bermimpi dan Mewujudkannya.

Nah, itu kan berkaitan dengan lomba. Saya punya pengalaman lain saat sedang mengabadikan suatu tempat di Depok. Saya disamperin Mbak Petugas Penjaga Tempat tersebut.

Mbak X : Mohon maaf Ibu di sini dilarang mengambil foto atau merekam video

Saya : Oh, ini buat bahan tulisan di blog. Tempat ini belum di-review orang.

Mbak X : Iya Ibu. Harus ada surat izin.

Saya : Ya udah bikin di sini

Mbak X : Maaf Ibu, surat izinnya dibikin di rumah baru dibawa ke sini. Tapi untuk hari ini bagian TU-nya sedang tidak ada. Besok mungkin baru bisa.

Saya (mulai gemasssh) : Kenapa harus pakai surat izin Mbak ?

Mbak X : Nanti takutnya ditulis hal-hal jelek tentang tempat ini.

Saya pun ber-Ooh. Lalu, segera pamit dari TKP. Soal ini saya sempat tanyakan ke Teh Ani Berta di Workshop Blogging : Hobi Jadi Profesi. “Untuk referensi tulisan, bagaimana caranya kita sebagai blogger memperoleh izin untuk mengambil foto dari sebuah lokasi yang mau di-review ? Ini di luar urusan lomba atau job review. Kalau dari media kan bisa tunjukkin identitas. Untuk blogger kan bekerja sendiri.”

Teh Ani dengan tangkas menjawab, “Memang untuk mengambil foto harus ada surat izinnya. Karena blogger bekerja sendiri, sebaiknya minta surat izin atas nama komunitas. BRID dan ISB bersedia mengeluarkan surat izin bagi blogger yang membutuhkan untuk keperluan tulisan.”

Duh, saya senang banget mendengar jawaban Teh Ani. Noted ah. “Nah berkaitan dengan hak cipta foto, sebaiknya blogger memiliki form untuk ditandatangani yang mau difoto. Jadi, suatu saat yang bersangkutan melihat fotonya di dunia maya, kan sebelum difoto dia sudah tanda tangan jadi enggak bisa gugat,” tambahnya lagi.

Sharing berikutnya diisi oleh Bapak Dian Kelana, yang sudah nge-blog sejak tahun 2009 di Kompasiana. Dari informasi yang saya baca dari blog pibadinya di diankelana.web.id, Pak Dian menjadi blogger gara-gara enggak kesampaian menjadi wartawan.

“Sebagai blogger saya bisa merambah dunia yang biasa dinikmati oleh para wartawan media cetak atau elektronik, tanpa harus malu mengatakan bahwa saya hanyalah tamatan sekolah dasar.” demikian ungkap Pak Dian dalam biodatanya.

Branding Pak Dian adalah fotografer. Beliau sempat punya pengalaman tidak menyenangkan berkaitan dengan fotografi. Karya fotonya ketika sedang pergi ke suatu tempat diambil tanpa izin oleh media online di daerah dan diakui milik media online tersebut.

“Memang ada perubahan pada fotonya, sudah diedit oleh fotografer media online tersebut. Tetapi, foto itu jelas milik saya.” ujar Pak Dian Kelana. Mirisnya, media online daerah yang mencomot foto Pak Dian tanpa izin itu berada satu grup dengan komunitas blogger yang beliau ikuti. “Saya bisa menuntut untuk hak cipta foto saya, tetapi akan banyak biaya yang keluar. Jadi, saya ikhlaskan foto itu.”

Trus, kalau stok foto habis atau hasil fotonya kurang bagus untuk tulisan harus mengambil darimana dong ?

“Cantumkan sumbernya secara lengkap. Jangan hanya menulis sumber foto dari google. Foto yang Anda pakai itu bukan punya google, tapi ada sumber aslinya. Itu yang perlu dicantumkan.” jelas Teh Ani.

Pilihan lain (ini mah kata saya), bisa mencoba gambar yang bebas hak cipta (creative commons zero atau cc0) yang banyak bertebaran di dunia maya. Gambar bebas hak cipta artinya Anda diperbolehkan menggunakan gambar tersebut untuk berbagai keperluan tanpa harus membayar hak cipta. Coba aja ketik “image cc0”. Bakal muncul daftar penyedia image cc0 seperti pixabay, pexels.com dan lain sebagainya.

Selamat hunting foto !

ttd-marso

3 Catatan Penting Untuk Blogger Pemula Dari Ani Berta

aniberta

“Kamu harus punya jejak di dunia maya. Bikin website supaya nanti anak cucu bisa membaca sejarah kamu di dunia maya.” demikian ujar Papah di tahun 2005. Papah orang yang sangat concern dengan perkembangan teknologi. Pada waktu itu untuk membuat satu halaman website, kudu paham bahasa dasar pemrograman HTML. Enggak kayak sekarang, bikin website atau blog dengan tampilan yang mudah, tinggal klik sana klik sini. Dan, saya pun membuat website pertama di geocities.com punya Yahoo. Ketika website saya nongol di dunia maya, rasanya bangga banget.

Namanya cah wedok umur 20an yang tiap hari mengerjakan pemrograman website akhirnya bosan juga, meskipun tarif membuat 5 halaman statis website menggiurkan di tahun 2005. Pada saat itu keberadaan website atau blog enggak se-booming sekarang, saya pun pindah jalur menjadi Sekretaris. Ndilalah, tahun 2016 saya bertemu lagi dengan dunia blog yang lebih riuh. Ada begitu banyak kesempatan yang bisa diraih di dunia yang mengandalkan kemampuan menulis dan kemauan untuk belajar teknologi ini (blog). Apalagi hobi saya menulis, cocok ya. And, I really start from zero how to monetize blog. 

Dari sekian workshop blogging yang bertebaran di dunia maya, saya tertarik mengikuti Workshop Blogging : Hobi Jadi Profesi yang berlokasi di Gedung Republika Jakarta Selatan (16/7). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara komunitas RepZoneID dari Harian Republika dengan komunitas Indonesian Social Blogpreneur-nya Ani Berta.  Siapa sih yang enggak tahu Ani Berta ? Blogger senior yang akrab dipanggil Teh Ani ini sudah malang melintang di dunia blog sejak tahun 2008. Gara-gara nge-blog, Teh Ani dipercaya sebuah institusi pemerintah untuk menulis soal isu-isu yang berkaitan dengan perempuan. Berkat ketekunannya dalam menulis blog, Teh Ani pun dilirik menjadi Content Writer sebuah NGO asing. Tugas beliau itu jalan-jalan keliling ke pelosok daerah di Indonesia gratis + bebas pilih tempat penginapan dan dapat uang saku juga. Menggiurkan, ya ?

Workshop diikuti 60 peserta yang terdiri dari berbagai macam profesi, diantaranya Ibu Rumah Tangga, Dokter hingga pelajar SMP yaitu adik saya. Sesi materi dibagi menjadi dua. Sesi pertama yang berlangsung dari jam 10 pagi hingga jam 12 siang diisi dengan materi dasar membuat blog dan e-mail. Lalu, pada sesi kedua diisi dengan materi yang lebih intermediate alias yang sudah berprofesi sebagai blogger. Supaya lebih memudahkan dan menambah page view, saya bagi tulisannya menjadi dua ya.

Oh ya, sebelum workshop dimulai MC kocak Ray Saputro sempat membuat permainan Zena Zeni untuk mencairkan suasana. Semacam permainan tangkap jari teman. Untuk memulai game-nya, peserta mencari pasangan buat tangkap jari. Karena, saya datang berdua Ross adik bungsu saya, jadi saya berpasangan dengan dia. Saya menjadi Zena dan Ross menjadi Zeni. Kalau MC Ray memanggil nama Zena, maka Zena harus cepat-cepat menutup tangannya yang terbuka lebar dan Zeni harus menarik jarinya supaya tidak tertangkap. Beberapa peserta tertawa geli ketika jarinya tertangkap tangan temannya. Kata MC Ray, permainan Zena Zeni bermanfaat untuk melatih konsentrasi. Benar sih, karena peserta butuh fokus yang paripurna supaya jarinya bisa lolos dari jebakan tangan temannya.

Mengenal Blog, Yuk

Blog yaitu sebuah catatan yang ditulis secara online dan dapat dibaca oleh siapapun yang terkoneksi dengan internet ataupun secara offline asalkan disimpan dahulu (bookmark). Blog ini ibarat rumah kedua blogger (si pemilik blog). Blogger bebas men-setting blognya seperti yang dia inginkan, apakah blognya statis alias hanya untuk dibaca dan tidak dikomentarin. Atau blog dinamis yang senantiasa diupdate secara berkala dan ada interaksi antara pembaca dan si pemilik blog.

Menurut Teh Ani, tujuan membuat blog ada berbagai macam, salah satunya untuk menciptakan sejarah sendiri -seperti kalimat Papah saya di awal paragraf-. Benar ya, selama Anda bukan seleb atau seseorang yang berkuasa, maka sejarah hidup Anda ya hanya Anda seorang yang tahu. Kecuali, Anda menulisnya sendiri di blog.

Add To Cart

Untuk memulai terjun di dunia blog, yang pertama kali diperlukan adalah memiliki akun e-mail karena syarat membuat blog ya harus punya e-mail. Langkah selanjutnya yaitu membuat blog sesuai platform yang Anda minati, misalnya di wordpress, blogspot, tumblr atau blog komunitas berbasis media. Teh Ani sempat mencontohkan pembuatan blog menggunakan platform blogspot. Menurut teman-teman blogger, platform blogspot lebih mudah pemakaiannya ketimbang wordpress.

Dari workshop blogging sesi pertama, ada 3 catatan penting bagi setiap blogger pemula dari Teh Ani Berta :

  1. Blog ditulis sesuai minat Si Empunya Blog. Anda yang suka hobi motor bisa membuat blog tentang dunia roda dua. Yang suka menulis cerpen atau puisi bisa membuat blog tentang dunia fiksi. Yang rajin datang ke acara blogger bisa membuat blog reportase. Jadi, jangan banyak pertimbangan ketika membuat blog. Misalnya, apa yang mau ditulis atau siapa yang akan membaca endebrah endebreh. Bikin, tulis, share di sosial media.
  2. Untuk menunjang tulisan blog, jangan sekali-kali mencomot foto orang lain. Sebaiknya gunakan foto pribadi atau kalaupun harus menggunakan foto orang lain tulis sumber secara lengkap. “Jangan tulis sumber dari google. Foto yang Anda pakai itu bukan milik google tapi ada sumbernya”.
  3. Setelah menulis blog dan share di sosial media yang Anda punya, luangkan waktu untuk blogwalking atau berkunjung ke blog orang lain dan meninggalkan komentar. Tujuannya supaya orang lain berkunjung ke blog Anda. Cara ini efektif lho dan saya sudah membuktikannya. Sebelum puasa, Domain Authority (DA) saya enggak nyampe 15. Minggu ini, ada di angka 23. DA ini penting bagi blogger saya. Karena, menjadi tolok ukur kekuatan domain yang terjaring Google. Katanya sih, Mbah Google suka blog yang DA-nya tinggi.

Sebelum sesi pertama ditutup, Pemred Harian Republika Bapak Irfan Junaidi sempat memberikan pemaparan singkat seputar RepZoneId. “RepZone ini merupakan bagian dari Republika dan menjadi wadah bagi orang-orang yang doyan sosmed. Kami berharap komunitas RepZoneID bisa tumbuh bersama media cetaknya. Melalui RepZoneId, siapa saja bisa menulis. Kami punya 4 tim yang mengurusi RepZoneID. Mereka terpilih melalui seleksi ketat. Untuk mengembangkan RepZoneID, kami membutuhkan orang-orang yang lebih banyak lagi dengan minat yang sama.”

Tertarik menjadi blogger dan bergabung dengan RepZoneID ?

ttd-marso

Ini Caranya Hamil Nyaman Tanpa Anyang-anyangan

uricran

Proses kehamilan selama 9 bulan yang lancar dan tanpa kendala merupakan keinginan setiap Ibu Hamil. Berbagai cara dilakukan demi hamil lancar dan lahiran pun lancar. Seperti, lebih banyak mengkonsumsi makanan sehat, mengikuti senam ibu hamil dan lain sebagainya.

Pada kehamilan pertama, saya sempat kehilangan anak saya di usia kandungan ke 6. Penyebabnya, karena saya kecapekan dan selama hamil mengalami flek. Selang tiga bulan kemudian, saya langsung diberi kepercayaan untuk hamil lagi. Karena, trauma kehilangan anak pertama maka saya menjaga betul kesehatan saya selama kehamilan anak kedua.

Memasuki trimester tiga, perut saya semakin besar dan menekan area bawah perut. Hal yang paling berasa banget yaitu saya jadi beser alias rajin bolak balik kamar mandi. Gara-gara beser, saya sempat pakai pembalut ukuran maxi biar enggak netes-netes gimana gitu di CD saya. Yang nyebelin, saya sudah masuk kamar mandi dan siap seeeerrrr tapi malah enggak jadi. Atau, kalau lagi beser bisa tiap 15 menit masuk keluar kamar mandi.

Karena, beser yang saya alami saat hamil sudah mulai mengganggu akhirnya saya konsultasi ke dokter kandungan (obgyn). Saya diminta untuk cek urin di laboratorium dan cek darah juga. Duh, jadi ribet ya. Dari hasil penjelasan obgyn, saya ternyata mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau anyang-anyangan. Mendengar kata “Infeksi”, saya berasa jadi horor. Apalagi ketika saya tahu 80 % penyebab ISK adalah bakteri E-Coli, makin horor deh. Memang dari hasil tes laboratorium, ada kata-kata positif pada kolom bakteri 😦 Padahal, saya rajin ganti CD dan kalau pipis di tempat umum pun saya selalu pilih yang toilet jongkok. Eh, obgyn-nya bilang ISK atau anyang-anyangan itu hal yang biasa terjadi pada ibu hamil pada trimester dua atau tiga. Obgyn pun memberikan saya resep untuk diminum.

Alhamdulillah, setelah rutin diminum obatnya, ISK saya sembuh. Proses melahirkan Arizqio Mada Leksono -anak kedua saya- pun berjalan sukses. Meskipun, bobotnya cukup besar yaitu 4,4 kilo dan saya pun harus opname pasca melahirkan gara-gara robekan pada jalan lahir terlalu panjang. Sekarang, Mada sudah berumur 3 tahun dan tumbuh sehat aktif.

Setelah melahirkan, saya sempat sharing cerita pengalaman hamil dengan sesama mantan Ibu Hamil. Rupanya anyang-anyangan ini menjadi momok menakutkan bagi setiap Ibu Hamil. Dari teman-teman sesama mantan Ibu Hamil, saya mendapat informasi tentang Prive Uri Cran, yaitu minuman untuk mengatasi anyang-anyangan pada perempuan termasuk Ibu Hamil.

IMG_20170713_143026

Prive Uri-cran merupakan produk dari Combiphar untuk mengobati anyang-anyangan. Cocok untuk perempuan segala usia dan juga aman untuk ibu hamil. Tersedia dalam bentuk tablet dan minuman serbuk. Ekstrak cranberry yang terdapat pada Prive Uri-cran dapat mengurangi gejala ISK.

Cara membuat minuman serbuk Prive Uri-cran :

  1. Siapkan 150 ml air putih dingin atau hangat
  2. Tuang serbuk Prive Uri-cran ke dalam gelas
  3. Aduk dan taddaaa Prive Uri-cran siap diminum

Untuk mengobati ISK, sebaiknya konsumsi 2 sachet per hari selama seminggu. Kemudian, minggu berikutnya cukup minum 1 sachet per hari.

Anyang-anyangan atau ISK memang tidak dapat dihindari pada kehamilan semester dua atau tiga, tetapi ibu hamil dapat mencegahnya kok supaya hamil tetap nyaman :

  1. Rajin senam atau olahraga ringan supaya pertumbuhan bayi di dalam perut stabil. Bayi berbobot gede otomatis mempengaruhi gerak-gerik Anda sebagai ibu hamil. Mau rukuk saat sholat susah. Mau lepasin celana lari aja susah. Saya pernah ngerasain saat hamil Mada.
  2. Saat pipis di tempat umum, selalu bersihkan dudukan toilet dengan sanitizer dan alasi dengan tissue sebelum Anda duduk. Saya sih pilih toilet jongkok, tapi teteup ya sebelum saya jongkok kudu diguyur dulu itu toilet meskipun bersih.
  3. Tiap kali pipis, siram dari depan ke belakang. Keringkan dengan tissue biasa. Jangan yang pakai pewangi atau tissue basah gitu.

Itu pengalaman saya saat hamil anak kedua dan mengalami ISK. Bagaimana dengan Anda ?

ttd-marso

Game Anak Sholeh, Cara Seru Belajar Agama Islam Di Bulan Ramadhan

gameanaksholeh

Anak yang sholeh dan sholehah merupakan dambaan setiap orang tua. Karena, anak yang sholeh sejak dini akan tumbuh menjadi pribadi dewasa yang berkarakter, santun dan mampu beradaptasi di masyarakat. Bonus bagi orang tua, dapat menjadi catatan amal baik di akhirat kelak.

Khusus Ramadhan tahun ini, saya sengaja cuti selama satu bulan dari berbagai job blogger di luar rumah. Saya ingin mendampingi Mada untuk mengenal lebih dekat dengan dunia Islam di bulan Ramadhan ini. Alhamdulillah, Masjid di dekat rumah mengadakan Pesantren Kilat (PesKil) bagi anak-anak. Momennya sangat pas karena selama bulan puasa, kegiatan PAUD tempat Mada belajar libur. Jadi, setiap sore setelah bakda Ashar, saya mengantar Mada berangkat ke Masjid At Taqwin.

Para peserta PesKil terdiri dari anak-anak usia 3 tahun sampai dengan usia 12 tahun. Setiap usia dibagi-bagi per kelompok.  Untuk kelas Balita, yaitu usia 3 sampai 5 tahun materi pelajarannya yaitu mewarnai, menghafal doa dan belajar huruf hijaiyah. Untuk kelas Adik, yaitu usia 6 sampai 8 tahun materi pelajarannya yaitu belajar menulis kaligrafi, menghafal doa dan menghafal surat-surat pendek. Dan, untuk kelas Kakak yang berusia di atas 8 tahun, kegiatannya menulis kaligrafi, menghafal doa, menghafal surat-surat dan membaca Al Quran. Nah, Mada masuk ke kelas Balita. Dia sangat semangat mengikuti seluruh kegiatan selama hampir sebulan penuh. Bahkan, terkadang dia datang paling duluan sebelum Bunda Guru Ngaji-nya dan teman-temannya datang.

madadantpajuni

Di minggu ke-tiga Ramadhan, Mada sempat mengalami demam dan batuk pilek karena terlalu banyak minum es. Mada yang biasanya bersemangat, harus lebih banyak istirahat di rumah. Supaya ia tidak bosan, saya mencari alternatif kegiatan selama libur Pesantren Kilat. Enggak mudah ya mencari Game Ramadhan pengisi liburan. Pucuk dinanti ulam pun tiba. Gara-gara seleb Zaskia Mecca nongol dengan Game Anak Sholeh di timeline Instagram, saya langsung kepo dong sama edugame dengan pelajaran Islam itu.

zask

Saya pun mencari game yang dibuat oleh Agate Studio dan download dari playstore. Game ini FREE alias gratis. Enggak perlu register juga. Setelah game terinstall di android, saya kepincut dengan tampilan grafis Game Anak Sholeh yang sangat halus dan loadingnya cukup cepat. Dan, yang terpenting ENGGAK ADA IKLAN pada game buatan anak-anak muda Indonesia ini. Anak kecil kan mudah bosan apalagi kalau lagi main game tiba-tiba ada iklan nongol. Duh, bisa ndadak rewel deh.

minigameanaksholeh

Foto : Instagram Games Anak Sholeh

Permainan yang terdapat pada Game Anak Sholeh terdiri dari 3 kategori :

  1. Petualangan. Game ini ibarat membaca sebuah cerita dalam buku secara beruntun. Tokoh utamanya bernama Ali. Bersama Ali, anak Anda belajar merapikan mainan yang berserakan di kamar, belajar berbelanja dan berbagai permainan yang dapat dimainkan sendiri oleh anak maupun dipandu orang tua.
  2. Mini Game. Terdapat 33 permainan pada kategori ini. Sebanyak 15 games dapat langsung dimainkan anak. Syarat untuk bisa memainkan Mini Game, anak terlebih dahulu harus menyelesaikan minimal 1 game petualangan bersama Ali. Permainan pada kategori ini berisikan berbagai pelajaran agama Islam seperti tutorial sholat, wudhu, doa harian dan surat pendek.
  3. Prestasi. Setiap kali berhasil menyelesaikan games pada kategori ini, anak akan mendapat skor dan bintang sesuai hasil permainan. Siapa sih yang enggak suka dapat bintang ?

 

Sebagian permainan yang ditujukan untuk anak usia 4 hingga 10 tahun ini dapat diakses secara offline, sehingga enggak perlu cemas kalau kuota smartphone lagi seret. Game Anak Sholeh bukan hanya mengajarkan Islam secara lebih dalam untuk anak, tetapi dapat melatih anak untuk berpikir kreatif dan logis. Untuk saya pribadi, game ini dapat meningkatkan bonding antara saya dan Mada. Adanya fitur Parent App memudahkan saya untuk mengetahui permainan yang sedang dimainkan Mada. Selama Mada bermain Game Anak Sholeh pun senantiasa didampingi oleh saya. Memang, sesekali saat saya sedang memasak di dapur atau melakukan pekerjaan lainnya, Mada bisa bermain sendiri seperti menebak gambar atau membereskan belanjaan. Tapi, tetep ya saat Mada lagi main pasti ada aja yang ditanya.

Ketika saya mendampingi Mada bermain Game Anak Sholeh, terkadang, saya suka menyelipkan cerita sendiri misalnya saat Ali berbelanja ke pasar. Saya jelaskan apa saja yang ada di pasar pada Mada. Dan, sesekali saya bertanya semacam pertanyaan seperti ini :

“Ini Bapak Penjual Sayur jualan cabe, buncis, bayam. Nah, kemarin Mada nemenin Ibu ke Pasar kan. Kita belanja apa aja ya kemarin ?”

Mada bakal berpikir sejenak, lalu menjawab pertanyaan saya sesuai apa yang kami lakukan di pasar. “Kita beli sayur capcay di warung Mbak Ti, trus Ibu ke tukang ikan hidup beli ikan mati buat digoreng. Trus Ibu beli jajanan kue buat Mada,”

Yuk, Bunda asah kemampuan berpikir dan motorik anak dengan cara yang tepat. Salah satunya dengan bermain Game Anak Sholeh. Karena, bermain game di gadget pun bisa pintar dan menambah pengetahuan anak tentang Islam. Nah, jangan lupa intip video keasyikan saya dan Mada saat bermain Game Anak Sholeh di youtube.

Tulisan ini diikutsertakan pada Blog Contest Liburan bersama Game Anak Sholeh. Informasi update seputar Game Anak Sholeh :

Instagram : @sahabatanaksholeh
Facebook : Sahabat Sholeh
Twitter : @sahabatsholeh

Tamansari Cyberhome, Hunian Pintar Dukung Era Ekonomi Digital

tamansaricyberhome

Sepuluh tahun yang lalu, ketika masih berstatus sebagai mahasiswi Sistem Informatika di sebuah kampus swasta di kota Depok, saya memutuskan mendirikan usaha jasa pengetikan virtual. Sebuah usaha berlatar belakang saya Si Kakak Sulung yang gemas melihat 4 komputer pentium di rumah yang hanya dipergunakan untuk main games oleh adik-adik saya. Saya kepingin 4 komputer tersebut menghasilkan sesuatu. Berbekal izin dari orang tua, saya pun mendirikan Jasa Pengetikan Virtual dengan nama Alpha Charlie 07, sesuai nomor blok rumah orang tua yaitu AC7.

Tahun 2007, jasa pengetikan virtual masih terbilang asing dan bikin orang-orang bertanya “Apa itu jasa pengetikan virtual”. Pada saat itu orang memang lebih akrab dengan jasa pengetikan yang ada di rental sekitar kampus atau warung internet. Yang mengetik bisa mengetik sendiri dengan hitungan sekian rupiah per jam atau meminta diketikkan oleh penjaga rental/warnet.

Jasa pengetikan virtual yang saya tawarkan yaitu orang mencari jasa saya melalui iklan di dunia maya (google/iklan baris gratisan) dan komunikasi hanya dilakukan melalui virtual (telepon dan e-mail). Saya menyasar pada orang-orang kantoran yang butuh jasa pengetikan tetapi tidak memiliki waktu untuk datang ke rental. Saya membuat iklan di berbagai forum internet, komunitas dan juga iklan baris gratisan semacam olx. Rupanya jasa yang saya tawarkan disambut baik oleh orang-orang yang terbiasa mencari bantuan via Mbah Google. Tiga bulan menjalani jasa pengetikan virtual, saya kelabakan dengan order yang ada. Saya pun merekrut anak-anak kampus yang membutuhkan pemasukan tambahan sebagai Tukang Ketik.

Tahun demi tahun dilalui. Usaha jasa pengetikan virtual yang saya jalani berkembang, tidak hanya melayani jasa pengetikan tetapi jasa penerjemahan, penulisan buku hingga  jasa transkrip audio. Memang, tak sedikit orang yang meremehkan usaha yang saya kelola. Karena, bagi sebagian orang, usaha yang bergengsi ya usaha semacam mengelola restoran, percetakan dan sejenisnya. Yang terlihat di depan mata dan jelas pengunjungnya setiap hari. Sementara, saya bertahan dengan konsep Home Office. Kantornya ya di salah satu ruangan yang ada di rumah orang tua. Anak-anak kampus yang menjadi partner saya sebagai Tukang Ketik pun lebih sering ketemuan via Skype atau kalau diperlukan kami bakal meeting di coffee shop. Saya bersyukur dari usaha rumahan berbasis virtual ternyata bisa bermanfaat bagi orang-orang di sekitar saya. Termasuk, bermanfaat bagi para Tukang Ketik yang bekerja membantu saya. Karena itu, satu bulan sebelum menikah, saya mantap resign dari pekerjaan saya sebagai Personal Assistant dan memilih bekerja dari rumah.

Bekerja Dari Rumah, Why Not ?

office-work-1149087_1920

Di tahun 2016, Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo) mencanangkan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang menandai pergerakan baru di dunia digital. Pemerintah memiliki target nilai e-commerce pada tahun 2020 hingga 130 milyar, yang akan berdampak pada GDP Indonesia menjadi 9 %. Era ekonomi digital merupakan era dimana masyarakat lebih banyak bekerja dan bertransaksi menggunakan smartphone. Pekerjaan bisa dilakukan secara mobile. Bahkan, tak sedikit yang melakukannya dari rumah.

Salah satu tantangan bekerja di rumah adalah urusan kecepatan mengakses internet. Apalagi job desk saya lumayan padat sebagai Ibu Bekerja Di Rumah, yakni mengelola Jasa Pengetikan Virtual & Transkrip Audio sembari menekuni hobi menulis sekaligus bekerja profesional saya sebagai Penulis Lepas maupun sebagai Blogger.

Kebayang dong kalau dalam sehari saya harus mendownload file audio rekaman wawancara dari klien berkapasitas besar, kemudian harus mengirimkan naskah editing tulisan saya di majalah dan juga harus posting job review dari klien di blog tetapi internet di rumah sangat lambat. Saya sempat berganti-ganti provider internet demi pekerjaan di rumah saya lancar. Bahkan, suatu kali ketika internet saya bermasalah, saya terpaksa memboyong pekerjaan saya dan Mada -anak saya- ke sebuah coffee shop dan mengandalkan koneksi wifi. Duh, enggak efektif banget. Apalagi saya harus sesekali mengawasi Mada anak saya yang masih batita. Hasilnya ? Pekerjaan memang terselesaikan dengan baik, namun saya tumbang secara fisik.

Saya pun langsung berandai-andai memiliki rumah pintar yang didukung dengan teknologi super yang dapat mendukung pekerjaan saya di rumah. Sehingga, saya tetap lancar bekerja sembari mengawasi Mada yang bermain di sekitar saya. Eh, ada enggak ya ?

Cyberhome, Inilah Solusi Bagi Masyarakat Era Ekonomi Digital

Dari Mbah Google, saya langsung mendapat jawaban bahwa kriteria rumah pintar idaman saya sudah ada di Bogor. Namanya Tamansari Cyber Residence atau Tamansari Cyberhome. Cukup mengandalkan akses internet super cepat hingga 10 Gbps serta fasilitas alamat IP Publik yang didapatkan, para penghuni Cyberhome dapat melakukan 4 kegiatan sekaligus yakni Belajar, Bekerja, Bisnis dan Rekreasi tanpa harus keluar rumah. Siapa yang enggak kepingin coba ?

Dari video Tamansari Cyber di atas, nampak kegiatan para penghuni Cyberhome yang diabadikan dari drone. Ada Ibu-ibu yang sedang senam bersama, melakukan aktivitas yoga, para Ayah yang sedang bersosialisasi dengan tetangga dan anak-anak yang bebas bermain di jalan. Duh, siapa sih yang enggak kepingin tinggal di hunian pintar dan berada satu lingkungan dengan para tetangga generasi digital savvy ? Enggak bakalan lagi deh dinyinyirin tetangga “Betah amat sih dekam di dalam rumah” atau “Bekerja di rumah bisa punya mobil dan jalan-jalan keliling Indonesia, ah pasti miara tuyul ya ?”. Justru, bukan hal mustahil Anda penghuni Cyberhome dan para tetangga yang digital savvy saling support satu sama lain.

Keistimewaan Cyberhome sendiri dapat terlihat dari tabel di bawah ini :

cyberhome

Tamansari Cyber Residence dibangun oleh PT. Wika Realty yang bekerja sama dengan PT Cyber­indo Persada Nusantara sebagai penyedia jasa internet. Ada 300 unit hunian minimalis yang berlokasi di Jl Cyberpark Residence, Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor Selatan Jawa Barat. Konsep Cyberhome bukan hanya terdapat pada kecepatan akses internet, tetapi meliputi fasilitas yang tersedia di dalam setiap unit rumah yaitu : sakelar wireless, stop contact wireless, smart gateway serta infrared controller.  Lupa mematikan lampu rumah ketika mudik ? Tinggal kendalikan dari jarak jauh via gadget Anda.

Cyberhome terdiri dari 2 unit yaitu Tipe Bandwidth dan Tipe Homepage dengan spesifikasi sebagai berikut ini :

Tipe Bandwidth 62/105

tipesatu

denahbandwidth

Merupakan bangunan 2 lantai seluas 62 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 105 meter persegi. Memiliki 2 unit kamar tidur, 2 kamar mandi, 2 ruang tamu/keluarga dengan 1 dapur dan 1 garasi. Pondasi menggunakan batu kali/sloof beton bertulang, dinding berupa bata merah, lantai menggunakan homogenous tile 60 x 60 cm, kusen : alumunium, rangka atap : baja ringan, plafon : gipsum dan kapasitas listrik 2200 watt.

Tipe Homepage 75/120

tipedua

homepagecyberhome

Merupakan bangunan 2 lantai seluas 75 meter persegi di atas lahan seluas 120 meter persegi. Memiliki 3 unit kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 dapur, 2 ruang tamu keluarga  dan 1 garasi.  Pondasi menggunakan batu kali/sloof beton bertulang, dinding berupa bata merah, lantai menggunakan homogenous tile 60 x 60 cm, kusen : alumunium, rangka atap : baja ringan, plafon : gipsum dan kapasitas listrik 2200 watt.

Harga yang ditawarkan per unit mulai dari Rp 1 milliar dengan fasilitas sebagai berikut :

Meskipun terletak jauh dari pusat Ibukota, fasilitas yang terdapat di sekitar Tamansari Cyber cukup komplit. Enggak perlu khawatir bagi yang memiliki anak dan bingung mau menyekolahkan dimana, karena ada pilihan sekolah dari jenjang TK  hingga SMA. Demikian juga untuk urusan transportasi, ada Stasiun Bogor dan Tol Jagorawi.

fasilitascyberhome

 

Yang tak kalah penting, meskipun Tamansari Cyber merupakan kompleks hunian pintar dengan para penghuni yang digital savvy, tetapi nuansa asri tetap terasa. Berlatar belakang Gunung Salak dengan tata landscape yang nyaman di dalam area kompleks Cyberhome. Mewujudkan mimpi masa depan dari rumah, mengapa tidak ?

ttd-marso

Bermain Pasir Tanpa Kena Air Di Funpolis Cinere

funpoliscinereGimana libur Lebaran, Kak ? Enggak berasa tau-tau kalender udah ganti bulan. Yang bekerja kantoran, Senin besiyok sudah pada masuk ya. Yang bekerja dari rumah pun siap-siap menjemput rezeki awal bulan Juli. Sebelum lanjut di paragraf berikutnya, mumpung masih dalam suasana Lebaran, mohon maaf lahir dan bathin yaaa. Kali-kali, saya pernah khilaf blogwalking balik atau khilaf nebar jempol balik di igekmu, Kak. Dihampura, plis ya, saya maksa nih.

Mumpung masih ada sisa hari liburan, saya punya referensi playground kece di daerah Cinere Depok. Namanya Funpolis Cinere. Berlokasi di gedung bekas Informa tapi nge-heits dengan sebutan Bioskop Mega Cinere. Maklum itu gedung yang sebelahan sama komplek elit memang dulunya bioskop. Sempat berganti dengan Informa, sejak Oktober 2016 berganti wajah menjadi Funpolis Cinere. Biasanya kalau playground itu nyempil di dalam mall, yang ini begitu masuk lobby langsung kelihatan.

Ada 4 zona permainan di Funpolis Cinere yaitu : Happy Forest, Treasure Hunt, Puzzle Park dan aneka permainan arcade yang menggunakan koin. Tiap zona beda harga tiket masuknya ya.

Happy Forest

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Di zona ini, cocok untuk anak usia di atas 1,5 tahun atau yang sudah lancar jalan. Kenapa ? karena yang main di zona ini lebih banyak kakak-kakak usia toddler dan TK yang lari-larian kesana sini.  Zona Happy Forest paling luas diantara zona lainnya. Ada perosotan 3 warna, permainan mandi bola lengkap dengan mesin buat niup bolanya yang bisa melayang-layang di atas mesin tsb, ada sudut ruangan buat lompat-lompat, ada mini carrousel dan permainan digital touch-screen semacam menghitung animals dalam bahasa Inggris.

Zona ini juga jadi favorit Mada. Maksimal 2 jam dia bisa betah main di Happy Forest tanpa merengek minta ke zona lainnya. Harga tiket masuk Rp 25.000 (weekdays) dan Rp 45.000 (weekend).

Treasure Hunt

Di zona Treasure Hunt anak Anda bisa main pasir tanpa (repot) basah-basahan kena air. Sesuai judul blog saya ya. Sebelum masuk ke zona ini, anak dan pendamping wajib pakai kaos kaki. Bagi anak-anak yang belum toilet training, juga wajib banget pakai diapers.

Karena, zona pasirnya ini pasir kering, agak-agak ngebul gimana gitu kalau kelamaan main di situ. Untuk permainan ada truk buat mengangkut pasir dan aneka cetakan pasir lengkap dengan sendoknya. Harga tiket masuk weekdays : Rp 25.000 dan weekend Rp 45.000.

Puzzle Park

IMG_20161229_133532

Sampai saya tulis review playground ini, jujur, Mada belum pernah masuk ke zona Puzzle Park. Sepertinya, permainan yang tersedia kurang menantang buat Mada yang mantan bayik ini. Permainan yang tersedia seperti yang ada di foto ini. Ada mini slide, permainan masak-masakan, mini jungkat-jungkit, rumah-rumahan dan aneka mainan yang cocok buat bayik hingga usia 1 tahun.

Tiap kali saya ke Funpolis, yang masuk ke zona Puzzle Park biasanya nanny sama bayik yang baru bisa jalan atau anak-anak cewek kicik yang mainnya anteng. Harga tiket masuk sama kayak Happy Forest dan Treasure Hunt.

Permainan arcade

IMG_20170320_164515IMG_20161229_133502

Zona ini isinya permainan menggunakan koin. Cocok untuk anak di atas 3 tahun. Pengunjung zona ini random. Kadang pas saya datang, yang main arcade itu gerombolan anak-anak SMP (kelihatan dari topi seragam atau logo kaos gengs yang dipakai gitu). Kadang, anak SD juga main di zona ini. Biarpun gerombolan tapi enggak ada yang main pakai seragam sekolah.

Pokoknya, mau itu yang main masih bayik kicik atau anak-anak yang usianya lebih gedean teteup kudu didampingi. Jangan dilepas sendirian apalagi dititipin ke Mbak/Mas penjaga Funpolis Cinere. Kan, mereka digaji bukan buat mengawasi anak Anda seorang. Lagian pliss lah bermain di playground bisa nambah jam bonding Anda dengan anak.

Kalau sudah kenyang main atau lagi asyik main tetiba perut lapar, ada restoran Bakmi GM yang berada di pintu masuk lobby. Menunya komplit punya dan jaminan mutu : enak. Yang pengin minum-minum cantik, ada Chat Time sebelahan sama Bakmi GM. Enggak cukup 2 tenants penyedia makanan minuman, bulan puasa kemarin ada tambahan pilihan tempat makan lagi yaitu Milan Pizzeria Cafe dan Starbucks.

Bermain di Funpolis Cinere, anak bahagia, Ibu/Bapak pun senang.

ttd-marso

Tips Memilih Lampu Gantung Untuk Hunian Anda

lampu

Suatu hari, saya meeting bersama klien di home office-nya yang berada di Cinere. Klien saya seorang arsitek yang sedang membutuhkan bantuan untuk menulis buku tentang interior. Sebut saja namanya Mbak Melati. Ia bersama suami dan dua anaknya tinggal di rumah bergaya industrial. Sedari saya tiba di rumahnya, saya sangat terkesan. Meskipun, rumah Mbak Melati tidak terlalu luas tetapi ia berhasil menyulap rumahnya menjadi sangat nyaman. Yang menarik, saya menemukan berbagai lampu gantung di beberapa ruangan di rumahnya.

“Rumah yang penataannya dengan hati itu penting Mbak Soraya, karena saya ini bekerja dari rumah. Saya menempatkan beberapa lampu hias gantung karena terkesan dinamis,” kata Mbak Melati.  Saya manggut-manggut.

Lampu gantung sekarang ini bukan sekedar lampu hias, tetapi kebutuhan. Bagi yang memiliki budget minim, bisa membuat sendiri lampu gantung untuk menghias ruang tamu, ruang makan atau ruang tidur. Bagi yang memiliki budget lebih, bisa pilih-pilih berbagai jenis lampu gantung di MatahariMall.com. Saat ini koleksi lampu hias gantung yang ada di MatahariMall lagi diskon. Range harganya dari Rp 150,000 hingga Rp 720,000. Cukup terjangkau ya ?

Menurut Mbak Melati, beda ruangan maka beda lampu hias gantungnya. Dalam sebuah rumah, biasanya terdiri dari 5 ruangan :

Ruang tamu

Lampu gantung yang ditempatkan di ruang tamu sebaiknya berukuran besar dan mewah. Karena, ruang tamu merupakan tempat pertama yang disinggahi siapapun yang berkunjung ke rumah Anda.

Ruang keluarga

Ruang yang satu ini biasanya digunakan sebagai tempat bercengkrama antar anggota keluarga. Lampu gantung yang tepat adalah yang tidak terlalu banyak pernik dan berukuran sedang.

Ruang Makan

Beberapa kali saya pernah melihat lampu gantung berbentuk wadah nasi yang dibalik atau mangkok cap ayam berukuran besar yang menghiasi ruang makan di pinterest. Dinamis dan kreatif itu yang terpancar dari lampu gantung unik yang dipasang di ruang makan. Ide-ide kreatif enggak melulu keluar di atas meja kerja. Sebuah ide kreatif pun bisa bermunculan dari ruang makan. Untuk menunjang proses berpikir kreatif alangkah baiknya kalau Anda menambahkan ornamen unik di ruang makan Anda berupa lampu gantung.

Ruang tidur

Ini ruangan yang buat sebagian orang merupakan ruang privasinya. Supaya tidur senantiasa nyaman, alangkah baiknya memilih lampu dengan pencahayaan minim. Memasang lampu gantung di kamar tidur, why not ? Pilih yang motifnya simpel dan enggak bikin sakit mata.

Teras

Sebagai penerang teras, Anda dapat menggunakan lampu hias gantung bergaya chic atau elegan. Di malam hari, lampu hias gantung yang berada di teras akan menjadi center of point bagi siapapun yang lewat depan rumah Anda ataupun tamu yang berkunjung.

Sambut Hari Raya Dengan Lampu Hias Gantung Sesuai Karakter Anda, Yuk

lammpuuu

Bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu  untuk mampir ke toko furnitur, bisa mencari lampu hias gantung di MatahariMall.com. Tinggal duduk manis, pilih-pilih lampu hias, bayar via transfer atau bayar barang di tempat dan voilaaa barang tiba di depan mata.

MatahariMall.com adalah situs belanja online nomor satu di Indonesia.  Ratusan ribu pilihan produk terbaik ada di MatahariMall untuk memenuhi berbagai kebutuhan Anda. Dari mulai produk fashion, produk kecantikan, smartphone, gadget, makanan, minuman hingga barang-barang furnitur.

Soal pembayaran, MatahariMall.com menawarakan beragam kemudahan untuk bertransaksi, seperti transfer antar bank, kartu kredit dengan cicilan 0%, O2O (Online-to-Offline), COD (Cash On Delivery), dan metode lainnya. MatahariMall.com memiliki 24 jam non-stop discount dan puluhan promo menarik setiap harinya.

ttd-marso